Selasa, 09 Juni 2026

KELOMPOKTANI POHPOHAN MAKMUR DESA LEMAHDUHUR TERIMA BANTUAN BENIH PADI INPARI 32 UNTUK 10 HA: DUKUNG PRODUKTIVITAS PADI, TINGKATKAN SEMANGAT PETANI



Kelompoktani Pohpohan Makmur Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menerima fasilitasi bantuan benih padi inbrida varietas Inpari 32 untuk luasan lahan seluas 10 hektare. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung peningkatan produktivitas padi sawah serta mendorong semangat petani dalam meningkatkan hasil usaha taninya.

Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian setempat menyampaikan berbagai keunggulan dan karakteristik varietas padi Inpari 32 kepada para anggota kelompoktani. Varietas Inpari 32 dikenal memiliki potensi hasil yang tinggi, umur tanaman relatif genjah, memiliki kualitas beras yang baik, serta cukup adaptif pada lahan sawah irigasi. Selain itu, varietas ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap beberapa hama dan penyakit utama tanaman padi sehingga dapat mendukung keberhasilan budidaya dan meningkatkan produktivitas lahan.

Ketua Kelompoktani Pohpohan Makmur, Bang Ucok, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fasilitasi bantuan benih padi Inpari 32 yang diberikan kepada petani di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu petani yang selama ini membudidayakan padi sawah karena dapat mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan motivasi petani untuk terus berusaha meningkatkan hasil panen.

Melalui kegiatan ini diharapkan bantuan benih yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Caringin.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Tersalurkannya bantuan benih padi Inbrida Varietas Inpari 32 untuk luasan 10 hektare kepada Kelompoktani Pohpohan Makmur.
✅ Meningkatnya pengetahuan petani mengenai karakteristik dan keunggulan varietas Inpari 32.
✅ Meningkatnya motivasi dan semangat petani dalam melakukan budidaya padi sawah.
✅ Mendukung upaya peningkatan produktivitas dan produksi padi di wilayah Desa Lemahduhur.
✅ Terjalinnya sinergi yang baik antara petani dan penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian.


[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanipohpohanmakmur




PENDAMPINGAN BUDIDAYA KACANG PANJANG DAN MENTIMUN, PPS DESA CIHERANG PONDOK DORONG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI



Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciherang Pondok, Reni Natalia, melaksanakan kegiatan kunjungan dan pendampingan usaha tani kepada petani yang tergabung dalam Kelompoktani Tani Mukti 2, Desa Ciherang Pondok. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani hortikultura secara optimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, PPS melakukan monitoring terhadap perkembangan budidaya kacang panjang dan mentimun yang saat ini tengah diusahakan oleh Kelompoktani Tani Mukti 2 yang diketuai oleh Bapak Aep Saepudin. Tanaman kacang panjang yang dibudidayakan pada lahan seluas 0,5 hektare saat ini telah memasuki masa panen ketiga dengan kondisi pertumbuhan dan produksi yang cukup baik. Sementara itu, tanaman mentimun yang dibudidayakan pada hamparan lahan yang sama saat ini memasuki umur 20 Hari Setelah Tanam (HST).

Dalam sesi diskusi dan obrolan santai bersama petani, PPS Desa Ciherang Pondok menyampaikan bahwa tanaman mentimun pada umur 20 HST membutuhkan perawatan yang cukup intensif agar pertumbuhan vegetatif dan generatif dapat berlangsung optimal. Beberapa tindakan pemeliharaan yang perlu dilakukan antara lain penyulaman apabila terdapat tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal, penyiangan gulma di sekitar tanaman, pembumbunan untuk memperkokoh perakaran, pengikatan tanaman pada ajir atau lanjaran, pemangkasan tunas tidak produktif, serta pemupukan susulan dengan memperhatikan kebutuhan unsur hara tanaman.

Selain itu, petani juga diingatkan untuk melakukan pengamatan rutin terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti kutu daun, thrips, lalat buah, maupun penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Pengendalian dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengaturan irigasi dan drainase lahan juga menjadi perhatian penting agar kelembapan tanah tetap terjaga tanpa menyebabkan genangan yang dapat memicu serangan penyakit.

Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan petani mampu menerapkan teknik budidaya yang baik dan benar sehingga produktivitas serta kualitas hasil panen dapat terus meningkat dan memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi petani.



Output/Hasil Kegiatan:

Terlaksananya kegiatan kunjungan dan pendampingan usaha tani oleh PPS Desa Ciherang Pondok.

Meningkatnya pengetahuan petani mengenai teknik pemeliharaan tanaman mentimun umur 20 HST.

Petani memahami pentingnya pemupukan susulan, pengikatan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, dan pengendalian OPT secara terpadu.

Terlaksananya monitoring perkembangan budidaya kacang panjang yang telah memasuki panen ke-3.

Meningkatnya motivasi petani dalam menerapkan budidaya hortikultura yang baik dan sesuai anjuran teknis.

Terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara PPS dengan anggota Kelompoktani Tani Mukti 2.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanitanimukti2

Minggu, 07 Juni 2026

PERMENTAN NOMOR 67 TAHUN 2016 MENJADI KUNCI TERWUJUDNYA KELOMPOKTANI YANG MANDIRI, PROFESIONAL, DAN SESUAI REGULASI



📍 Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor


Pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, telah dilaksanakan pertemuan anggota Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dengan agenda utama Peremajaan Kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III.


Sebelum pelaksanaan musyawarah peremajaan kepengurusan, Penyuluh Pertanian Desa Caringin memberikan penyuluhan mengenai Regulasi Kepengurusan Kelompoktani yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/PERMENTAN/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.


Dalam penyuluhan tersebut disampaikan bahwa berdasarkan Lampiran Permentan Nomor 67 Tahun 2016 Bab II tentang Penumbuhan dan Pengembangan Kelompoktani, pengurus kelompoktani terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan seksi-seksi sesuai kebutuhan kelompok dengan ketentuan tidak berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), PNS, maupun Pamong/Perangkat Desa.


Ketentuan tersebut bertujuan agar kelompoktani benar-benar dikelola oleh petani, menghindari konflik kepentingan dalam penyaluran bantuan pemerintah, serta menjaga independensi kelembagaan petani yang dibentuk dari, oleh, dan untuk petani.


Melalui musyawarah dan mufakat yang dihadiri oleh sebagian besar anggota Kelompoktani Suka Tani III, telah disepakati susunan kepengurusan baru Kelompoktani Suka Tani III masa jabatan 7 Juni 2026 s.d 7 Juni 2031 sebagai berikut:


🔹 Ketua : Nurdin Prihatnadi

🔹 Sekretaris : Endang Abdul Haris

🔹 Bendahara : H. Ridwan (Jumhadi)


Seksi-seksi:

▪️ Produksi dan Budidaya : Subandi

▪️ Sarana Produksi (Saprotan) : Mamat

▪️ Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) : RT. Hakim

▪️ Pengairan dan Konservasi Lahan : H. Ujang

▪️ Pemasaran dan Kemitraan : Omay

▪️ Humas dan Pengembangan SDM : Dadang


Sebagai tindak lanjut hasil musyawarah tersebut, Penyuluh Pertanian Desa Caringin akan segera menyusun Berita Acara Peremajaan Kepengurusan sebagai dasar pengajuan SK Pengukuhan Kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III kepada Kepala Desa Caringin untuk masa bakti periode 7 Juni 2026 sampai dengan 7 Juni 2031.


Selain agenda peremajaan kepengurusan, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pendistribusian bantuan Benih Padi Inbrida Varietas Inpari 32 dan Pupuk Hayati Cair Ekstragen kepada anggota Kelompoktani Suka Tani III sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas usaha tani dan penguatan kelembagaan petani.


Semoga dengan kepengurusan yang baru, Kelompoktani Suka Tani III semakin solid, aktif, mandiri, serta mampu menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, dan pengembangan usaha tani yang lebih maju dan berkelanjutan.


📌 Output/Hasil Kegiatan:

✅ Meningkatnya pemahaman anggota kelompok tani mengenai regulasi kepengurusan sesuai Permentan Nomor 67 Tahun 2016.

✅ Terlaksananya peremajaan kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III secara demokratis melalui musyawarah dan mufakat.

✅ Terbentuknya susunan kepengurusan baru yang sesuai dengan ketentuan kelembagaan petani.

✅ Tersusunnya rencana pembuatan Berita Acara Peremajaan Kepengurusan sebagai dasar pengajuan SK Pengukuhan Kelompoktani.

✅ Tersalurkannya bantuan Benih Padi Inpari 32 dan Pupuk Hayati Cair Ekstragen kepada anggota Kelompoktani Suka Tani III.

✅ Meningkatnya kesiapan kelembagaan Kelompoktani Suka Tani III dalam mendukung program pembangunan pertanian di tingkat desa.


[Red_AKw]

-----

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3 #permentan67_2016





















Sabtu, 06 Juni 2026

FASILITASI SURVEI LOKASI KKN: SINERGI PENYULUH PERTANIAN, PKK, DAN KWT UNTUK PENGEMBANGAN INOVASI PASCA PANEN DI DESA CIMANDE HILIR




Penyuluh Pertanian Desa Cimande Hilir bersama Ketua TP PKK Desa Cimande Hilir dan Pengurus KWT Embun Pagi melaksanakan kegiatan fasilitasi bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam rangka survei lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan dilaksanakan di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.


Kegiatan survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi desa serta menyusun rencana program pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN berlangsung. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kegiatan adalah KWT Embun Pagi yang memiliki peran aktif dalam pengembangan usaha tani dan pemberdayaan perempuan di bidang pertanian.


Dalam rencana pelaksanaannya, mahasiswa KKN akan mendiseminasikan berbagai inovasi pasca panen sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA) kepada anggota KWT Embun Pagi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai tambah produk hasil pertanian yang dihasilkan oleh anggota kelompok.


Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta kelompok wanita tani, diharapkan tercipta sinergi yang mampu mendorong pengembangan agribisnis pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani di Desa Cimande Hilir.


Output/Hasil Kegiatan:


Terlaksananya survei lokasi KKN mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Desa Cimande Hilir.


Teridentifikasinya KWT Embun Pagi sebagai lokasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.


Tersusunnya rencana kegiatan diseminasi inovasi pasca panen sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA).


Terjalinnya sinergi dan kerja sama antara mahasiswa, penyuluh pertanian, TP PKK Desa Cimande Hilir, dan KWT Embun Pagi.


Meningkatnya kesiapan kelompok dalam menerima dan mengimplementasikan inovasi pertanian yang akan diperkenalkan melalui kegiatan KKN.


[Red_AKw]

------

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kelompokwanitataniembunpagi #uinsyarifhidayatullah






PENGGUNAAN BENIH BERSERTIFIKAT DAN DISTRIBUSI BANTUAN INPARI 32, LANGKAH NYATA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI DI DESA MUARAJAYA



Kegiatan penyuluhan pertanian dilaksanakan bersama Kelompoktani Pirang Maju Jaya yang berlokasi di Kampung Muara, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota kelompoktani yang masih intens membudidayakan padi sawah dengan materi penyuluhan mengenai penggunaan benih padi berlabel dan bersertifikat serta deskripsi varietas padi Inpari 32 yang disampaikan oleh Penyuluh Pertanian Desa Muarajaya.

Dalam kegiatan penyuluhan disampaikan bahwa penggunaan benih berlabel dan bersertifikat merupakan salah satu komponen penting dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah. Benih bersertifikat memiliki mutu genetik, mutu fisik, dan mutu fisiologis yang terjamin sehingga mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang seragam, daya tumbuh tinggi, lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu, serta berpotensi meningkatkan produktivitas hasil panen. Penggunaan benih unggul bersertifikat juga dapat mengurangi risiko kegagalan tanam dan menjadi langkah awal dalam penerapan budidaya padi yang baik dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut juga dijelaskan mengenai varietas padi Inpari 32 yang merupakan salah satu varietas unggul dengan potensi hasil tinggi dan banyak diminati petani. Inpari 32 memiliki umur tanaman relatif genjah, anakan produktif yang cukup banyak, batang kokoh sehingga tidak mudah rebah, serta kualitas gabah dan beras yang baik. Varietas ini juga dikenal memiliki adaptasi yang baik pada lahan sawah irigasi dan mampu memberikan hasil yang optimal apabila dibudidayakan sesuai anjuran teknis budidaya.

Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pendistribusian bantuan benih padi varietas Inpari 32 kepada anggota Kelompoktani Pirang Maju Jaya yang dipimpin oleh Ketua Kelompok, Bapak Apih Moch Gumyadi. Bantuan benih yang diusulkan hanya untuk luasan 3 hektare mengingat sebagian besar lahan sawah milik anggota kelompok telah mengalami alih fungsi lahan. Meskipun demikian, masih terdapat anggota kelompok yang tetap mempertahankan usaha tani padi sawah. Lahan sawah yang masih bertahan di Desa Muarajaya berada di belakang Kantor Desa Muarajaya dengan luas sekitar 1,3 hektare. Sementara itu, sebagian anggota kelompok juga masih mengusahakan budidaya padi di wilayah Nagrog Desa Ciadeg, Desa Pasirjaya Kecamatan Cigombong, serta Desa Cinagara Kecamatan Caringin.

Melalui kegiatan penyuluhan dan penyaluran bantuan benih unggul ini diharapkan petani semakin memahami pentingnya penggunaan benih bersertifikat serta mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani padi di wilayah binaan.


Output/Hasil Kegiatan:

Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman petani mengenai pentingnya penggunaan benih padi berlabel dan bersertifikat sebagai salah satu komponen Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah.

Petani memahami karakteristik, deskripsi, dan keunggulan varietas padi Inpari 32 untuk diterapkan pada kegiatan budidaya padi sawah.
Tersalurkannya bantuan benih padi varietas Inpari 32 kepada anggota Kelompoktani Pirang Maju Jaya sesuai usulan yang telah ditetapkan.

Meningkatnya motivasi petani untuk tetap mempertahankan usaha tani padi sawah meskipun terjadi alih fungsi lahan di sebagian wilayah.
Terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara penyuluh pertanian dan anggota kelompok tani dalam mendukung peningkatan produksi padi di wilayah binaan.



[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanipirangmajujaya









Jumat, 05 Juni 2026

BENIH BERSERTIFIKAT, HASIL MENINGKAT! PENYULUH PERTANIAN CIMANDE HILIR DORONG PETANI GUNAKAN INPARI 32



*BENIH BERSERTIFIKAT, HASIL MENINGKAT! PENYULUH PERTANIAN CIMANDE HILIR DORONG PETANI GUNAKAN INPARI 32*
------
https://vt.tiktok.com/ZSQ8rjBLj/

Pertemuan Kelompoktani Tunas Harapan III yang berlokasi di Kp. Bojong Menteng, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor telah dilaksanakan dengan penuh antusias oleh para anggota kelompoktani. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Kelompoktani Tunas Harapan III, Bapak Haji Saep, serta didampingi oleh Penyuluh Pertanian Desa Cimande Hilir.

Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian menyampaikan materi penyuluhan mengenai pentingnya penggunaan benih padi berlabel dan bersertifikat sebagai salah satu komponen utama dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah. Benih berlabel dan bersertifikat merupakan benih yang telah melalui proses pengawasan dan pengujian mutu sehingga memiliki tingkat kemurnian varietas, daya tumbuh, serta kesehatan benih yang terjamin. Penggunaan benih bersertifikat memberikan banyak manfaat, di antaranya meningkatkan potensi hasil panen, pertumbuhan tanaman yang lebih seragam, mengurangi risiko serangan hama dan penyakit yang terbawa benih, serta mendukung efisiensi budidaya padi secara keseluruhan.

Selain itu, disampaikan pula materi mengenai deskripsi dan keunggulan varietas padi Inpari 32. Varietas Inpari 32 merupakan salah satu varietas unggul nasional yang memiliki potensi hasil tinggi, umur tanaman relatif genjah, serta adaptif pada berbagai kondisi lahan sawah. Inpari 32 memiliki karakteristik anakan produktif yang baik, batang kokoh sehingga lebih tahan rebah, serta kualitas gabah dan beras yang disukai masyarakat. Varietas ini juga dikenal memiliki produktivitas yang tinggi sehingga dapat menjadi pilihan bagi petani dalam upaya meningkatkan hasil produksi padi.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilakukan pendistribusian bantuan benih padi varietas Inpari 32 kepada anggota Kelompoktani Tunas Harapan III. Bantuan benih ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk meningkatkan produktivitas usaha tani padi serta mendukung pencapaian ketahanan pangan di wilayah Desa Cimande Hilir.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Meningkatnya pemahaman petani mengenai pentingnya penggunaan benih padi berlabel dan bersertifikat.
✅ Petani mengetahui karakteristik, deskripsi, dan keunggulan varietas padi Inpari 32.
✅ Terdistribusinya bantuan benih padi Inpari 32 kepada anggota Kelompoktani Tunas Harapan III.
✅ Meningkatnya motivasi petani untuk menggunakan varietas unggul bersertifikat dalam budidaya padi.
✅ Mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen padi di wilayah Desa Cimande Hilir.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kelompoktanitunasharapan3

























KELOMPOKTANI POHPOHAN MAKMUR DESA LEMAHDUHUR TERIMA BANTUAN BENIH PADI INPARI 32 UNTUK 10 HA: DUKUNG PRODUKTIVITAS PADI, TINGKATKAN SEMANGAT PETANI

Kelompoktani Pohpohan Makmur Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menerima fasilitasi bantuan benih padi inbrida varietas I...