Rabu, 11 Februari 2026

POSLUHDES & PEMEKARAN KELOMPOKTANI, LANGKAH NYATA MENGUATKAN KELEMBAGAAN PETANI DESA MUARAJAYA




Bertempat di Sekretariat Gapoktan Maju Jaya Desa Muarajaya Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, telah dilaksanakan pertemuan koordinasi yang dihadiri oleh:
1️⃣ Penyuluh Pertanian Desa Muarajaya
2️⃣ Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Muarajaya Bapak KH. Wandi Irawan
3️⃣ Ketua Gapoktan Maju Jaya, Apih Moch Gumyadi
4️⃣ Perwakilan anggota Kelompoktani Setia Wargi sekaligus tokoh tani Kampung Nyeunang Blok BI, Bapak Ibrahim

Pertemuan ini membahas dua agenda penting dalam rangka penguatan kelembagaan petani di Desa Muarajaya, yaitu:
1️⃣ RENCANA PENUMBUHAN POS PENYULUHAN PEDESAAN (POSLUHDES)
Penyuluh Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Swadaya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Desa Muarajaya terkait rencana penumbuhan Posluhdes sebagai lembaga penyuluhan pertanian di tingkat desa.

Maksud dan tujuan penumbuhan Posluhdes di Desa Muarajaya adalah: ✅ Mendekatkan layanan penyuluhan kepada petani secara lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.
✅ Menjadi pusat informasi, konsultasi, dan pembelajaran petani di tingkat desa.
✅ Meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan, demplot, dan pertemuan rutin.
✅ Menguatkan sinergi antara penyuluh, pemerintah desa, dan kelembagaan petani.
✅ Mendukung percepatan program pembangunan pertanian di wilayah Desa Muarajaya.

Dengan adanya Posluhdes, diharapkan proses transfer teknologi, informasi inovasi pertanian, serta pendampingan usaha tani dapat berjalan lebih optimal dan terarah.

2️⃣ PEMEKARAN & PEREMAJAAN KELOMPOKTANI TARUNA JAYA
Agenda kedua yaitu rencana pemekaran Kelompoktani Setia Wargi melalui peremajaan dan pengaktifan kembali Kelompoktani Taruna Jaya yang selama ini berstatus tidak aktif.

Kelompoktani Taruna Jaya akan diaktifkan kembali melalui sebagian anggota Kelompoktani Setia Wargi, khususnya petani padi sawah di Kampung Nyeunang Blok BI. Sebelumnya, kelompok tersebut tidak aktif karena sebagian besar anggotanya beralih profesi akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan pabrik.

Manfaat pemekaran dan peremajaan kelompoktani ini antara lain:
✅ Meningkatkan efektivitas pembinaan dan pendampingan karena jumlah anggota lebih proporsional.
✅ Menghidupkan kembali kelembagaan tani yang sempat vakum sehingga akses program pemerintah dapat kembali terbuka.
✅ Mempermudah akses bantuan sarana produksi, pelatihan, dan program pemberdayaan petani.
✅ Meningkatkan semangat dan regenerasi petani padi sawah di wilayah Kampung Nyeunang Blok BI.
✅ Memperkuat posisi tawar petani dalam pengembangan usaha tani dan pemasaran hasil pertanian.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjaga eksistensi petani padi sawah di tengah tantangan alih fungsi lahan dan dinamika pembangunan wilayah.

📌 OUTPUT / HASIL KEGIATAN:
✔ Terbangunnya komitmen bersama untuk menumbuhkan Posluhdes di Desa Muarajaya.
✔ Disepakatinya rencana koordinasi dengan Pemerintah Desa terkait pembentukan Posluhdes.
✔ Tersusunnya rencana pemekaran dan peremajaan Kelompoktani Taruna Jaya.
✔ Meningkatnya sinergi antara penyuluh, PPS, pengurus Gapoktan, dan tokoh tani.
✔ Penguatan kelembagaan petani sebagai fondasi pembangunan pertanian berkelanjutan.

Semoga langkah ini menjadi awal penguatan kelembagaan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di Desa Muarajaya.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #gapoktanmajujaya




IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DAN PERSIAPAN PENGUBINAN PADI SAWAH DI KELOMPOKTANI MANDIRI DESA CINAGARA



Penyuluh Pertanian Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Ibu Deudeu SH, SP., melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan dalam rangka Identifikasi Potensi Wilayah di Kelompoktani Mandiri Desa Cinagara.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan memetakan potensi sumber daya pertanian yang ada, mulai dari kondisi lahan, pertumbuhan tanaman padi, penerapan teknologi budidaya, hingga kesiapan petani dalam menghadapi masa panen. Melalui identifikasi ini, diharapkan perencanaan kegiatan pertanian dapat dilakukan secara tepat, terarah, dan berbasis data di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan koordinasi dan perencanaan kegiatan pengubinan padi sawah yang akan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026. Pengubinan merupakan langkah penting untuk mengetahui estimasi produktivitas hasil panen secara lebih akurat, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi dan perencanaan peningkatan produksi ke depan.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari anggota Kelompoktani Mandiri yang siap mendukung pelaksanaan pengubinan esok hari.

Output/Hasil Kegiatan:

Teridentifikasinya potensi wilayah pertanian di Kelompoktani Mandiri Desa Cinagara.

Tersusunnya rencana pelaksanaan pengubinan padi sawah pada tanggal 12 Februari 2026.

Meningkatnya koordinasi dan kesiapan petani dalam pelaksanaan pengubinan.

Terkumpulnya data awal sebagai bahan evaluasi produktivitas padi sawah.

Dengan sinergi antara penyuluh dan petani, diharapkan produktivitas padi sawah di Desa Cinagara terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

[Red_AKw]
----

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacinagara #kelompoktanimandiri

PERSIAPAN UMUM KEGIATAN BINDA: LANGKAH AWAL PENYULUH PERTANIAN WUJUDKAN DESA SEHAT DAN BERDAYA



Penyuluh Pertanian melaksanakan Persiapan Umum Kegiatan BINDA melalui koordinasi awal bersama Kepala Desa Cimande Hilir dalam hal ini Ketua TP PKK Desa Cimande Hilir yaitu Ibu Jameela Bisyir, serta ketua KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir, kader Rumah Sehat, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan difokuskan pada identifikasi potensi dan masalah, meliputi KWT (SDM, lahan, dan olahan) serta Rumah Sehat (sanitasi dan PHBS). Selanjutnya dilakukan penentuan tujuan BINDA, yaitu penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan KWT, dan peningkatan kesehatan keluarga.

Dalam tahap penyusunan rencana kegiatan, disepakati pelaksanaan penyuluhan dan demplot, penentuan jadwal dan lokasi, serta indikator keberhasilan. Persiapan KWT Embun Pagi diarahkan pada pendataan anggota, pemanfaatan pekarangan, pelatihan dan alat, serta pengembangan produk olahan. Sementara itu, persiapan Rumah Sehat menitikberatkan pada kebersihan lingkungan, pemanfaatan TOGA, gizi dan PHBS, serta penyediaan media edukasi.

Melalui strategi sukses BINDA yang mencakup praktik langsung, pendampingan berkelanjutan, pelibatan perempuan, serta integrasi pangan dan kesehatan, diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

HASIL KEGIATAN / OUTPUT

Terlaksananya koordinasi awal dengan Pemerintah Desa, Ketua KWT, kader Rumah Sehat, dan tokoh masyarakat.

Teridentifikasinya potensi dan permasalahan KWT (SDM, lahan, olahan) serta Rumah Sehat (sanitasi dan PHBS).

Ditetapkannya tujuan kegiatan BINDA: ketahanan pangan, pemberdayaan KWT, dan kesehatan keluarga.

Tersusunnya rencana kegiatan meliputi penyuluhan, demplot, jadwal, lokasi, dan indikator keberhasilan.

Siapnya KWT Embun Pagi dalam pendataan anggota, pemanfaatan pekarangan, pelatihan, serta pengembangan produk olahan.

Siapnya Rumah Sehat dalam penerapan kebersihan lingkungan, pemanfaatan TOGA, gizi dan PHBS, serta media edukasi.

Tersusunnya strategi sukses BINDA melalui praktik langsung, pendampingan berkelanjutan, pelibatan perempuan, dan integrasi pangan serta kesehatan.

[Red_AKw]
------

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #sudaru_sudaryono #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kwtembunpagi #binda








Selasa, 10 Februari 2026

IDENTIFIKASI DAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT JAGUNG MANIS DI KELOMPOKTANI POHPOHAN MAKMUR



Penyuluh Pertanian Desa Lemahduhur bersama Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Caringin, Kang Beni Muhibbin, melaksanakan kunjungan lapangan ke Kelompoktani Pohpohan Makmur yang diketuai oleh Bapak Saeful Mugni (Bang Ucok).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut laporan petani terkait serangan hama dan penyakit pada tanaman jagung manis yang menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal dan penurunan hasil produksi.

Berdasarkan hasil identifikasi langsung di lapangan, ditemukan dua permasalahan utama, yaitu penyakit bulai dan serangan hama ulat daun/ulat grayak.

Penyakit bulai disebabkan oleh jamur Peronosclerospora sp. dengan ciri daun belang kuning pucat hingga putih memanjang, pertumbuhan tanaman terhambat, tanaman kerdil, serta tongkol tidak terbentuk atau kosong. Penyakit ini umumnya menyerang sejak fase awal pertumbuhan tanaman dan dipicu oleh penggunaan benih tanpa perlakuan fungisida, kelembapan tinggi, curah hujan yang sering, penanaman jagung tanpa rotasi, serta sisa tanaman sakit yang tidak dimusnahkan.

Selain itu, ditemukan pula serangan hama ulat daun yang diduga kuat merupakan ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda) atau ulat daun (Spodoptera litura). Gejala serangan berupa daun berlubang tidak beraturan, adanya kotoran ulat di permukaan daun, hingga daun rusak berat. Ledakan hama dipengaruhi oleh musim hujan, gulma di sekitar lahan, pola tanam tidak serempak, serta kurangnya pengendalian sejak dini.

Sebagai langkah penanggulangan, disampaikan bahwa tanaman yang telah terserang bulai berat tidak dapat disembuhkan, sehingga perlu segera dicabut dan dimusnahkan agar tidak menjadi sumber penularan. Pada tanaman sehat di sekitarnya dilakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan fungisida sistemik serta penerapan pola tanam yang lebih baik ke depan.

Untuk pengendalian hama ulat, petani diarahkan melakukan pengambilan ulat secara manual pada serangan ringan, penyemprotan insektisida sesuai anjuran bila serangan meningkat, serta penerapan pengendalian ramah lingkungan dengan memanfaatkan pestisida nabati dan menjaga keberadaan musuh alami.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan dan edukasi kepada petani agar mampu mengenali gejala sejak dini serta menerapkan pengendalian hama dan penyakit tanaman secara tepat dan berkelanjutan.


OUTPUT / HASIL KEGIATAN:

Petani mampu mengenali gejala penyakit bulai dan hama ulat pada tanaman jagung manis

Diperolehnya hasil identifikasi penyebab kerusakan tanaman secara langsung di lapangan

Petani memahami bahwa penyakit bulai bersifat tidak dapat disembuhkan dan harus dicegah

Petani memperoleh rekomendasi teknis pengendalian hama dan penyakit sesuai kondisi lapang

Meningkatnya kesadaran petani dalam penerapan budidaya jagung manis yang sehat dan berkelanjutan

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanipohpohanmakmur














SEHARI JADI PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL), NGAPAIN AJA SIH?

 



Sehari penuh aktivitas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dijalani untuk memastikan informasi, pendampingan, dan solusi pertanian benar-benar sampai ke petani. Mulai dari pagi hingga malam, kegiatan dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui koordinasi daring maupun pendampingan langsung di lapangan.

Pada pagi hari, kegiatan diawali dengan mengikuti zoom apel nasional, penyusunan laporan LTT, GKP, jagung, pupuk, dan LCS serta rapat atau diskusi secara online. Selain itu dilakukan pendalaman dan penyampaian informasi pertanian sebagai bekal pendampingan di lapangan.

Siang hari, penyuluh turun langsung ke lapangan melakukan anjangsana ke rumah petani, ke kebun, ladang, kandang dan ke sawah. Berbagai permasalahan pertanian didengar dan didiskusikan bersama petani, sekaligus memberikan solusi, implikasi, serta menyampaikan informasi pertanian yang dibutuhkan petani.

Sore hari, hasil kunjungan lapangan dicatat sebagai bahan evaluasi dan rencana kunjungan berikutnya. Dokumentasi lapangan juga dilakukan melalui pengambilan foto berbasis geo tagging sebagai laporan hasil dan bukti informasi.

Malam hari, penyuluh kembali mencatat dan merekap hasil kunjungan lapangan, melakukan evaluasi, serta merencanakan kegiatan untuk hari berikutnya. “Kalau gak selalu kelihatan, bukan berarti gak dikerjakan.”

OUTPUT / HASIL KEGIATAN JEJAK PENYULUH:
• Tersusunnya laporan LTT, GKP, jagung, pupuk dan LCS
• Tersampaikannya informasi pertanian kepada petani secara langsung
• Teridentifikasinya permasalahan pertanian di lapangan
• Tercatatnya hasil kunjungan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut
• Tersedianya dokumentasi lapangan berbasis geo tagging sebagai bukti kegiatan

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #sudaru_sudaryono #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #wkppmuarajaya #wkppcimande


Sabtu, 07 Februari 2026

PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOKTANI MELALUI IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DAN PENGGALIAN PERMASALAHAN DI DESA CIMANDE




Pertemuan pengurus tiga Kelompoktani yang ada di Desa Cimande telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas petani. Adapun Kelompoktani yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Kelompoktani Sukagalih yang diketuai oleh Bapak Barjang, Kelompoktani Ciung Wanara yang diketuai oleh Bapak Tobi, serta Kelompoktani Tumpang Sari Maju yang diketuai oleh Bapak Didi.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian melakukan identifikasi potensi wilayah serta penggalian permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing Kelompoktani. Identifikasi potensi wilayah menjadi langkah penting untuk mengetahui sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun peluang pengembangan usaha tani dan ternak yang dapat dimaksimalkan.

Sementara itu, penggalian permasalahan dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata terkait kendala teknis, manajerial, kelembagaan, hingga pemasaran yang dihadapi oleh petani di lapangan.
Melalui proses analisis terhadap potensi dan permasalahan tersebut, Penyuluh Pertanian dapat merumuskan solusi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi wilayah kerja. Hal ini penting agar program dan kegiatan pendampingan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan petani, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian Kelompoktani dalam mengelola usaha taninya.

Kegiatan pertemuan ini didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian Desa Cimande serta Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Peternakan Kecamatan Caringin, Bapak Iyer Suherman. Pada kesempatan tersebut, beliau turut memberikan pendampingan dan pembinaan terkait kelembagaan kelompok ternak, mengingat ketiga Kelompoktani selain mengembangkan tanaman pertanian juga membudidayakan ternak seperti kambing, domba, ayam, dan itik. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi usaha tani dan ternak, memperkuat kelembagaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Desa Cimande.


Output / Hasil Kegiatan:

Teridentifikasinya potensi wilayah pertanian dan peternakan di Desa Cimande.

Terpetakannya permasalahan utama yang dihadapi masing-masing Kelompoktani.

Tersusunnya bahan analisis awal sebagai dasar penyusunan solusi dan program pendampingan.

Meningkatnya pemahaman pengurus Kelompoktani tentang pentingnya kelembagaan yang kuat dan terintegrasi antara usaha tani dan ternak.

Terjalinnya sinergi antara Penyuluh Pertanian, PPS Peternakan, dan Kelompoktani dalam upaya pengembangan pertanian berkelanjutan.

[Red_AKw]










-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimande #kelompoktanitumpangsarimaju #kelompoktaniciungwanara #kelompoktanisukagalih

Jumat, 06 Februari 2026

LAUNCHING PENANAMAN POHON HUTAN KOTA, WUJUD NYATA KOMITMEN LINGKUNGAN HIJAU DI KECAMATAN CARINGIN




Berbagai unsur Forkompincam turut menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Launching Penanaman Pohon Hutan Kota yang diselenggarakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Kp. Bendungan RT 04/02 Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Bogor tentang percepatan pelaksanaan program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di setiap kecamatan di Kabupaten Bogor. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah pedesaan maupun perkotaan.


Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian bersama UPT Pertanian Wilayah VII yang turut dihadiri langsung oleh Kepala UPT yaitu Ibu Tjiejie Farida mendukung pelaksanaan penanaman pohon sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan, manfaat pohon bagi pertanian berkelanjutan, serta peran hutan kota dalam menjaga sumber daya air dan kesuburan tanah.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, melibatkan unsur pemerintah, lembaga, serta masyarakat Kecamatan Caringin sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.




OUTPUT / HASIL KEGIATAN:


Terlaksananya kegiatan launching penanaman pohon hutan kota di Kecamatan Caringin.


Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan.


Terjalinnya sinergi antara pemerintah, instansi pertanian, dan masyarakat dalam mendukung program lingkungan hidup.


Mendukung upaya pembangunan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.




[Red_AKw]

-----


Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #hutankota

POSLUHDES & PEMEKARAN KELOMPOKTANI, LANGKAH NYATA MENGUATKAN KELEMBAGAAN PETANI DESA MUARAJAYA

Bertempat di Sekretariat Gapoktan Maju Jaya Desa Muarajaya Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, telah dilaksanakan pertemuan koordinasi yang...