Kegiatan Penanaman Padi Sawah menggunakan metode PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) dilaksanakan di Kelompoktani Setia Wargi yang berlokasi di Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian setempat, serta dibantu oleh Penyuluh Pertanian WKPP Pasirbuncir, Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Muarajaya.
Kelompoktani Setia Wargi yang diketuai oleh Bapak Hoerudin menargetkan penerapan metode PM-AAS pada lahan seluas 0,13 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian menjelaskan berbagai keunggulan budidaya padi sawah menggunakan metode PM-AAS, antara lain pengaturan populasi dan jarak tanam yang lebih optimal, efisiensi penggunaan air dan pupuk, pemanfaatan mekanisasi, pengelolaan tanaman secara presisi, efisiensi biaya dan tenaga kerja, serta peningkatan produktivitas lahan.
PM-AAS juga mengintegrasikan praktik budidaya modern dengan teknologi dan pengelolaan input secara lebih terukur sehingga penggunaan sarana produksi dapat dilakukan secara lebih efisien.
Selain praktik penanaman, Penyuluh Pertanian memberikan Penyuluhan tentang Urutan Praktis Pemupukan Padi Sawah Metode PM-AAS yaitu:
1️⃣ Sebelum tanam
Memeriksa kondisi dan pH tanah. Apabila tanah masam, diberikan dolomit sekitar 1–2 minggu sebelum tanam sesuai kebutuhan.
2️⃣ Awal tanam
Memberikan SP-36 apabila diperlukan berdasarkan status P tanah. Pupuk organik juga diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tanah.
3️⃣ Umur 20–25 HST
Memberikan NPK majemuk sebanyak 300 kg/ha.
4️⃣ Umur 40–45 HST
Memberikan NPK majemuk sebanyak 100 kg/ha, sehingga total NPK menjadi 400 kg/ha.
5️⃣ Umur 40–45 HSS
Memberikan Urea sebanyak 150 kg/ha, yaitu setengah dari total dosis 300 kg/ha.
6️⃣ Memasuki fase primordia
Memberikan sisa Urea sebanyak 150 kg/ha, dengan pemberian mengikuti hasil monitoring menggunakan BWD.
7️⃣ Umur 15, 25, 35, 45, dan 55 HST
Apabila menggunakan Silika cair, dilakukan penyemprotan sekitar 3 L/ha atau sesuai dosis label produk, pada pagi hari saat stomata terbuka.
💧 MANAJEMEN PENGAIRAN METODE AWD PADA SISTEM PM-AAS
Penyuluh Pertanian juga memberikan Penyuluhan tentang Manajemen Pengairan Metode AWD (Alternate Wetting and Drying) atau pengairan berselang pada sistem PM-AAS.
Urutan pengelolaan air adalah sebagai berikut:
🌱 Fase vegetatif awal, umur 0–21 HSS: kondisi sawah macak-macak atau permukaan jenuh air.
🌾 Umur 21–45 HSS: sawah dalam kondisi tergenang.
💧 Umur 45–55 HSS: dilakukan pengeringan, yaitu lahan dibiarkan kering tanpa penggenangan air kembali.
🌾 Fase generatif, umur 55–65 HSS, sub-fase inisiasi–bunting: kondisi sawah kembali tergenang.
🌼 Sub-fase pembungaan, umur 65–85 HSS: kondisi air tetap tergenang.
🌾 Fase pengisian malai, umur 85–100 HSS: dilakukan pengeringan sejak penggenangan terakhir di fase pembungaan dan lahan dibiarkan kering secara alami hingga memasuki panen pada umur >100 HSS.
📈 POTENSI PRODUKSI MENINGKAT
Dari sisi produksi, penerapan PM-AAS secara baik dan benar memiliki potensi menghasilkan minimal 10 ton gabah per hektare. Bahkan, hasil uji lapangan telah mencapai 12,4 ton per hektare.
Pencapaian tersebut didukung antara lain oleh optimalisasi fotosintesis melalui pengaturan jarak tanam, peningkatan populasi tanaman, serta penerapan pertanian presisi sehingga input produksi dapat digunakan secara lebih efisien.
Melalui pendampingan intensif dari Penyuluh Pertanian bersama seluruh pihak yang terlibat, diharapkan penerapan PM-AAS di Desa Muarajaya, khususnya di Kelompoktani Setia Wargi, dapat berjalan optimal, meningkatkan produktivitas padi, menekan biaya produksi, memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.
Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
------------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanisetiawargi


















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar