Sabtu, 07 Februari 2026

PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOKTANI MELALUI IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DAN PENGGALIAN PERMASALAHAN DI DESA CIMANDE




Pertemuan pengurus tiga Kelompoktani yang ada di Desa Cimande telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas petani. Adapun Kelompoktani yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Kelompoktani Sukagalih yang diketuai oleh Bapak Barjang, Kelompoktani Ciung Wanara yang diketuai oleh Bapak Tobi, serta Kelompoktani Tumpang Sari Maju yang diketuai oleh Bapak Didi.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian melakukan identifikasi potensi wilayah serta penggalian permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing Kelompoktani. Identifikasi potensi wilayah menjadi langkah penting untuk mengetahui sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun peluang pengembangan usaha tani dan ternak yang dapat dimaksimalkan.

Sementara itu, penggalian permasalahan dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata terkait kendala teknis, manajerial, kelembagaan, hingga pemasaran yang dihadapi oleh petani di lapangan.
Melalui proses analisis terhadap potensi dan permasalahan tersebut, Penyuluh Pertanian dapat merumuskan solusi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi wilayah kerja. Hal ini penting agar program dan kegiatan pendampingan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan petani, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian Kelompoktani dalam mengelola usaha taninya.

Kegiatan pertemuan ini didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian Desa Cimande serta Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Peternakan Kecamatan Caringin, Bapak Iyer Suherman. Pada kesempatan tersebut, beliau turut memberikan pendampingan dan pembinaan terkait kelembagaan kelompok ternak, mengingat ketiga Kelompoktani selain mengembangkan tanaman pertanian juga membudidayakan ternak seperti kambing, domba, ayam, dan itik. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi usaha tani dan ternak, memperkuat kelembagaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Desa Cimande.


Output / Hasil Kegiatan:

Teridentifikasinya potensi wilayah pertanian dan peternakan di Desa Cimande.

Terpetakannya permasalahan utama yang dihadapi masing-masing Kelompoktani.

Tersusunnya bahan analisis awal sebagai dasar penyusunan solusi dan program pendampingan.

Meningkatnya pemahaman pengurus Kelompoktani tentang pentingnya kelembagaan yang kuat dan terintegrasi antara usaha tani dan ternak.

Terjalinnya sinergi antara Penyuluh Pertanian, PPS Peternakan, dan Kelompoktani dalam upaya pengembangan pertanian berkelanjutan.

[Red_AKw]










-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimande #kelompoktanitumpangsarimaju #kelompoktaniciungwanara #kelompoktanisukagalih

Jumat, 06 Februari 2026

LAUNCHING PENANAMAN POHON HUTAN KOTA, WUJUD NYATA KOMITMEN LINGKUNGAN HIJAU DI KECAMATAN CARINGIN




Berbagai unsur Forkompincam turut menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Launching Penanaman Pohon Hutan Kota yang diselenggarakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Kp. Bendungan RT 04/02 Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Bogor tentang percepatan pelaksanaan program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di setiap kecamatan di Kabupaten Bogor. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah pedesaan maupun perkotaan.


Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian bersama UPT Pertanian Wilayah VII yang turut dihadiri langsung oleh Kepala UPT yaitu Ibu Tjiejie Farida mendukung pelaksanaan penanaman pohon sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan, manfaat pohon bagi pertanian berkelanjutan, serta peran hutan kota dalam menjaga sumber daya air dan kesuburan tanah.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, melibatkan unsur pemerintah, lembaga, serta masyarakat Kecamatan Caringin sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.




OUTPUT / HASIL KEGIATAN:


Terlaksananya kegiatan launching penanaman pohon hutan kota di Kecamatan Caringin.


Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan.


Terjalinnya sinergi antara pemerintah, instansi pertanian, dan masyarakat dalam mendukung program lingkungan hidup.


Mendukung upaya pembangunan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.




[Red_AKw]

-----


Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #hutankota

PERKUAT SINERGI GP3A, PETANI SEPAKATI SOLUSI BIJAK ATASI KETERBATASAN AIR IRIGASI DI CARINGIN

 


Kamis, 5 Februari 2025 telah dilaksanakan kegiatan Pertemuan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) yang merupakan kelembagaan gabungan dari sejumlah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang bersepakat bekerja sama dalam pemanfaatan air irigasi dan jaringan irigasi pada daerah layanan blok sekunder, gabungan beberapa blok sekunder, atau satu daerah irigasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Sekretariat Kelompoktani Mina Pelita, berlokasi di Kp. Cinagara 001/003, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Pertemuan antar pengurus P3A, khususnya petugas ulu-ulu, mempertemukan Ulu-ulu Desa Muarajaya, Bapak Ibrahim, dengan Ulu-ulu Desa Cinagara, Bapak Haji Agus Riyanto, dalam rangka mendiskusikan permasalahan saluran irigasi yang telah berlangsung lebih dari dua minggu terakhir. Debit air menuju area persawahan pada blok BI Kampung Nyeunang mengalami penurunan signifikan sehingga belum mencukupi kebutuhan pengairan lahan sawah yang mulai digarap oleh petani. Kondisi ini terjadi seiring dengan alih usaha tani dari hortikultura dan palawija ke padi sawah dalam rangka mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT).

Bapak Haji Agus Riyanto menyampaikan bahwa penurunan debit air disebabkan adanya longsor pada saluran irigasi di wilayah RT/RW 001/004 Desa Cinagara. Untuk mencegah luapan air ke jalan dan rumah warga, saluran irigasi sementara diperkecil, dan dialihkan ke saluran lain untuk mengurangi resiko luapan air akibat longsor tersebut dan perbaikan permanen direncanakan akan dilakukan oleh PUPR setelah Idul Fitri.

Sebagai langkah sementara, disepakati pengaturan pemakaian air secara bergantian sesuai kebutuhan. Ketika petani padi di Desa Muarajaya akan mengolah lahan dan memerlukan air, saluran irigasi menuju Desa Muarajaya akan dibuka secara maksimal, dan sebaliknya.
Penyusunan jadwal giliran air yang disepakati bersama antar P3A agar pembagian air lebih adil dan terukur.
Gotong royong sementara membersihkan sedimen dan material longsoran ringan di sekitar saluran yang aman untuk dikerjakan masyarakat.

Koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa dan PUPR untuk percepatan penanganan darurat apabila kondisi semakin kritis.
Sosialisasi kepada petani agar melakukan pengelolaan air hemat (efisiensi) selama masa perbaikan irigasi belum dilakukan.

Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun kesepahaman dan sinergi antar petani serta pemangku kepentingan, sehingga kebutuhan air irigasi tetap terpenuhi dan kegiatan tanam padi dalam rangka PAT dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Turut hadir pada pertemuan tersebut yaitu:
- Penyuluh Pertanian Desa Muarajaya Kecamatan Caringin Kab. Bogor
- Ketua KTNA Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, Apih Moch Gumyadi
- Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Cinagara, Bapak Haji Agus Riyanto
- Ulu-ulu Kelompoktani Setia Wargi Desa Muarajaya Kecamatan Caringin, Bapak Ibrahim
- Ketua Kelompoktani Mina Pelita, Ibu Adah Sya’adah, beserta perwakilan anggota Kelompoktani Mina Pelita Desa Cinagara

OUTPUT / HASIL KEGIATAN:

Teridentifikasinya penyebab utama berkurangnya debit air irigasi.

Tercapainya kesepakatan pengaturan giliran air sementara yang adil.

Terbangunnya koordinasi antar P3A lintas desa dalam mendukung PAT padi sawah.

Rekomendasi langkah teknis dan sosial untuk menjaga keberlanjutan pengairan hingga perbaikan irigasi selesai.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #desacinagara #kelompoktanisetiawargi #kelompoktaniminapelita #gp3a #p3a















Kamis, 05 Februari 2026

PENYULUHAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN MELALUI PENGENALAN JENIS-JENIS PESTISIDA DI KELOMPOKTANI SUKA TANI III




Kegiatan Pertemuan Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kali ini diisi dengan kegiatan penyuluhan pertanian yang membahas pengenalan jenis-jenis racun atau pestisida dalam upaya pengendalian dan pemberantasan Hama dan Penyakit Tanaman (HPT).


Penyuluhan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian setempat dan disampaikan oleh Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Caringin, yaitu Kang Beni Muhibbin. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dan fungsi beberapa jenis pestisida, antara lain Insektisida, Herbisida, Fungisida, Moluskasida, dan Rodentisida, beserta tata cara pengaplikasiannya yang tepat, aman, dan bijaksana sesuai kebutuhan di lapangan.


Insektisida dijelaskan sebagai racun yang berfungsi untuk mengendalikan dan memberantas hama serangga perusak tanaman, seperti ulat, wereng, dan kutu. Pengaplikasiannya dilakukan dengan penyemprotan sesuai dosis anjuran, pada waktu yang tepat, serta memperhatikan jenis hama sasaran agar hasilnya efektif dan tidak merusak lingkungan.


Herbisida berfungsi untuk mengendalikan gulma atau tanaman pengganggu yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman utama. Aplikasi herbisida dilakukan secara selektif pada gulma sasaran, dengan dosis yang sesuai dan menghindari kontak langsung dengan tanaman budidaya.


Fungisida digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur, seperti blas, busuk daun, dan bercak daun. Pengaplikasian fungisida dilakukan secara preventif maupun kuratif, dengan penyemprotan merata pada bagian tanaman yang terserang sesuai anjuran.


Moluskasida berfungsi untuk mengendalikan hama keong atau siput yang sering merusak tanaman muda, terutama pada lahan sawah. Penggunaannya dilakukan dengan menebarkan moluskasida pada area yang menjadi jalur atau tempat berkembangnya hama tersebut.


Rodentisida digunakan untuk mengendalikan hama tikus. Pada kegiatan ini dijelaskan penggunaan rodentisida berbahan belerang yang diaplikasikan dengan cara dibakar. Asap dari pembakaran belerang dimasukkan ke dalam lubang aktif tikus, kemudian lubang ditutup rapat agar asap bekerja secara maksimal. Pengaplikasian dilakukan secara hati-hati, memperhatikan arah angin, dan menggunakan alat pelindung diri demi keselamatan.


Melalui kegiatan ini, petani diharapkan dapat memahami fungsi masing-masing jenis pestisida serta mampu menerapkannya secara bijak, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan, sehingga pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dapat dilakukan secara efektif, aman, dan berkelanjutan.


OUTPUT / HASIL KEGIATAN:


Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman petani tentang jenis-jenis pestisida dan fungsinya.


Petani mampu membedakan penggunaan Insektisida, Herbisida, Fungisida, Moluskasida, dan Rodentisida sesuai sasaran HPT.


Petani memahami tata cara pengaplikasian pestisida yang tepat, aman, dan bijaksana.


Terwujudnya pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman yang efektif serta ramah lingkungan.


Meningkatnya kesadaran petani akan pentingnya penggunaan pestisida sesuai dosis dan kebutuhan lapangan.


[Red_AKw]

-----

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3









































PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOKTANI MELALUI IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DAN PENGGALIAN PERMASALAHAN DI DESA CIMANDE

Pertemuan pengurus tiga Kelompoktani yang ada di Desa Cimande telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan pening...