Kegiatan Pertemuan Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kali ini diisi dengan kegiatan penyuluhan pertanian yang membahas pengenalan jenis-jenis racun atau pestisida dalam upaya pengendalian dan pemberantasan Hama dan Penyakit Tanaman (HPT).
Penyuluhan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian setempat dan disampaikan oleh Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Caringin, yaitu Kang Beni Muhibbin. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dan fungsi beberapa jenis pestisida, antara lain Insektisida, Herbisida, Fungisida, Moluskasida, dan Rodentisida, beserta tata cara pengaplikasiannya yang tepat, aman, dan bijaksana sesuai kebutuhan di lapangan.
Insektisida dijelaskan sebagai racun yang berfungsi untuk mengendalikan dan memberantas hama serangga perusak tanaman, seperti ulat, wereng, dan kutu. Pengaplikasiannya dilakukan dengan penyemprotan sesuai dosis anjuran, pada waktu yang tepat, serta memperhatikan jenis hama sasaran agar hasilnya efektif dan tidak merusak lingkungan.
Herbisida berfungsi untuk mengendalikan gulma atau tanaman pengganggu yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman utama. Aplikasi herbisida dilakukan secara selektif pada gulma sasaran, dengan dosis yang sesuai dan menghindari kontak langsung dengan tanaman budidaya.
Fungisida digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur, seperti blas, busuk daun, dan bercak daun. Pengaplikasian fungisida dilakukan secara preventif maupun kuratif, dengan penyemprotan merata pada bagian tanaman yang terserang sesuai anjuran.
Moluskasida berfungsi untuk mengendalikan hama keong atau siput yang sering merusak tanaman muda, terutama pada lahan sawah. Penggunaannya dilakukan dengan menebarkan moluskasida pada area yang menjadi jalur atau tempat berkembangnya hama tersebut.
Rodentisida digunakan untuk mengendalikan hama tikus. Pada kegiatan ini dijelaskan penggunaan rodentisida berbahan belerang yang diaplikasikan dengan cara dibakar. Asap dari pembakaran belerang dimasukkan ke dalam lubang aktif tikus, kemudian lubang ditutup rapat agar asap bekerja secara maksimal. Pengaplikasian dilakukan secara hati-hati, memperhatikan arah angin, dan menggunakan alat pelindung diri demi keselamatan.
Melalui kegiatan ini, petani diharapkan dapat memahami fungsi masing-masing jenis pestisida serta mampu menerapkannya secara bijak, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan, sehingga pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dapat dilakukan secara efektif, aman, dan berkelanjutan.
OUTPUT / HASIL KEGIATAN:
Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman petani tentang jenis-jenis pestisida dan fungsinya.
Petani mampu membedakan penggunaan Insektisida, Herbisida, Fungisida, Moluskasida, dan Rodentisida sesuai sasaran HPT.
Petani memahami tata cara pengaplikasian pestisida yang tepat, aman, dan bijaksana.
Terwujudnya pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman yang efektif serta ramah lingkungan.
Meningkatnya kesadaran petani akan pentingnya penggunaan pestisida sesuai dosis dan kebutuhan lapangan.
[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3


















































