Pertemuan rutin Kelompoktani Kerukunan Tani Cimande (KTC) yang berlokasi di Kampung Nangleng, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor telah dilaksanakan pada Selasa malam, 28 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus & anggota kelompoktani dan diisi dengan penyuluhan pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam budidaya tanaman hortikultura, khususnya sayuran.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian setempat menyampaikan materi mengenai pengenalan Pupuk Hayati Cair Ekstragen serta tata cara aplikasinya. Pupuk hayati cair Ekstragen merupakan pupuk berbasis mikroorganisme hidup yang berfungsi meningkatkan kesuburan tanah melalui aktivitas biologis. Kandungan utama dalam pupuk ini meliputi bakteri pelarut fosfat, bakteri penambat nitrogen, serta mikroorganisme yang mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman.
Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa penggunaan pupuk hayati cair memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:
Meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan berkelanjutan
Memperbaiki struktur tanah sehingga lebih gembur dan mudah diolah
Meningkatkan daya serap unsur hara oleh tanaman
Mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia
Meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman hortikultura
Adapun tata cara aplikasi pupuk hayati cair Ekstragen pada tanaman sayuran dijelaskan sebagai berikut:
Persiapan larutan: Campurkan pupuk hayati cair Ekstragen sebanyak 10–20 ml per liter air, kemudian aduk hingga merata.
Aplikasi melalui penyemprotan daun (foliar): Semprotkan larutan ke seluruh bagian tanaman terutama daun pada pagi atau sore hari agar penyerapan optimal.
Aplikasi ke tanah (kocor): Siramkan larutan di sekitar perakaran tanaman untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme dalam tanah.
Waktu aplikasi: Dilakukan secara rutin setiap 7–10 hari sekali untuk hasil maksimal.
Tahap aplikasi: Dimulai sejak awal tanam hingga masa pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petani dapat memahami pentingnya penggunaan pupuk hayati sebagai solusi pertanian ramah lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman sayuran seperti cabai, tomat, sawi, dan komoditas hortikultura lainnya.
OUTPUT KEGIATAN:
Meningkatnya pengetahuan petani tentang pupuk hayati cair Ekstragen
Petani mampu memahami dan mempraktikkan tata cara aplikasi pupuk hayati secara tepat
Terjadinya perubahan pola pikir petani menuju pertanian ramah lingkungan
Peningkatan keterampilan dalam budidaya tanaman hortikultura
Terbangunnya komitmen petani untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia secara bertahap
[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanikerukunantanicimande








































































