Kamis, 26 Februari 2026

SEMANGAT BARU PENYULUH PERTANIAN SWADAYA CIBURAYUT, DAMPINGI PETANI HORTIKULTURA



Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kang Cecep, menunjukkan komitmennya dalam mendampingi para petani hortikultura di wilayah binaannya. Sejak mulai bertugas di tahun 2026 menggantikan Bapak Hasanuddin yang telah memasuki masa purna bakti, Kang Cecep aktif turun langsung ke lapangan memberikan bimbingan teknis dan motivasi kepada para petani.

Pendampingan difokuskan pada budidaya tanaman hortikultura, khususnya aneka sayuran daun, cabai, dan tomat. Selain itu, pengembangan komoditas buah-buahan seperti stroberi dan melon juga terus digencarkan sebagai upaya peningkatan nilai tambah dan pendapatan petani.

Melalui kegiatan pendampingan rutin, diskusi teknis, serta praktik langsung di lahan, diharapkan petani semakin memahami teknik budidaya yang baik dan benar, mulai dari persiapan lahan, pemupukan berimbang, pengendalian hama penyakit, hingga panen dan pascapanen.

Kehadiran PPS di tengah petani menjadi energi baru dalam mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil hortikultura di Desa Ciburayut dan sekitarnya. Sinergi dan kolaborasi yang terbangun menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Output/Hasil Kegiatan:

Meningkatnya pemahaman petani terkait teknik budidaya hortikultura yang baik dan benar.

Peningkatan intensitas pendampingan pada komoditas sayuran daun, cabai, dan tomat.

Berkembangnya budidaya buah hortikultura seperti stroberi dan melon.

Terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang lebih aktif antara PPS dan petani.

Meningkatnya semangat dan motivasi petani dalam mengembangkan usaha taninya.

[Red_AKw]
-----

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com⁠�
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciburayut















SEMANGAT BARU KELOMPOKTANI KERUKUNAN TANI CIMANDE, BERSATU TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI



Kelompoktani Kerukunan Tani Cimande merupakan kelompoktani hasil peremajaan dari Kelompoktani Berkah Tani Cimande yang kini semakin solid dan berkembang. Dengan luasan garapan hampir mencapai 50 hektar, para petani membudidayakan berbagai komoditas hortikultura jenis sayuran sebagai sumber utama penghasilan mereka.

Di bawah kepemimpinan Bapak Haji Achmad Suhaemi, Kelompoktani Kerukunan Tani Cimande bertekad kuat untuk membantu anggotanya dalam penyediaan sarana dan prasarana produksi pertanian, hingga membuka akses pemasaran hasil panen dengan harga jual yang lebih berpihak kepada petani. Harapannya, seluruh anggota dapat menikmati hasil jerih payahnya secara lebih adil dan optimal, sejalan dengan cita-cita utama kelompok yaitu meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Supendi dan Bapak Haji Sodri, yang saat ini menggarap lahan seluas 1–2 hektar, usaha tani yang dijalankan belum sepenuhnya mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara signifikan. “Besar harapan kami tergabung dalam Kelompoktani Kerukunan Tani Cimande kami dapat memiliki akses permodalan yang lebih mudah dan menjual hasil panen kami dengan harga yang jauh berpihak kepada kami,” ujar Bapak Haji Sodri di sela obrolan hangat bersama Penyuluh Pertanian Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Kehadiran Penyuluh Pertanian di tengah-tengah petani diharapkan menjadi penerang, pendamping, serta jembatan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi petani melalui jalur birokrasi, sehingga program pemberdayaan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani di lapangan.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Terbentuk dan terorganisirnya kembali Kelompoktani Kerukunan Tani Cimande hasil peremajaan kelembagaan.
✅ Meningkatnya semangat dan komitmen anggota dalam penguatan kelembagaan kelompok.
✅ Teridentifikasinya permasalahan utama petani terkait akses permodalan dan pemasaran hasil.
✅ Terbangunnya koordinasi antara petani dan Penyuluh Pertanian dalam upaya fasilitasi solusi melalui jalur birokrasi.
✅ Tersusunnya rencana tindak lanjut penguatan sarana produksi dan akses pasar yang lebih berpihak kepada petani.


[Red_AKw]
-----

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanikerukunantanicimande







PEMUPUKAN DURIAN PRODUKTIF: PPS DESA LEMAHDUHUR DAMPINGI PETANI DURIAN DI KP. NANGLEUNG DESA LEMAHDUHUR KEC. CARINGIN



Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin, Kang Hikmatullah yang akrab disapa Kang Cuik, melaksanakan kegiatan pendampingan teknis pemupukan tanaman durian produktif bersama para petani durian di Kampung Nangleng, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas buah, serta menjaga kesehatan tanaman durian yang telah memasuki fase menghasilkan. Dalam kesempatan tersebut, PPS memberikan edukasi langsung di kebun terkait teknik pemupukan berimbang dengan menggunakan campuran Pupuk NPK Mutiara, bokasi, dolomit, serta asam humat.

Pada tanaman durian yang sudah berbuah (umur ±5 tahun ke atas), kebutuhan unsur hara semakin tinggi karena tanaman memerlukan nutrisi untuk pertumbuhan vegetatif sekaligus pembentukan bunga dan buah.

Adapun komposisi dan dosis pemupukan yang disampaikan dalam pendampingan antara lain:
✅ Pupuk NPK Mutiara: 0.5 s.d 1 kg per pohon (disesuaikan umur dan diameter tajuk)
✅ Bokasi/pupuk organik: 15–25 kg per pohon
✅ Dolomit: 1–2 kg per pohon (untuk menetralkan pH tanah)
✅ Asam humat: 50–100 ml dilarutkan dalam 10–15 liter air per pohon

Tata Cara Aplikasi Pemupukan:
1️⃣ Pembersihan area tajuk
Bersihkan gulma di bawah tajuk daun (daerah proyeksi percabangan terluar).
2️⃣ Pembuatan larikan/parit melingkar
Buat parit melingkar sedalam ±10–15 cm mengikuti garis tajuk daun, karena akar aktif penyerap hara berada di area tersebut.
3️⃣ Aplikasi pupuk padat (ditabur dan dibenamkan)
Campurkan NPK Mutiara dengan dolomit.
Taburkan secara merata di dalam larikan/parit melingkar.
Tambahkan bokasi di atasnya (atau dapat dicampurkan seluruh bahan pupuk di awal sebelum dilakukan pemupukan). Tutup kembali dengan tanah agar pupuk tidak menguap dan tercuci air hujan.
4️⃣ Aplikasi asam humat (dikocor/dicor)
Larutkan asam humat ke dalam air, lalu siramkan (dikocor) merata di area perakaran/tajuk setelah pemupukan padat selesai dilakukan.
Pemupukan idealnya dilakukan 2–3 kali dalam setahun, yaitu:
Setelah panen
Menjelang pembungaan
Saat pembesaran buah

Melalui pendampingan ini, petani mendapatkan pemahaman bahwa pemupukan tidak dilakukan di pangkal batang, melainkan di bawah tajuk daun karena di situlah akar aktif menyerap unsur hara.

Output/Hasil Kegiatan
✔️ Meningkatnya pemahaman petani tentang dosis dan teknik pemupukan berimbang pada durian produktif.
✔️ Petani mampu mempraktikkan langsung pembuatan larikan pupuk sesuai standar teknis.
✔️ Meningkatnya kesadaran penggunaan pupuk organik dan pembenah tanah untuk menjaga kesuburan jangka panjang.
✔️ Diharapkan terjadi peningkatan ukuran buah, kualitas rasa, dan jumlah produksi pada musim panen berikutnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPS dalam mendukung peningkatan produksi hortikultura khususnya komoditas durian unggulan di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur

PEMUPUKAN PADI SAWAH, PENYULUH PASTIKAN PETANI TERAPKAN 5 T DI DESA CARINGIN



Kegiatan pemupukan padi sawah dilaksanakan di Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tepatnya di lahan sawah milik Bapak Haji Ujang.

Pada kesempatan ini, Penyuluh Pertanian melakukan pendampingan langsung guna memastikan proses pemupukan berjalan sesuai prinsip 5 T, yaitu:

1️⃣ Tepat Jenis
Pemilihan jenis pupuk harus sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi lahan. Pada padi sawah, umumnya digunakan pupuk Urea (sumber Nitrogen), NPK (unsur hara makro lengkap), serta pupuk tambahan sesuai hasil rekomendasi atau analisis tanah. Pemilihan jenis pupuk yang tepat akan mendukung pertumbuhan vegetatif, pembentukan anakan, hingga pengisian bulir secara optimal.

2️⃣ Tepat Waktu
Pemupukan dilakukan sesuai fase pertumbuhan tanaman, seperti fase awal (vegetatif), fase pembentukan anakan, dan fase primordia/pembungaan. Keterlambatan atau terlalu cepat dalam pemberian pupuk dapat menyebabkan pertumbuhan tidak maksimal dan berdampak pada penurunan hasil produksi.

3️⃣ Tepat Sasaran
Pupuk harus diberikan pada tanaman yang benar-benar membutuhkan, sesuai luasan dan kondisi pertanaman. Penempatan pupuk diarahkan di sekitar perakaran agar unsur hara dapat terserap secara efektif oleh tanaman.

4️⃣ Tepat Dosis
Dosis pupuk harus sesuai anjuran rekomendasi. Kekurangan dosis menyebabkan tanaman tidak tumbuh optimal, sedangkan kelebihan dosis dapat menyebabkan pemborosan biaya, keracunan tanaman, serta berdampak negatif pada lingkungan.

5️⃣ Tepat Tempat
Pupuk diaplikasikan pada lahan dan posisi yang benar, yaitu di sekitar zona perakaran dan tidak ditebar sembarangan. Penempatan yang tepat meningkatkan efisiensi serapan unsur hara dan meminimalkan kehilangan pupuk.

Selain itu, Penyuluh Pertanian juga menghimbau agar pemupukan tidak dilakukan saat cuaca panas terik maupun saat akan turun hujan, apalagi ketika hujan berlangsung. Mengapa demikian?
Saat cuaca panas terik, pupuk terutama yang mengandung Nitrogen seperti Urea dapat mengalami penguapan (volatilisasi). Pupuk yang mencair dan menguap tersebut tidak sepenuhnya terserap oleh tanaman sehingga efisiensinya menurun dan merugikan petani.
Jika pemupukan dilakukan saat akan turun hujan atau ketika hujan, pupuk dapat tersapu atau terbawa aliran air (run off). Hal ini menyebabkan unsur hara hilang sebelum sempat diserap akar tanaman, sehingga mengurangi efektivitas pemupukan dan berpotensi mencemari lingkungan.

Dengan pengawalan dan pendampingan intensif ini, diharapkan petani semakin memahami pentingnya pemupukan berimbang dan tepat guna guna meningkatkan produktivitas padi sawah serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Caringin.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Petani memahami dan menerapkan prinsip 5 T dalam pemupukan padi sawah
✅ Meningkatnya kesadaran petani terhadap efisiensi penggunaan pupuk
✅ Mengurangi risiko kehilangan unsur hara akibat kesalahan waktu aplikasi
✅ Meningkatkan potensi produktivitas dan kualitas hasil panen padi

[Red_AKw]
-----

Kunjungi kami di: 
IG: @jejak_penyuluh 
FB: Jejak Penyuluh Pertanian 
https://jejak-penyuluh.blogspot.com 
° 
° 
° 
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3





Rabu, 25 Februari 2026

ASPIRASI MASYARAKAT DI RESES DPR RI: PENYULUH PERTANIAN DAN KTNA CARINGIN TURUT HADIRI RESES DAN KAWAL ASPIRASI PETANI



Penyuluh Pertanian Desa Caringin bersama Ketua KTNA Kecamatan Caringin menghadiri kegiatan Reses Anggota DPR RI Komisi IX yaitu Bapak drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si., yang dilaksanakan di Kampung Dukuh Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan reses ini juga dihadiri oleh KH. Entis Sutisna selaku Ketua MUI Kecamatan Caringin beserta jajaran, serta para tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Caringin.

Dalam forum tersebut, isu utama yang diangkat adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih belum sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi kesesuaian anggaran maupun kualitas menu yang disajikan. Aspirasi ini disampaikan langsung oleh KH. Entis Sutisna kepada Bapak H. Achmad Ru’yat selaku Anggota DPR RI Komisi IX yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi hal tersebut, Bapak H. Achmad Ru’yat menyampaikan bahwa aspirasi terkait MBG telah banyak diterima dan telah beberapa kali disampaikan kepada pihak BGN agar dilakukan pembenahan di tingkat SPPG, sehingga pengadaan dan pelaksanaan program MBG dapat berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang sama, Apih Moch Gumyadi selaku Ketua KTNA Kecamatan Caringin turut menyampaikan apresiasi atas fasilitasi sarana produksi pertanian melalui jalur aspirasi yang difasilitasi oleh Bapak H. Achmad Ru’yat. Bantuan tersebut hingga saat ini dirasakan manfaatnya secara nyata oleh para petani penerima manfaat di wilayah Kecamatan Caringin.

Kehadiran Penyuluh Pertanian dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara petani, tokoh masyarakat, dan pemangku kebijakan dalam mengawal program strategis pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan petani di tingkat lapangan.


Output/Hasil Kegiatan:

Tersampaikannya aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG kepada Anggota DPR RI Komisi IX.

Komitmen untuk mendorong evaluasi dan pembenahan pelaksanaan MBG di tingkat SPPG.

Penguatan sinergi antara Penyuluh Pertanian, KTNA, tokoh masyarakat, dan legislatif.

Apresiasi dan keberlanjutan dukungan sarana produksi pertanian bagi petani di Kecamatan Caringin.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh

Selasa, 24 Februari 2026

FARMER FIELD DAY (FFD) JAGUNG HIBRIDA: SINERGI PETANI DAN POLSEK CARINGIN DI LAHAN POLBANGTAN CINAGARA BOGOR



Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Jagung Hibrida dilaksanakan di Kelompoktani Sagara bersama tim Polsek Caringin yang bertempat di lahan Polbangtan Cinagara Bogor seluas 1 hektar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara petani, penyuluh pertanian, serta aparat keamanan dalam mendukung peningkatan produksi dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Caringin.

Dalam kegiatan FFD ini dilakukan evaluasi hasil budidaya jagung hibrida mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), hingga pelaksanaan ubinan untuk mengetahui estimasi produktivitas hasil panen.

Berdasarkan hasil ubinan di lahan demonstrasi seluas 1 Ha, produktivitas jagung hibrida tercatat sebesar 7,4 ton/Ha. Hasil ini belum mencapai potensi maksimal dikarenakan beberapa faktor kendala di lapangan. Intensitas hujan yang cukup tinggi selama fase pertumbuhan hingga menjelang panen menyebabkan kondisi lahan lembab berlebih dan berdampak pada perkembangan tongkol yang kurang optimal. Selain itu, serangan hama tikus di beberapa titik lahan turut mempengaruhi kuantitas hasil panen sehingga terjadi kehilangan hasil (losses).

Melalui kegiatan ini, dilakukan diskusi lapang terkait strategi pengendalian hama tikus secara terpadu, penguatan sistem drainase lahan saat curah hujan tinggi, serta penerapan budidaya jagung hibrida yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim. Diharapkan ke depan produktivitas dapat meningkat dan risiko kerugian akibat faktor cuaca maupun hama dapat diminimalisir.

Kegiatan Farmer Field Day ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi hasil, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bersama, berbagi pengalaman, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan petani.


Output/Hasil Kegiatan:

Terlaksananya Farmer Field Day (FFD) Jagung Hibrida seluas 1 Ha.

Diketahuinya hasil ubinan jagung hibrida sebesar 7,4 ton/Ha.

Teridentifikasinya faktor kendala produksi yaitu intensitas hujan tinggi dan serangan hama tikus.

Tersusunnya rekomendasi pengendalian hama tikus dan perbaikan manajemen budidaya pada musim berikutnya.

Terjalinnya sinergi antara Kelompoktani Sagara, Penyuluh Pertanian, dan tim Polsek Caringin dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

[Red_AKw]
-----

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com⁠�
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desapasirbuncir #kelompoktanisagara #polsekcaringin






























PENDAMPINGAN CPCL HAND TRAKTOR JALUR ASPIRASI: CARA STRATEGIS GENJOT PERLUASAN AREAL TANAM PADI SAWAH DI KECAMATAN CARINGIN





Penyuluh Pertanian WKPP Cimande & Penyuluh Pertanian Swadaya Desa Lemahduhur melaksanakan pendampingan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) bagi Kelompoktani yang mengajukan fasilitasi bantuan alat mesin pertanian (alsintan) jenis hand traktor melalui jalur aspirasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengajuan bantuan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil di lapangan serta tepat sasaran.

Pendampingan CPCL ini melibatkan beberapa Kelompoktani, diantaranya:
🔹 Kelompoktani Pohpohan Makmur Desa Lemahduhur, yang dihadiri langsung oleh Ketua Kelompoktani Bang Saepul Mugni (Bang Ucok) sekaligus dipercaya mengkoordinir Kelompoktani lainnya yang telah dipilih dan disetujui dalam pengajuan fasilitasi bantuan hand traktor jalur aspirasi.
🔹 Kelompoktani Berkah Tani Cimande yang kini bernama Kerukunan Tani Cimande Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin, dengan pengajuan oleh Bapak Haji Ujang Hikmatullah.
🔹 Kelompoktani Tani Mekar III Desa Pasirmuncang, diusulkan langsung oleh Ketua Kelompoktani Bapak Jakaria bin Hadi.
🔹 Kelompoktani Sagara Tani Desa Pasirbuncir, diusulkan oleh Ustadz Hilaludin selaku pengurus Kelompoktani.
🔹 Kelompoktani Sari Bumi Mandiri Desa Pasirbuncir, diusulkan langsung oleh Muhamad Jalaludin selaku Ketua Kelompoktani.
🔹 Kelompoktani Alam Tangkil Mandiri Desa Tangkil, diusulkan langsung oleh Bapak Haji Agus Kosasih selaku Ketua Kelompoktani.
🔹 Kelompoktani Tunas Mekar Desa Cideurum, diusulkan langsung oleh Ketua Kelompoktaninya Bapak Asep Saepuloh.
🔹 Kelompoktani Sukamanah Desa Cimande, dihadiri langsung oleh Ketua Kelompoktaninya Babang Ciko.
🔹 Kelompoktani Taruna Mandiri, yang dihadiri langsung oleh Ketua Kelompoktani sekaligus Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Lemahduhur, Kang Hikmatullah alias kang Cuik.

Dalam pembahasan CPCL ini, Penyuluh Pertanian menegaskan bahwa meskipun pengajuan bantuan hand traktor melalui jalur aspirasi, tetap harus mengacu pada kebutuhan nyata di lapangan. Hand traktor yang difasilitasi nantinya diharapkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung percepatan Perluasan Areal Tanam (PAT) dan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah di masing-masing Kelompoktani.

Setelah data CPCL terisi lengkap sesuai kuota yang tersedia, pengurus Kelompoktani segera menyusun proposal pengajuan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Tersusunnya dan terverifikasinya data CPCL pada masing-masing Kelompoktani.
✅ Meningkatnya pemahaman pengurus Kelompoktani terkait mekanisme pengajuan bantuan alsintan jalur aspirasi.
✅ Terbangunnya komitmen pemanfaatan hand traktor untuk percepatan PAT dan peningkatan LTT padi sawah.
✅ Persiapan penyusunan proposal pengajuan sesuai aturan yang berlaku.

[Red_AKw]
-----

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #desacimande #desatangkil #desapasirbuncir #desatangkil #desapasirmuncang #desaciderum #kelompoktanipohpohanmakmur #kelompoktanikerukunantanicimande #kelompoktanisukamanah #kelompoktanitarunamandiri #kelompoktanisagara #kelompoktanisaribumimandiri #kelompoktanitanimekar3 #kelompoktanialamtangkilmandiri #kelompoktanitunasmekar

SEMANGAT BARU PENYULUH PERTANIAN SWADAYA CIBURAYUT, DAMPINGI PETANI HORTIKULTURA

Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kang Cecep, menunjukkan komitmennya dalam mendamping...