Senin, 27 Juli 2026

MONITORING PENGEMBANGAN CABAI MERAH KERITING: PASTIKAN PERSIAPAN LAHAN OPTIMAL, WUJUD NYATA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI HORTIKULTURA



Penyuluh Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciherang Pondok melaksanakan kunjungan lapangan ke Kelompoktani Barokah dalam rangka monitoring kegiatan Pengembangan Cabai Merah Keriting.

Kegiatan diawali dengan peninjauan lahan utama yang dikelola oleh salah satu pengurus Kelompoktani Barokah, yaitu Bapak RW Ujang Suganda. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi lahan telah siap untuk penanaman dan saat ini hanya menunggu turunnya hujan. Setelah hujan turun, pemasangan mulsa akan segera dilakukan sebagai tahapan persiapan sebelum penanaman. Hingga saat ini lahan tersebut belum ditanami karena keterbatasan pasokan air irigasi yang belum mencukupi kebutuhan budidaya cabai pada musim kemarau.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lahan milik salah satu anggota Kelompoktani Barokah, yaitu Bapak Apud. Pada lahan tersebut telah dilakukan penanaman cabai besar yang berasal dari persemaian benih swadaya petani. Hal ini dilakukan karena pada saat persemaian berlangsung, bantuan Program Pengembangan Cabai belum tersedia, sementara petani harus tetap memulai kegiatan budidaya agar tidak kehilangan waktu tanam.

Meskipun menggunakan benih swadaya, mulsa yang digunakan merupakan bantuan fasilitasi dari Program Pengembangan Cabai. Setelah panen cabai besar selesai, lahan tersebut akan dilanjutkan dengan budidaya cabai merah keriting menggunakan benih hasil fasilitasi program yang diperuntukkan bagi Kelompoktani Barokah.

Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai berlangsung cukup baik. Walaupun saat ini memasuki musim kemarau, pasokan air irigasi di lahan milik Bapak Apud masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tanaman cabai maupun lahan di sekitarnya. Pada umur sekitar satu bulan setelah tanam, sebagian besar tanaman cabai besar telah memasuki fase berbunga, bahkan beberapa tanaman telah mulai berbuah. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa penerapan budidaya dan pengelolaan tanaman telah berjalan dengan baik sehingga diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal.

_*Kesimpulan:*_
Monitoring yang dilakukan menunjukkan bahwa persiapan Program Pengembangan Cabai Merah Keriting di Kelompoktani Barokah berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat kendala keterbatasan air irigasi pada lahan utama, petani tetap menunjukkan semangat dengan memanfaatkan benih swadaya sebagai upaya menjaga keberlangsungan usaha tani. Pendampingan Penyuluh Pertanian bersama PPS diharapkan mampu memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan optimal sehingga Program Pengembangan Cabai dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanibarokah












Minggu, 26 Juli 2026

TARUNA TANI REPLI FARM SIAP PERLUAS PRODUKSI DEMI MEMENUHI TINGGINYA PERMINTAAN PASAR



Kegiatan panen Cabai Rawit Putih atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Cabai Jablai dilaksanakan di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm yang berlokasi di Kampung Curugdengdeng, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti keberhasilan budidaya hortikultura yang mampu memberikan nilai ekonomi tinggi bagi petani, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Cabai Rawit Putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek usaha sangat baik karena permintaan pasar terus meningkat dan harga jualnya relatif stabil. Tanaman ini mulai dipanen ketika buah telah mencapai ukuran maksimal, berwarna putih kekuningan hingga krem cerah, tampak segar, keras, dan mengilap. Buah yang dipanen sebaiknya tidak mengalami kerusakan, luka, ataupun terserang hama dan penyakit sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga.

Pemanenan Cabai Rawit Putih umumnya dilakukan setiap 3–5 hari sekali, tergantung kecepatan pertumbuhan dan tingkat kematangan buah. Pemetikan secara rutin akan merangsang munculnya bunga dan buah baru sehingga produktivitas tanaman tetap tinggi.

Waktu terbaik untuk melakukan panen adalah pada pagi hari, setelah embun mengering namun sebelum suhu udara menjadi terlalu panas. Kondisi tersebut membuat buah tetap segar, kadar air dalam tanaman masih optimal, dan kualitas cabai lebih terjaga selama proses penyimpanan maupun pemasaran. Panen pada sore hari juga masih dapat dilakukan, namun panen pada pagi hari umumnya memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan siang hari ketika suhu udara cukup tinggi.

Tanaman Cabai Rawit Putih mampu menghasilkan panen secara berulang dalam waktu yang cukup panjang. Setelah panen pertama, tanaman masih dapat terus berproduksi selama kurang lebih 4 hingga 8 bulan, bahkan dapat lebih lama apabila pemeliharaan, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengairan dilakukan dengan baik. Dengan perawatan yang optimal, tanaman akan terus menghasilkan buah yang dapat dipanen secara bertahap hingga produktivitasnya mulai menurun.

Keberhasilan budidaya Cabai Jablai di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota Kelompoktani. Melihat tingginya permintaan pasar yang terus meningkat dengan harga jual yang cukup stabil, Kelompoktani Taruna Tani yang diketuai oleh Kang Ade Ramdani berencana kembali mengembangkan budidaya Cabai Rawit Putih pada lahan baru. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung pengembangan komoditas hortikultura unggulan di Kecamatan Caringin.


_*Kesimpulan:*_
Kegiatan panen Cabai Rawit Putih (Cabai Jablai) di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm menunjukkan bahwa penerapan budidaya yang baik mampu menghasilkan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan potensi panen yang berlangsung hingga beberapa bulan, frekuensi panen yang rutin, serta peluang pasar yang terus meningkat, pengembangan areal tanam baru menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Caringin.


[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaCaringin #kelompoktaniTarunaTaniRepliFarm

Sabtu, 25 Juli 2026

PENINGKATAN KOMPETENSI PETANI SAYURAN MELALUI BIMBINGAN TEKNIS GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) DAN LITERASI KEUANGAN DEMI MEWUJUDKAN PERTANIAN MODERN, PRODUKTIF, DAN BERKELANJUTAN



Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya sekaligus WKPP Cimande melakukan Kegiatan Penyuluhan dan Diseminasi Teknik Budidaya Sayuran serta Literasi Keuangan bagi Petani Sayuran Kabupaten Bogor yang disampaikan pada kegiatan Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor bekerja sama dengan CV. Pionir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 s.d. 22 Juli 2026 bertempat di Hotel Bale Arimbi, Jln. Raya Puncak Cibogo II No. 21, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian, khususnya petani sayuran, agar mampu menerapkan sistem budidaya yang baik, benar, efisien, ramah lingkungan, serta menghasilkan produk yang aman dikonsumsi dan memiliki daya saing tinggi. Materi yang disampaikan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya sayuran sesuai prinsip Good Agricultural Practices (GAP).

Melalui penerapan SOP dan GAP, petani memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemilihan benih bermutu, pengolahan lahan yang tepat, penggunaan pupuk berimbang berdasarkan kebutuhan tanaman, pengelolaan air yang efisien, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) secara terpadu, sanitasi lahan, keselamatan kerja, hingga teknik panen dan penanganan pascapanen yang benar. Penerapan seluruh tahapan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, memperpanjang umur simpan produk, mengurangi kehilangan hasil, menekan biaya produksi, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Selain aspek teknis budidaya, peserta juga mendapatkan materi Literasi Keuangan sebagai bekal penting dalam mengelola usaha tani secara profesional. Petani dibekali kemampuan menyusun perencanaan usaha, mencatat seluruh biaya produksi dan hasil penjualan, menghitung keuntungan usaha, mengelola arus kas, menyusun anggaran, memisahkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga, serta memahami pentingnya menabung, berinvestasi, dan memanfaatkan akses pembiayaan secara bijaksana.

Literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan usaha tani. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, petani dapat mengetahui kondisi usahanya secara nyata, mengambil keputusan berdasarkan data, mengurangi risiko kerugian, meningkatkan efisiensi penggunaan modal, serta lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Pada akhirnya, kemampuan teknis budidaya yang baik akan semakin optimal apabila didukung dengan kemampuan mengelola keuangan usaha secara disiplin dan terencana.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis ini diharapkan para Penyuluh Pertanian dapat mendiseminasikan kembali ilmu dan teknologi yang diperoleh kepada petani di wilayah binaannya sehingga penerapan budidaya sayuran sesuai SOP dan GAP dapat semakin luas diterapkan. Dengan demikian akan tercipta usaha tani sayuran yang lebih produktif, efisien, aman, berdaya saing, berorientasi pasar, serta mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.


_*Kesimpulan:*_
Kegiatan Bimbingan Teknis Teknik Budidaya Sayuran dan Literasi Keuangan merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi Penyuluh Pertanian dan petani untuk mewujudkan budidaya sayuran yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan prinsip Good Agricultural Practices (GAP). Penguasaan teknik budidaya yang benar, dipadukan dengan kemampuan mengelola keuangan usaha tani secara profesional, akan menghasilkan usaha tani yang lebih produktif, efisien, berkualitas, menguntungkan, berdaya saing, serta berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh















Jumat, 24 Juli 2026

CEGAH PENYAKIT, TINGKATKAN PRODUKTIVITAS! PENYULUH PERTANIAN DAN POSKESWAN BERSINERGI MENJAGA KESEHATAN TERNAK DI DESA CIMANDE HILIR



Penyuluh Pertanian Desa Cimande Hilir bersama Petugas Kesehatan Hewan Poskeswan Laladon, Kang Ramadhan Tri Atmojo, melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan hewan melalui pemberian obat cacing dan vitamin pada ternak sapi potong jenis Simental milik anggota Kelompoktani Tunas Harapan I yang berlokasi di Kampung Tenggek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan diawali dengan pemberian obat cacing melalui metode oral (dicekokkan) sebagai upaya mengendalikan infeksi cacing yang sering menyerang saluran pencernaan ternak. Pemberian obat cacing secara oral dipilih karena merupakan metode yang efektif untuk memastikan obat masuk langsung ke dalam sistem pencernaan sehingga mampu membasmi cacing parasit secara optimal. Pengendalian cacing sangat penting karena serangan parasit dapat menurunkan nafsu makan, menghambat pertumbuhan, menyebabkan penurunan bobot badan, mengganggu penyerapan nutrisi, menurunkan daya tahan tubuh, hingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak apabila tidak segera ditangani.

Selanjutnya dilakukan pemberian vitamin melalui metode injeksi untuk mempercepat penyerapan nutrisi ke dalam tubuh ternak. Pemberian vitamin secara injeksi bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh, membantu proses metabolisme, mempercepat pemulihan kondisi fisik, mengurangi risiko stres akibat perubahan cuaca maupun lingkungan, serta mendukung pertumbuhan dan performa sapi potong agar tetap sehat dan produktif. Dengan kondisi kesehatan yang optimal, diharapkan pertumbuhan sapi Simental menjadi lebih maksimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi usaha peternakan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan ternak domba di Kelompoktani Tunas Harapan III yang berlokasi di Kampung Bojong Menteng, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kelompoktani yang diketuai oleh Bapak Haji Saep ini secara aktif membudidayakan ternak domba bersama para anggotanya, serta mengembangkan usaha peternakan kambing sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan ternak domba dan kambing dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengamatan kondisi fisik, pemeriksaan suhu tubuh, kondisi mata, mulut, hidung, kulit, bulu, kuku, sistem pernapasan, hingga evaluasi kondisi tubuh secara umum. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi secara dini adanya gejala penyakit, gangguan kesehatan, maupun kelainan yang dapat memengaruhi produktivitas ternak. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi peternak mengenai pentingnya penerapan manajemen kesehatan ternak, sanitasi kandang, pemberian pakan yang berkualitas, biosekuriti, serta langkah-langkah pencegahan penyakit agar penyebaran penyakit dapat diminimalkan.

Melalui sinergi antara Penyuluh Pertanian dan Petugas Kesehatan Hewan, diharapkan kesadaran peternak terhadap pentingnya kesehatan ternak semakin meningkat sehingga usaha peternakan di Desa Cimande Hilir dapat berkembang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan peternak.

_*Kesimpulan:*_
Kegiatan pendampingan kesehatan ternak di Kelompoktani Tunas Harapan I dan Kelompoktani Tunas Harapan III merupakan langkah nyata dalam menjaga kesehatan, meningkatkan produktivitas, serta mencegah penyebaran penyakit pada ternak sapi, domba, dan kambing. Kolaborasi antara Penyuluh Pertanian dan Petugas Kesehatan Hewan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peternak dalam menerapkan manajemen kesehatan ternak yang baik sehingga produktivitas peternakan dan kesejahteraan peternak terus meningkat.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaCimandeHilir #kelompoktaniTunasHarapan1 #kelompoktaniTunasHarapan3






Kamis, 23 Juli 2026

PANEN CABAI RAWIT JABLAI JADI BUKTI NYATA SEMANGAT TARUNA TANI REPLI FARM



Kegiatan panen cabai rawit putih atau yang lebih dikenal sebagai cabai rawit jablai dilaksanakan bersama Kelompoktani Taruna Repli Farm. Kelompoktani ini dikenal sebagai salah satu Kelompoktani yang secara intensif membudidayakan tanaman cabai, khususnya cabai rawit putih, serta terus mengembangkan berbagai komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi.

Kelompoktani Taruna Repli Farm yang diketuai oleh Ade Ramdani berawal dari sekumpulan anak muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Berbagai aksi nyata yang mereka lakukan di antaranya menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan penghijauan dan penanaman pohon, mengelola sampah agar lebih ramah lingkungan, menjaga kelestarian sumber daya air, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, serta mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian alam. Berangkat dari semangat tersebut, mereka membentuk wadah Remaja Peduli Lingkungan (REPLI).

Melalui koordinasi dan pendampingan bersama Penyuluh Pertanian Desa Caringin, REPLI kemudian berkembang menjadi sebuah Taruna Tani dengan nama Repli Farm. Saat ini, Kelompoktani Taruna Repli Farm tidak hanya berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga aktif mengembangkan usaha pertanian melalui budidaya aneka jenis cabai serta berbagai sayuran daun yang dibudidayakan baik di lahan terbuka maupun dengan inovasi sistem hidroponik.

Kegiatan panen cabai rawit jablai ini menjadi bukti bahwa bahwa semangat generasi muda, serta penerapan inovasi budidaya mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi anggota Kelompoktani. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terjun ke sektor pertanian modern yang produktif, inovatif, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

_*Kesimpulan:*_
Pendampingan Penyuluh Pertanian telah mendorong berkembangnya Kelompoktani Taruna Repli Farm dari komunitas peduli lingkungan menjadi Kelompoktani yang produktif dan inovatif. Keberhasilan panen cabai rawit jablai membuktikan bahwa kolaborasi, semangat generasi muda, penerapan teknologi budidaya, dan kepedulian terhadap lingkungan mampu menciptakan pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
° ° °
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktaniTarunaRepliFarm


PEMUPUKAN TEPAT, HASIL PANEN MENINGKAT! PENDAMPINGAN PENYULUH PERTANIAN DORONG PETANI TERAPKAN PEMUPUKAN BERDASARKAN PRINSIP 5T



Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan pendampingan pemupukan padi sawah bersama Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Kebon Cengkeh, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tepatnya di lahan sawah garapan milik Bapak Haji Ujang.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pemupukan dilakukan sesuai dengan kaidah budidaya yang baik sehingga tanaman padi dapat tumbuh optimal, sehat, serta mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian mengingatkan petani agar selalu berpedoman pada prinsip 5T Pemupukan, yaitu:
- Tepat Jenis, menggunakan jenis pupuk sesuai kebutuhan tanaman.
- Tepat Dosis, memberikan pupuk sesuai rekomendasi agar tidak berlebihan maupun kekurangan.
- Tepat Waktu, melakukan pemupukan pada fase pertumbuhan tanaman yang membutuhkan unsur hara.
- Tepat Cara, mengaplikasikan pupuk dengan teknik yang benar agar penyerapannya optimal.
- Tepat Tempat, menempatkan pupuk pada area perakaran sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman.

Selain itu, Penyuluh Pertanian juga menghimbau agar kegiatan pemupukan dilakukan pada saat cuaca tidak sedang panas terik maupun ketika hujan tidak akan segera turun. Pemupukan pada kondisi cuaca yang terlalu panas dapat menyebabkan kehilangan unsur hara, terutama nitrogen, melalui proses penguapan sehingga efisiensi pupuk menjadi berkurang. Sementara itu, apabila pemupukan dilakukan menjelang hujan deras, pupuk berpotensi hanyut bersama aliran air atau tercuci ke lapisan tanah yang lebih dalam sehingga tidak dapat diserap secara optimal oleh akar tanaman. Oleh karena itu, waktu terbaik melakukan pemupukan adalah pada pagi atau sore hari dengan kondisi cuaca yang cerah dan tidak berpotensi hujan.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan petani semakin memahami pentingnya penerapan teknologi budidaya yang tepat sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efisien, pertumbuhan tanaman lebih optimal, dan hasil panen padi dapat terus meningkat.

_*Kesimpulan:*_
Pendampingan pemupukan padi sawah oleh Penyuluh Pertanian kepada Kelompoktani Suka Tani III merupakan upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip 5T Pemupukan. Dengan pemupukan yang tepat serta memperhatikan kondisi cuaca saat aplikasi pupuk, diharapkan efisiensi penggunaan pupuk meningkat, pertumbuhan tanaman lebih baik, dan produktivitas padi sawah semakin optimal.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3








Rabu, 22 Juli 2026

MONITORING BANTUAN BIBIT PALA DAN KOPI, WUJUD NYATA DUKUNGAN PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI DI KECAMATAN CARINGIN



Penyuluh Pertanian WKPP Cinagara, Ibu Deudeu SH, SP., melaksanakan kegiatan pendampingan Tim UPT Perbenihan dalam rangka monitoring bantuan bibit pala dan kopi kepada petani yang membudidayakan tanaman pala dan kopi di Desa Cinagara dan Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Bapak Firman (Kentung) selaku Ketua Tim UPT Perbenihan. Beliau menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan bantuan bibit yang telah disalurkan benar-benar diterima oleh petani sasaran, ditanam sesuai dengan rekomendasi teknis, dipelihara dengan baik, serta memiliki tingkat pertumbuhan yang optimal. Selain itu, monitoring juga bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program bantuan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani dalam proses budidaya, memberikan solusi dan pembinaan teknis secara langsung di lapangan, serta menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pengembangan komoditas perkebunan pada masa mendatang agar semakin tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Salah satu anggota Tim Monitoring UPT Perbenihan, Babeh Dwi (Mukti), menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena bantuan bibit pala dan kopi yang telah difasilitasi oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor melalui UPT Perbenihan menunjukkan hasil yang positif. Bantuan tersebut memberikan berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan usaha tani perkebunan, memperluas areal tanam pala dan kopi, meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman, mengurangi beban biaya pengadaan bibit, mempercepat pengembangan komoditas unggulan daerah, meningkatkan peluang peningkatan pendapatan petani di masa mendatang, serta mendorong terwujudnya usaha tani yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Caringin.

Melalui sinergi antara Penyuluh Pertanian, UPT Perbenihan, dan para petani, diharapkan budidaya pala dan kopi di Desa Cinagara dan Desa Tangkil terus berkembang sehingga mampu menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan nilai ekonomi tinggi serta mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

_*Kesimpulan:*_
Kegiatan monitoring bantuan bibit pala dan kopi berjalan dengan baik serta memberikan gambaran bahwa program bantuan pemerintah telah dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Pendampingan yang dilakukan Penyuluh Pertanian bersama Tim UPT Perbenihan menjadi langkah penting untuk memastikan keberhasilan budidaya, meningkatkan produktivitas tanaman, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas pala dan kopi yang berkelanjutan.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacinagara #desatangkil

MONITORING PENGEMBANGAN CABAI MERAH KERITING: PASTIKAN PERSIAPAN LAHAN OPTIMAL, WUJUD NYATA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI HORTIKULTURA

Penyuluh Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciherang Pondok melaksanakan kunjungan lapangan ke Kelompoktani Barokah da...