Kamis, 21 Mei 2026

KETAHANAN PANGAN DESA, KELOMPOKTANI BAROKAH SIAP KEMBANGKAN 1.020 AYAM PETELUR DI CIHERANG PONDOK








Kegiatan persiapan pengembangan budidaya ayam petelur dilaksanakan oleh Kelompoktani Barokah Desa Ciherang Pondok Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Ciherang Pondok melalui program Ketahanan Pangan. Pada tahun ini direncanakan adanya pengembangan dan penambahan populasi ayam petelur sebanyak kurang lebih 1.020 ekor guna meningkatkan produktivitas serta mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat desa.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan ekonomi petani dan peternak melalui usaha budidaya ayam petelur yang berkelanjutan. Selain itu, pengembangan usaha ternak ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan sumber protein hewani bagi masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan persiapan pengembangan budidaya ayam petelur tersebut yaitu Kepala Desa Ciherang Pondok, Penyuluh Pertanian, Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciherang Pondok, serta pengurus Kelompoktani Barokah yang bersama-sama melakukan koordinasi dan persiapan teknis pelaksanaan kegiatan.

Output/Hasil Kegiatan:
• Terlaksananya koordinasi dan persiapan pengembangan budidaya ayam petelur di Kelompoktani Barokah.
• Meningkatnya sinergi antara Pemerintah Desa, Penyuluh Pertanian dan Kelompoktani dalam mendukung program Ketahanan Pangan.
• Adanya rencana penambahan populasi ayam petelur sebanyak ±1.020 ekor.
• Meningkatnya kesiapan sarana, prasarana dan manajemen kelompok dalam pengembangan usaha ternak ayam petelur.
• Mendukung peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat desa.


[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanibarokah

Selasa, 19 Mei 2026

SEMANGAT BARU KWT EMBUN PAGI! DOSEN UNIVERSITAS DJUANDA BOGOR HADIRKAN PELATIHAN HIDROPONIK DAN PENDAMPINGAN INTENSIF UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TANI



Giat Selasa siang, 19 Mei 2026 bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor dilaksanakan pertemuan perdana kegiatan Pengabdian Masyarakat dari Universitas Djuanda Bogor yang dihadiri langsung oleh Ibu Syaima Lailatul Mubarokah dan Ibu Yenyen beserta dua orang mahasiswa pendamping.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi pelaksanaan Pengabdian Masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi:
Pendidikan dan Pengajaran, yaitu kegiatan transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Penelitian dan Pengembangan, yaitu kegiatan pengkajian dan pengembangan inovasi untuk kemajuan ilmu pengetahuan.
Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung guna membantu serta memberdayakan masyarakat.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pengisian Pre Test bagi anggota KWT Embun Pagi. Pre Test bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta sebelum menerima materi pelatihan sehingga tim pelaksana dapat mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah kegiatan selesai dilaksanakan.

Rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat dari dosen Universitas Djuanda Bogor ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 4 sampai 5 kali pertemuan dengan agenda kegiatan yang sangat bermanfaat, mulai dari sosialisasi program, pelatihan budidaya aneka sayuran daun menggunakan inovasi hidroponik, hingga pelatihan manajemen usaha tani.

Dalam kegiatan ini, KWT Embun Pagi akan mendapatkan fasilitasi bantuan instalasi hidroponik sebanyak 2 unit yang nantinya akan digunakan untuk budidaya berbagai jenis sayuran daun seperti selada, romen, kailan, bayam dan aneka sayuran lainnya. Ibu-ibu KWT Embun Pagi juga akan diberikan pelatihan teknis mulai dari persemaian menggunakan media rockwool, penanaman pada instalasi hidroponik, hingga pembuatan larutan nutrisi AB MIX secara mandiri.

Tidak hanya fokus pada budidaya, peserta juga akan dibekali pelatihan manajemen usaha tani yang baik dan benar agar bantuan instalasi hidroponik dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok. Selain itu, kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan pendampingan intensif oleh tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Djuanda Bogor.

Penyuluh pertanian setempat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di KWT Embun Pagi, terlebih dengan adanya fasilitasi bantuan instalasi hidroponik sebanyak 2 unit beserta pembekalan keterampilan budidaya sayuran daun menggunakan inovasi hidroponik.

Penyuluh pertanian juga berpesan agar seluruh anggota KWT Embun Pagi dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh serta mampu memanfaatkan bantuan instalasi hidroponik sebaik-baiknya agar tetap berdaya, produktif dan menghasilkan produksi sayuran yang dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, diharapkan fasilitas bantuan hidroponik yang diberikan tidak terbengkalai setelah kegiatan Pengabdian Masyarakat selesai dilaksanakan.



Output/Hasil Kegiatan:

Terlaksananya pertemuan perdana kegiatan Pengabdian Masyarakat dari dosen Universitas Djuanda Bogor di KWT Embun Pagi.

Meningkatnya pemahaman anggota KWT mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Terlaksananya pengisian Pre Test untuk mengetahui kemampuan awal peserta.

Adanya fasilitasi bantuan 2 unit instalasi hidroponik bagi KWT Embun Pagi.

Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota KWT mengenai budidaya sayuran hidroponik mulai dari persemaian, penanaman hingga pembuatan nutrisi AB MIX.

Terbangunnya semangat pemberdayaan perempuan tani melalui pengembangan usaha sayuran hidroponik.

Adanya pendampingan intensif dari dosen dan mahasiswa guna mendukung keberlanjutan program.



[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kelompokwanitataniembunpagi #kwtembunpagi #unidabogor #universitasdjuanda












GERAK CEPAT PENGENDALIAN ULAT GRAYAK PADA JAGUNG MANIS, PENYULUH DAN PETANI KOMPAK JAGA PRODUKSI TETAP OPTIMAL



Selasa, 19 Mei 2026 kegiatan pengendalian hama dan penyakit tanaman dilaksanakan di lahan jagung manis milik Kelompoktani Pirang Maju Jaya yang berlokasi di Kampung Muara Desa Muarajaya Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan bersama Penyuluh Pertanian setempat dengan salah satu anggota kelompoktani yaitu Bapak Jaya dalam rangka pengendalian serangan hama ulat grayak pada tanaman jagung manis.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, intensitas serangan hama ulat grayak masih tergolong ringan karena serangan yang ditemukan kurang dari 5% dari total populasi tanaman jagung manis yang dibudidayakan. Oleh karena itu, pengendalian dilakukan secara manual agar lebih efektif, ramah lingkungan serta mampu menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar lahan pertanian.

Pengendalian manual dilakukan dengan cara memeriksa tanaman satu per satu terutama pada bagian pucuk, lipatan daun dan bagian daun muda yang menjadi tempat persembunyian ulat grayak. Ulat yang ditemukan langsung diambil menggunakan tangan kemudian dimusnahkan agar tidak berkembang biak kembali. Selain itu telur-telur hama yang menempel pada permukaan daun juga dibersihkan dan dimusnahkan untuk memutus siklus hidup hama sejak dini.

Penyuluh Pertanian setempat juga memberikan arahan agar pengendalian dilakukan secara rutin terutama pada pagi dan sore hari ketika ulat mulai aktif menyerang tanaman. Petani dianjurkan melakukan monitoring minimal 2 sampai 3 kali dalam seminggu agar perkembangan populasi hama dapat segera diketahui dan ditangani lebih cepat sebelum menyebabkan kerusakan berat pada tanaman jagung manis.

Untuk mencegah serangan ulat grayak kembali muncul, petani diarahkan melakukan sanitasi lingkungan kebun dengan membersihkan sisa-sisa tanaman, gulma dan rumput liar yang dapat menjadi tempat persembunyian telur maupun larva hama. Selain itu dianjurkan melakukan pergiliran tanaman, menjaga kebersihan drainase serta menggunakan perangkap lampu atau perangkap feromon guna menekan populasi ngengat dewasa penyebab munculnya ulat grayak.

Menurut Apih Moch Gumyadi, intensitas serangan ulat grayak di wilayah tersebut selalu ada karena di sekitar kebun terdapat banyak penerangan dari penyedia jasa rafting pada malam hari sehingga menarik kedatangan kupu-kupu atau ngengat untuk hinggap di area kebun jagung manis. Serangga tersebut kemudian bertelur pada daun jagung dan berkembang menjadi hama ulat grayak yang merusak tanaman.

Menanggapi hal tersebut, Penyuluh Pertanian memberikan solusi dengan menyarankan pengaturan arah penerangan agar tidak langsung menghadap ke area kebun pertanian, penggunaan lampu berwarna kuning redup yang lebih sedikit menarik serangga malam, pemasangan jaring atau screen di sekitar sumber cahaya, serta penggunaan perangkap lampu khusus di titik tertentu untuk mengalihkan dan menangkap ngengat dewasa sebelum masuk ke area pertanaman jagung manis. Selain itu, penanaman tanaman refugia di sekitar lahan juga dianjurkan untuk membantu menghadirkan musuh alami hama sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Selain melakukan pengendalian hama ulat grayak, Pak Jaya juga melaksanakan pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jagung manis. Kegiatan ini sangat penting karena gulma dapat menjadi pesaing tanaman dalam menyerap unsur hara, air dan cahaya matahari sehingga pertumbuhan tanaman jagung menjadi kurang optimal.

Gulma juga dapat menjadi tempat persembunyian hama dan sumber penyebaran penyakit tanaman apabila tidak dibersihkan secara rutin.
Apabila gulma dibiarkan tumbuh secara berlebihan, maka tanaman jagung manis akan mengalami persaingan nutrisi yang tinggi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi kerdil, tongkol tidak maksimal bahkan produksi dapat menurun secara signifikan. Kondisi kebun yang lembap akibat banyaknya gulma juga dapat mempercepat perkembangan organisme pengganggu tanaman lainnya.

Pembersihan gulma dianjurkan dilakukan secara rutin setiap 2 minggu sekali atau disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan gulma di lapangan. Dengan pengendalian gulma yang baik dan teratur, tanaman jagung manis dapat tumbuh lebih sehat, memperoleh unsur hara secara optimal serta meminimalisir serangan hama dan penyakit sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.



Output kegiatan:

Terkendalinya serangan hama ulat grayak pada tanaman jagung manis sejak dini.

Meningkatnya pemahaman petani tentang teknik pengendalian hama secara manual dan ramah lingkungan.

Terlaksananya sanitasi kebun dan pembersihan gulma untuk menjaga kesehatan tanaman.

Meningkatnya kewaspadaan petani terhadap faktor lingkungan yang memicu perkembangan hama.

Terjaganya pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung manis milik Kelompoktani Pirang Maju Jaya.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanipirangmajujaya








TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN, PENYULUH PERTANIAN BINA KELOMPOKTANI GUNUNG HIJAU BERSEMI DI DESA PASIRBUNCIR



Kegiatan pembinaan kepada Kelompoktani Gunung Hijau Bersemi Desa Pasirbuncir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor oleh Penyuluh Pertanian setempat yaitu Ibu Deudeu SH, S.P. dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kapasitas petani terkait usaha tani. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pendampingan kepada petani agar mampu menerapkan budidaya pertanian yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut dibahas mengenai manfaat dan kegunaan pupuk hayati cair sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki pertumbuhan tanaman, serta mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Petani juga diberikan pemahaman terkait tata cara aplikasi pupuk hayati cair yang tepat serta berbagai keuntungan yang dapat diperoleh dalam mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.

Selain itu, dilakukan pembahasan mengenai pentingnya permodalan kelompoktani dalam menunjang keberlangsungan usaha tani. Petani diarahkan agar lebih aktif memanfaatkan peluang bantuan, akses pembiayaan melalui lembaga perbankan, maupun program pemerintah guna memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian dan pengembangan usaha tani kelompok.

Output/Hasil Kegiatan:

Meningkatnya pengetahuan petani mengenai manfaat dan aplikasi pupuk hayati cair.

Petani memahami pentingnya menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Meningkatnya pemahaman petani terkait akses permodalan usaha tani.

Terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara penyuluh pertanian dan kelompoktani.

Mendorong petani untuk lebih mandiri dan aktif dalam pengembangan usaha tani.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desapasirbuncir #kelompoktanigununghijaubersemi

Selasa, 12 Mei 2026

POTENSI PERTANIAN DAN PERIKANAN TERPADU JADI PELUANG PENINGKATAN EKONOMI PETANI DI DESA CARINGIN



Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande bersama Petugas Pencatat Data Kecamatan Caringin melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke salah satu anggota Kelompoktani Suka Tani III yaitu Bapak Nurdin yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pendampingan, monitoring, serta pengumpulan data potensi usaha tani dan perikanan yang dikembangkan oleh petani di wilayah binaan.

Dalam kunjungan tersebut, diketahui bahwa Bapak Nurdin tidak hanya membudidayakan tanaman padi sawah, tetapi juga mengembangkan berbagai komoditas tanaman pangan lainnya seperti jagung, aneka umbi-umbian, talas, serta tanaman buah pisang. Selain sektor pertanian tanaman pangan, beliau juga mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar seperti nila, mujaer, bawal, patin, dan lele yang menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan usaha tani terpadu yang dijalankan petani, sekaligus memberikan motivasi dan pendampingan agar petani terus meningkatkan produktivitas, diversifikasi usaha, serta pemanfaatan lahan secara optimal. Pola pertanian terpadu antara tanaman pangan dan perikanan diharapkan mampu menciptakan sistem usaha tani yang lebih efisien, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Selain itu, kegiatan kunjungan ini juga menjadi sarana koordinasi dan validasi data lapangan guna mendukung penyusunan program pembangunan pertanian yang tepat sasaran sesuai kondisi dan potensi wilayah. Penyuluh Pertanian terus mendorong para petani agar mampu mengembangkan usaha pertanian modern, mandiri, dan berdaya saing melalui penerapan teknologi budidaya yang baik serta pengelolaan usaha tani yang terintegrasi.



Output/Hasil Kegiatan:

• Terlaksananya kunjungan dan pendampingan kepada petani anggota Kelompoktani Suka Tani III.

• Teridentifikasinya potensi usaha tani terpadu tanaman pangan dan budidaya ikan air tawar di wilayah Desa Caringin.

• Meningkatnya koordinasi antara Penyuluh Pertanian, Petugas Pencatat Data, dan petani dalam penguatan data pertanian wilayah.

• Petani mendapatkan motivasi dan arahan terkait pengembangan usaha tani terpadu yang produktif dan berkelanjutan.

• Tersusunnya data dan informasi lapangan sebagai bahan evaluasi serta penyusunan program pembangunan pertanian ke depan.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com⁠�
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desa #kelompoktani















BENAH KELEMBAGAAN PETANI, LANGKAH NYATA MEMPERKUAT KELOMPOKTANI MENUJU LEBIH MAJU DAN AKTIF



Penyuluh Pertanian WKPP Pasirbuncir & WKPP Cinagara bersama Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande melaksanakan kunjungan dan identifikasi kelembagaan petani ke Kelompoktani Aroma Atsiri yang berlokasi di Kp. Cibeuling Desa Cinagara Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka identifikasi rencana pembenahan dan peremajaan kepengurusan kelompoktani agar kelembagaan petani dapat berjalan lebih aktif, efektif, serta mampu meningkatkan pelayanan dan peran kelompok terhadap para anggotanya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan diskusi bersama pengurus dan anggota kelompok terkait rencana pengalihan kepengurusan Kelompoktani Aroma Atsiri dari Bapak Mudrikah kepada Bapak Muhtadin. Sementara itu, Bapak Mudrikah beserta beberapa anggota lainnya direncanakan akan bergabung ke dalam Kelompoktani Mekar Jaya karena lokasi lahan usaha tani yang berdekatan dan masih berada dalam satu hamparan wilayah pertanian.

Kegiatan benah dan peremajaan kepengurusan kelompoktani ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan petani agar lebih tertata, aktif, dan adaptif terhadap perkembangan program pembangunan pertanian. Selain itu, pembenahan kelompok juga dilakukan untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar anggota, memperjelas administrasi dan struktur organisasi kelompok, serta mempermudah akses kelompok terhadap program pemerintah, bantuan sarana prasarana, pelatihan, maupun pengembangan usaha tani ke depan.

Melalui penggabungan anggota berdasarkan kesamaan hamparan dan kedekatan wilayah usaha tani, diharapkan sinergi antar petani dapat semakin kuat sehingga memudahkan dalam pengelolaan budidaya, pengawasan kegiatan kelompok, penyusunan rencana usaha tani, hingga pengembangan usaha agribisnis yang lebih maju dan berkelanjutan.

Penyuluh Pertanian terus berkomitmen mendampingi petani dalam penguatan kelembagaan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.


Output/Hasil Kegiatan :

Terlaksananya identifikasi kelembagaan Kelompoktani Aroma Atsiri.

Tersusunnya rencana peremajaan dan pembenahan kepengurusan kelompoktani.

Terjalinnya kesepakatan awal terkait pengalihan kepengurusan kelompok.

Terarahkannya penggabungan anggota kelompok berdasarkan kesamaan hamparan wilayah usaha tani.

Meningkatnya pemahaman anggota mengenai pentingnya kelembagaan petani yang aktif dan tertata.

Terbangunnya sinergi antar kelompoktani untuk mendukung efektivitas kegiatan pertanian di wilayah.


Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacinagara #kelompoktaniaromaatsiri #kelompoktanimekarjaya










TINGKATKAN SKIL PETANI: PPS DESA LEMAHDUHUR IKUTI TRAINING OF TRAINER ALAT MESIN PERTANIAN TINGKAT DASAR



Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, Hikmatullah atau yang lebih akrab disapa kang Cuik mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Alat Mesin Pertanian Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor pada tanggal 11 s.d 12 Mei 2026 bertempat di Villa Cantika Loka Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan peserta dalam pengenalan serta pengoperasian alat dan mesin pertanian guna mendukung modernisasi sektor pertanian di tingkat lapangan.

Pada pelatihan ini peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai pengenalan dasar perangkat alsintan seperti hand traktor dan kultivator, praktik pengoperasian hand traktor dan kultivator, serta penerapan K3S (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Saat Pengoperasian) alat mesin pertanian. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta mampu memahami penggunaan alsintan secara efektif, aman dan efisien sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyuluhan Distanhorbun Kabupaten Bogor Bapak Teguh Budiono yang secara langsung membuka jalannya kegiatan Training of Trainer (ToT) Alat Mesin Pertanian Tingkat Dasar. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat dari seluruh peserta yang hadir.


Output/Hasil Kegiatan :

Meningkatnya pengetahuan peserta mengenai dasar-dasar alat dan mesin pertanian.

Peserta mampu mempraktikkan pengoperasian hand traktor dan kultivator dengan baik dan benar.

Peserta memahami pentingnya penerapan K3S dalam penggunaan alsintan.

Terwujudnya peningkatan kapasitas SDM pertanian dalam mendukung pertanian modern dan mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Bogor.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh

KETAHANAN PANGAN DESA, KELOMPOKTANI BAROKAH SIAP KEMBANGKAN 1.020 AYAM PETELUR DI CIHERANG PONDOK

Kegiatan persiapan pengembangan budidaya ayam petelur dilaksanakan oleh Kelompoktani Barokah Desa Ciherang Pondok Kecamatan Caringin Kabu...