Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande bersama Petugas Pencatat Data Tingkat Kecamatan Caringin (PPDK) serta Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Caringin melaksanakan kegiatan identifikasi langsung ke sejumlah titik koordinat dalam rangka validasi dan pengidentifikasian Luas Baku Sawah (LBS) di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Sebelum melaksanakan kegiatan di lapangan, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan UPT Pertanian Wilayah Caringin yang diterima langsung oleh Ibu Kepala UPT dan Kasubag UPT Pertanian Wilayah Caringin. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan informasi, teknis pelaksanaan, serta memastikan kegiatan identifikasi di lapangan dapat berjalan secara terarah.
Kegiatan identifikasi LBS merupakan bagian dari projek Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor. Tim melakukan pengecekan secara langsung pada titik koordinat yang telah ditentukan untuk memastikan kondisi faktual lahan, khususnya apakah lokasi tersebut masih berupa lahan sawah atau telah mengalami perubahan fungsi penggunaan lahan.
Beberapa titik koordinat yang dilakukan identifikasi langsung meliputi:
📍 VALIDASI SP LAHAN
• Desa Caringin
https://maps.app.goo.gl/dVQA4ioF9HWCahfa6
• Desa Pancawati
https://maps.app.goo.gl/h7Y8hn9Z3NdGgyna7
• Desa Ciderum
https://maps.app.goo.gl/HrUDuQXgfuyqX19T6
📍 LAHAN PANGAN LBS PARSIAL
• Desa Cimande
https://maps.app.goo.gl/3cpeCvUrhVsvbPtHA
• Desa Muara Jaya
https://maps.app.goo.gl/wUKqhrHUCZFpzQU18
📋 KUESIONER LAHAN PANGAN LBS PARSIAL
https://forms.gle/mugvY8b77KobnE4z7
_*MENGAPA IDENTIFIKASI LBS HARUS DILAKUKAN LANGSUNG KE LAPANGAN?*_
Identifikasi langsung ke titik koordinat penting dilakukan karena data administrasi, peta, maupun koordinat yang tersedia perlu dicocokkan dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui pengecekan langsung, petugas dapat memastikan apakah suatu titik benar-benar berada pada lahan sawah, mengetahui kondisi dan penggunaan lahannya saat ini, serta mengidentifikasi apabila telah terjadi perubahan penggunaan atau alih fungsi lahan.
Data hasil identifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam menghasilkan data Luas Baku Sawah yang lebih akurat dan sesuai kondisi faktual. Data yang akurat diperlukan sebagai dasar perencanaan pembangunan pertanian, pemetaan potensi lahan pangan, penyusunan program dan kebijakan pertanian, serta pemantauan keberadaan lahan sawah.
Validasi lapangan juga membantu mengurangi kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian antara data spasial dengan kondisi sebenarnya. Dengan demikian, keputusan dan perencanaan yang menggunakan data LBS dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih aktual, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Penyuluh Pertanian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peran dalam membantu menyediakan informasi kondisi pertanian di wilayah kerja penyuluhan secara faktual dan terkini.
Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
----------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #desapancawati #desaciderum #desacimande #desamuarajaya #ppdk #popt

















































