Jumat, 12 Juni 2026

MONITORING LTT PADI SAWAH: OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANTUAN BENIH INPARI 32 UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PADI DI DESA CARINGIN



Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Sawah di Kelompoktani Suka Tani III, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada hari Jum'at pagi.


Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, telah dilakukan penanaman padi sawah varietas Ciherang seluas 0,3 hektare di lahan sawah milik Ketua Kelompoktani Suka Tani III, yaitu Bapak Nurdin Prihatnadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan tanam guna mendukung peningkatan produksi padi dan ketahanan pangan berkelanjutan.


Kelompoktani Suka Tani III memperoleh fasilitasi bantuan benih padi inbrida varietas Inpari 32 untuk luasan 10 hektare. Bantuan benih tersebut sangat dibutuhkan oleh para petani anggota kelompok sebagai dukungan dalam meningkatkan produktivitas usaha tani padi sawah. Namun demikian, penyaluran bantuan benih mengalami keterlambatan sehingga sebagian besar petani telah lebih dahulu melaksanakan kegiatan tanam menggunakan benih yang telah tersedia.


Meskipun demikian, beberapa petani masih berada pada tahap penyemaian benih dan pengolahan lahan sehingga sebagian bantuan benih Inpari 32 tetap dapat dimanfaatkan pada musim tanam saat ini. Sementara sebagian lainnya akan digunakan pada musim tanam berikutnya karena lahan sawah telah ditanami.


Dengan total luas lahan sawah anggota Kelompoktani Suka Tani III sekitar 10 hektare, diharapkan bantuan benih varietas Inpari 32 dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi di wilayah Desa Caringin.


Output/Hasil Kegiatan:


1. Terlaksananya monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah di Kelompoktani Suka Tani III.

2. Terdokumentasikannya realisasi tanam padi sawah varietas Ciherang seluas 0,3 hektare.

3. Teridentifikasinya pemanfaatan bantuan benih padi varietas Inpari 32 seluas 10 hektare oleh anggota kelompok tani.

4. Meningkatnya koordinasi antara penyuluh pertanian dan petani dalam percepatan tanam padi sawah.

5. Tersusunnya data perkembangan tanam sebagai bahan pelaporan dan evaluasi kegiatan pertanian di wilayah binaan.

6. Petani memperoleh pendampingan teknis terkait pemanfaatan bantuan benih untuk musim tanam berjalan maupun musim tanam berikutnya.


[Red_AKw]

------

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3

























Kamis, 11 Juni 2026

MONITORING LTT PADI SAWAH DAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANTUAN BENIH INPARI 32 DI KELOMPOKTANI SUKAGALIH



Dalam rangka mendukung program peningkatan produksi pangan nasional dan menuju swasembada pangan berkelanjutan, Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Sawah di Kelompoktani Sukagalih, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.


Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, seluas 3 hektare lahan sawah milik Bapak Haji Uki yang juga merupakan salah satu pengurus Kelompoktani Sukagalih telah ditanami padi sawah varietas Ciherang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan tanam serta pemantauan perkembangan budidaya padi di wilayah binaan.


Kelompoktani Sukagalih yang diketuai oleh Bapak Barjang juga memperoleh fasilitasi bantuan benih padi inbrida varietas Inpari 32 untuk areal seluas 10 hektare. Bantuan benih tersebut sangat dibutuhkan oleh para petani anggota kelompok dalam mendukung peningkatan produktivitas usaha tani padi. Namun demikian, penyaluran bantuan benih Inpari 32 diterima setelah sebagian besar petani melakukan kegiatan tanam. Oleh karena itu, sebagian bantuan benih akan dimanfaatkan pada musim tanam saat ini oleh petani yang masih dalam tahap persemaian dan pengolahan lahan, sedangkan sebagian lainnya akan digunakan pada musim tanam berikutnya.


Kelompoktani Sukagalih memiliki total luas lahan sawah sekitar 15 hektare dan lahan darat/kebun sekitar 25 hektare. Selain budidaya padi sawah, para petani juga aktif mengembangkan berbagai komoditas pertanian seperti jagung, ubi, kacang panjang, tomat, cabai, serta aneka sayuran daun sebagai upaya diversifikasi usaha tani dan peningkatan pendapatan petani.


Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan perkembangan pertanaman padi dapat terus terpantau, pemanfaatan bantuan sarana produksi berjalan optimal, serta produktivitas pertanian di wilayah Desa Cimande Hilir semakin meningkat.


Output/Hasil Kegiatan:

✅ Terlaksananya monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah seluas 3 hektare varietas Ciherang di lahan anggota Kelompoktani Sukagalih.

✅ Teridentifikasinya pemanfaatan bantuan benih padi Inpari 32 seluas 10 hektare yang akan digunakan pada musim tanam berjalan dan musim tanam berikutnya.

✅ Terhimpunnya data perkembangan pertanaman padi dan kondisi lahan sawah anggota kelompok tani.

✅ Meningkatnya koordinasi antara petani, pengurus kelompok tani, dan Penyuluh Pertanian dalam mendukung program peningkatan produksi pangan.

✅ Tersusunnya informasi potensi usaha tani anggota kelompok yang mengelola lahan sawah 15 hektare dan lahan darat/kebun 25 hektare dengan berbagai komoditas pertanian.


[Red_AKw]

-----

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimande #kelompoktanisukagalih











Selasa, 09 Juni 2026

KELOMPOKTANI POHPOHAN MAKMUR DESA LEMAHDUHUR TERIMA BANTUAN BENIH PADI INPARI 32 UNTUK 10 HA: DUKUNG PRODUKTIVITAS PADI, TINGKATKAN SEMANGAT PETANI



Kelompoktani Pohpohan Makmur Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menerima fasilitasi bantuan benih padi inbrida varietas Inpari 32 untuk luasan lahan seluas 10 hektare. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung peningkatan produktivitas padi sawah serta mendorong semangat petani dalam meningkatkan hasil usaha taninya.

Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian setempat menyampaikan berbagai keunggulan dan karakteristik varietas padi Inpari 32 kepada para anggota kelompoktani. Varietas Inpari 32 dikenal memiliki potensi hasil yang tinggi, umur tanaman relatif genjah, memiliki kualitas beras yang baik, serta cukup adaptif pada lahan sawah irigasi. Selain itu, varietas ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap beberapa hama dan penyakit utama tanaman padi sehingga dapat mendukung keberhasilan budidaya dan meningkatkan produktivitas lahan.

Ketua Kelompoktani Pohpohan Makmur, Bang Ucok, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fasilitasi bantuan benih padi Inpari 32 yang diberikan kepada petani di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu petani yang selama ini membudidayakan padi sawah karena dapat mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan motivasi petani untuk terus berusaha meningkatkan hasil panen.

Melalui kegiatan ini diharapkan bantuan benih yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Caringin.

Output/Hasil Kegiatan:
✅ Tersalurkannya bantuan benih padi Inbrida Varietas Inpari 32 untuk luasan 10 hektare kepada Kelompoktani Pohpohan Makmur.
✅ Meningkatnya pengetahuan petani mengenai karakteristik dan keunggulan varietas Inpari 32.
✅ Meningkatnya motivasi dan semangat petani dalam melakukan budidaya padi sawah.
✅ Mendukung upaya peningkatan produktivitas dan produksi padi di wilayah Desa Lemahduhur.
✅ Terjalinnya sinergi yang baik antara petani dan penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian.


[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanipohpohanmakmur




PENDAMPINGAN BUDIDAYA KACANG PANJANG DAN MENTIMUN, PPS DESA CIHERANG PONDOK DORONG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI



Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciherang Pondok, Reni Natalia, melaksanakan kegiatan kunjungan dan pendampingan usaha tani kepada petani yang tergabung dalam Kelompoktani Tani Mukti 2, Desa Ciherang Pondok. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani hortikultura secara optimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, PPS melakukan monitoring terhadap perkembangan budidaya kacang panjang dan mentimun yang saat ini tengah diusahakan oleh Kelompoktani Tani Mukti 2 yang diketuai oleh Bapak Aep Saepudin. Tanaman kacang panjang yang dibudidayakan pada lahan seluas 0,5 hektare saat ini telah memasuki masa panen ketiga dengan kondisi pertumbuhan dan produksi yang cukup baik. Sementara itu, tanaman mentimun yang dibudidayakan pada hamparan lahan yang sama saat ini memasuki umur 20 Hari Setelah Tanam (HST).

Dalam sesi diskusi dan obrolan santai bersama petani, PPS Desa Ciherang Pondok menyampaikan bahwa tanaman mentimun pada umur 20 HST membutuhkan perawatan yang cukup intensif agar pertumbuhan vegetatif dan generatif dapat berlangsung optimal. Beberapa tindakan pemeliharaan yang perlu dilakukan antara lain penyulaman apabila terdapat tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal, penyiangan gulma di sekitar tanaman, pembumbunan untuk memperkokoh perakaran, pengikatan tanaman pada ajir atau lanjaran, pemangkasan tunas tidak produktif, serta pemupukan susulan dengan memperhatikan kebutuhan unsur hara tanaman.

Selain itu, petani juga diingatkan untuk melakukan pengamatan rutin terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti kutu daun, thrips, lalat buah, maupun penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Pengendalian dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengaturan irigasi dan drainase lahan juga menjadi perhatian penting agar kelembapan tanah tetap terjaga tanpa menyebabkan genangan yang dapat memicu serangan penyakit.

Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan petani mampu menerapkan teknik budidaya yang baik dan benar sehingga produktivitas serta kualitas hasil panen dapat terus meningkat dan memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi petani.



Output/Hasil Kegiatan:

Terlaksananya kegiatan kunjungan dan pendampingan usaha tani oleh PPS Desa Ciherang Pondok.

Meningkatnya pengetahuan petani mengenai teknik pemeliharaan tanaman mentimun umur 20 HST.

Petani memahami pentingnya pemupukan susulan, pengikatan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, dan pengendalian OPT secara terpadu.

Terlaksananya monitoring perkembangan budidaya kacang panjang yang telah memasuki panen ke-3.

Meningkatnya motivasi petani dalam menerapkan budidaya hortikultura yang baik dan sesuai anjuran teknis.

Terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara PPS dengan anggota Kelompoktani Tani Mukti 2.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanitanimukti2

Minggu, 07 Juni 2026

PERMENTAN NOMOR 67 TAHUN 2016 MENJADI KUNCI TERWUJUDNYA KELOMPOKTANI YANG MANDIRI, PROFESIONAL, DAN SESUAI REGULASI



📍 Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor


Pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, telah dilaksanakan pertemuan anggota Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Babakan Selaawi, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dengan agenda utama Peremajaan Kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III.


Sebelum pelaksanaan musyawarah peremajaan kepengurusan, Penyuluh Pertanian Desa Caringin memberikan penyuluhan mengenai Regulasi Kepengurusan Kelompoktani yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/PERMENTAN/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.


Dalam penyuluhan tersebut disampaikan bahwa berdasarkan Lampiran Permentan Nomor 67 Tahun 2016 Bab II tentang Penumbuhan dan Pengembangan Kelompoktani, pengurus kelompoktani terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan seksi-seksi sesuai kebutuhan kelompok dengan ketentuan tidak berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), PNS, maupun Pamong/Perangkat Desa.


Ketentuan tersebut bertujuan agar kelompoktani benar-benar dikelola oleh petani, menghindari konflik kepentingan dalam penyaluran bantuan pemerintah, serta menjaga independensi kelembagaan petani yang dibentuk dari, oleh, dan untuk petani.


Melalui musyawarah dan mufakat yang dihadiri oleh sebagian besar anggota Kelompoktani Suka Tani III, telah disepakati susunan kepengurusan baru Kelompoktani Suka Tani III masa jabatan 7 Juni 2026 s.d 7 Juni 2031 sebagai berikut:


🔹 Ketua : Nurdin Prihatnadi

🔹 Sekretaris : Endang Abdul Haris

🔹 Bendahara : H. Ridwan (Jumhadi)


Seksi-seksi:

▪️ Produksi dan Budidaya : Subandi

▪️ Sarana Produksi (Saprotan) : Mamat

▪️ Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) : RT. Hakim

▪️ Pengairan dan Konservasi Lahan : H. Ujang

▪️ Pemasaran dan Kemitraan : Omay

▪️ Humas dan Pengembangan SDM : Dadang


Sebagai tindak lanjut hasil musyawarah tersebut, Penyuluh Pertanian Desa Caringin akan segera menyusun Berita Acara Peremajaan Kepengurusan sebagai dasar pengajuan SK Pengukuhan Kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III kepada Kepala Desa Caringin untuk masa bakti periode 7 Juni 2026 sampai dengan 7 Juni 2031.


Selain agenda peremajaan kepengurusan, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pendistribusian bantuan Benih Padi Inbrida Varietas Inpari 32 dan Pupuk Hayati Cair Ekstragen kepada anggota Kelompoktani Suka Tani III sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas usaha tani dan penguatan kelembagaan petani.


Semoga dengan kepengurusan yang baru, Kelompoktani Suka Tani III semakin solid, aktif, mandiri, serta mampu menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, dan pengembangan usaha tani yang lebih maju dan berkelanjutan.


📌 Output/Hasil Kegiatan:

✅ Meningkatnya pemahaman anggota kelompok tani mengenai regulasi kepengurusan sesuai Permentan Nomor 67 Tahun 2016.

✅ Terlaksananya peremajaan kepengurusan Kelompoktani Suka Tani III secara demokratis melalui musyawarah dan mufakat.

✅ Terbentuknya susunan kepengurusan baru yang sesuai dengan ketentuan kelembagaan petani.

✅ Tersusunnya rencana pembuatan Berita Acara Peremajaan Kepengurusan sebagai dasar pengajuan SK Pengukuhan Kelompoktani.

✅ Tersalurkannya bantuan Benih Padi Inpari 32 dan Pupuk Hayati Cair Ekstragen kepada anggota Kelompoktani Suka Tani III.

✅ Meningkatnya kesiapan kelembagaan Kelompoktani Suka Tani III dalam mendukung program pembangunan pertanian di tingkat desa.


[Red_AKw]

-----

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3 #permentan67_2016





















MONITORING LTT PADI SAWAH: OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANTUAN BENIH INPARI 32 UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PADI DI DESA CARINGIN

Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Sawah di Kelompoktani Suka Tani III, Desa Caringin, Kecamat...