Minggu, 02 Agustus 2026

TANAMAN SUDAH HIJAU, TAPI KENAPA ANAKANNYA BELUM BANYAK? JANGAN SALAH MENILAI KONDISI PADI

Warna daun padi yang hijau sering kali dianggap sebagai tanda bahwa pemupukan sudah berhasil. Padahal, kondisi tersebut belum tentu menunjukkan pertumbuhan tanaman yang optimal. Daun hijau memang menandakan tanaman memperoleh unsur nitrogen, namun pembentukan anakan yang banyak juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur fosfor, kalium, serta kondisi perakaran yang sehat agar penyerapan unsur hara berlangsung secara maksimal.

Melalui kegiatan Penyuluhan Digital ini, Penyuluh mengajak petani agar tidak hanya berpatokan pada warna daun sebagai indikator keberhasilan pemupukan. Pemupukan berimbang sesuai kebutuhan tanaman dan fase pertumbuhan merupakan kunci untuk mendorong pembentukan anakan yang produktif, meningkatkan pertumbuhan tanaman, serta mendukung hasil panen yang lebih optimal.

🌱 Sudah pernah mengalami kondisi seperti ini di lahan? Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.

[Red_AKw]
--------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh


KKN BERKOLABORASI DENGAN KWT EMBUN PAGI, WUJUDKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA CIMANDE HILIR



Semangat kolaborasi antara Penyuluh Pertanian, Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi, Pemerintah Desa Cimande Hilir, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi langkah nyata dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Pada pertemuan kali ini, Penyuluh Pertanian melaksanakan pendampingan kegiatan KKN yang diikuti oleh 17 mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selama satu bulan. Salah satu fokus kegiatan mereka adalah pengembangan usaha tani dan pascapanen bersama KWT Embun Pagi.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa bersama anggota KWT Embun Pagi akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, di antaranya penanaman aloevera, panen sayuran hidroponik, pembuatan jelly aloevera sebagai produk olahan bernilai tambah, serta penanaman berbagai tanaman buah. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, sekaligus menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cimande Hilir, Ibu Jameela Bisyir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada 17 mahasiswa KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Beliau berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan semangat baru, ide-ide kreatif, serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Cimande Hilir. Menurut beliau, sinergi antara mahasiswa, Penyuluh Pertanian, KWT Embun Pagi, PKK, dan pemerintah desa diharapkan mampu menghasilkan program-program yang berdampak positif, seperti penguatan budidaya pertanian, pengolahan hasil pertanian, penghijauan melalui penanaman tanaman buah, edukasi lingkungan, serta peningkatan kapasitas masyarakat sehingga manfaat kegiatan KKN dapat terus dirasakan meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kwtembunpagi #uinsyarifhidayatullah







Sabtu, 01 Agustus 2026

B2SA ESTETIK, LANGKAH NYATA MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN DAN WISATA EDUKASI DI DESA LEMAHDUHUR



Penyuluh Pertanian & PPS Desa Lemahduhur bersama tim dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor serta Kader Ketahanan Pangan Kecamatan Caringin melaksanakan kegiatan monitoring program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Kelompoktani Hijau Subur Makmur yang berlokasi di Kampung Nangleng, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Monitoring dilakukan pada beberapa sarana pendukung program B2SA, meliputi lahan demplot B2SA, kandang ayam petelur, kolam ikan air tawar, serta area yang akan dikembangkan menjadi Taman B2SA.

Hasil monitoring menitikberatkan pada percepatan pembangunan Taman B2SA di lokasi yang telah ditentukan, yaitu di dekat saung sekretariat Kelompoktani. Taman tersebut dirancang dengan konsep yang estetik, edukatif, dan nyaman sebagai ruang publik yang mampu menarik perhatian masyarakat. Konsep taman akan memadukan beragam tanaman sayuran, tanaman obat keluarga, tanaman buah, kolam ikan sebagai sarana edukasi perikanan, area swafoto (spot foto) yang menarik, serta gazebo dan area bersantai bergaya ala kafe lengkap dengan tempat duduk yang nyaman sebagai titik kumpul masyarakat. Dengan konsep tersebut, Taman B2SA diharapkan menjadi destinasi edukasi pangan sekaligus ruang interaksi sosial sehingga pengunjung merasa betah berlama-lama menikmati suasana yang asri, sejuk, dan produktif.

Penyuluh Pertanian setempat menyampaikan bahwa Taman B2SA agar dibangun semenarik mungkin layaknya sebuah taman modern dengan nuansa kafe terbuka yang mengedepankan keindahan lanskap, kenyamanan, dan fungsi edukasi. Kehadiran taman ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, sekaligus menjadi contoh pemanfaatan pekarangan yang produktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Lemahduhur.

_*Kesimpulan:*_
Monitoring program B2SA menjadi langkah evaluasi sekaligus penyempurnaan pengembangan kawasan pangan berbasis masyarakat. Dengan konsep Taman B2SA yang estetik, edukatif, dan nyaman, diharapkan Kelompoktani Hijau Subur Makmur dapat menjadi percontohan kawasan ketahanan pangan yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjadi pusat edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Caringin.


[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanihijausuburmakmur


















Jumat, 31 Juli 2026

DEMPLOT PM-AAS DI BLOK BENDUNGAN: LANGKAH NYATA MENUJU PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI DI KECAMATAN CARINGIN



Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan demplot budidaya padi sawah menggunakan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Kelompoktani Bendungan, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tepatnya di lahan milik Bapak Cece. Demplot dilaksanakan pada lahan seluas 200 m² dengan menggunakan varietas Inpari 32. Benih terlebih dahulu melalui proses perendaman selama 1 malam, kemudian diangin-anginkan selama 1 malam sebelum ditanam. Sebelum proses tanam, lahan telah diolah dan diberikan pupuk kandang sebanyak kurang lebih 400 kg (setara dosis sekitar 20 ton/ha) sebagai pupuk dasar. Penanaman dilakukan secara manual pada kondisi lahan macak-macak dengan pengaturan jarak tanam 3 cm antar tanaman, 25 cm antar baris, serta sistem legowo setiap 4 baris dengan jarak 50 cm.

Menurut Bapak Cece dan Bapak Doel, pada lahan seluas 200 m² biasanya hanya diperlukan sekitar 1,5 kg benih padi. Namun, pada penerapan metode PM-AAS kali ini kebutuhan benih meningkat menjadi hampir 3 kg. Meskipun penggunaan benih lebih banyak, pola tanam yang diterapkan diharapkan mampu menghasilkan populasi tanaman yang lebih optimal, pertumbuhan lebih seragam, serta memberikan potensi peningkatan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan metode budidaya konvensional.

Berdasarkan hasil poligonisasi, luas areal sawah di Blok Bendungan mencapai 7,31 hektare. Apabila hasil demplot PM-AAS ini menunjukkan produktivitas yang memuaskan, maka metode budidaya tersebut direncanakan akan diterapkan secara bertahap pada seluruh areal persawahan di Blok Bendungan sebagai upaya meningkatkan produksi padi, efisiensi budidaya, serta mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Caringin.

_*Kesimpulan:*_
Kegiatan demplot budidaya padi sawah metode PM-AAS di Kelompoktani Bendungan menjadi langkah awal dalam penerapan teknologi budidaya modern yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi. Keberhasilan demplot ini akan menjadi dasar pengembangan metode PM-AAS pada seluruh areal sawah Blok Bendungan seluas 7,31 hektare sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani dan mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Bogor.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #kelompoktanibendungan









Kamis, 30 Juli 2026

PUSAT PENYULUHAN PERTANIAN ADAKAN RAPAT KOORDINASI PENYULUH PERTANIAN SE-KABUPATEN DAN KOTA BOGOR UNTUK PERKUAT SINERGI PROGRAM



Kementerian Pertanian melalui Pusat Penyuluhan Pertanian mengundang seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten dan Kota Bogor untuk mengikuti Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB di Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses peralihan PPL dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan menyinkronkan tata kerja, menyelaraskan program, serta memperkuat koordinasi pelaksanaan tugas penyuluhan di lapangan. Sejumlah materi strategis disampaikan, antara lain kebijakan kepegawaian penyuluh, kebijakan dan payung hukum pupuk bersubsidi, serta mekanisme teknis penyaluran pupuk bersubsidi yang akan dipaparkan oleh narasumber dari Kementerian Pertanian.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh Penyuluh Pertanian memiliki pemahaman yang sama terhadap kebijakan terbaru, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pendampingan kepada petani serta mendukung keberhasilan pembangunan pertanian nasional secara berkelanjutan.

[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh








Rabu, 29 Juli 2026

KUNJUNGAN PT. PUPUK INDONESIA KE GAPOKTAN MAJU JAYA: PERKUAT EDUKASI PERTANIAN MELALUI PEMBUATAN KONTEN DI LAHAN PETANI



Dalam rangka mendukung penyebarluasan informasi dan edukasi di bidang pertanian, PT. Pupuk Indonesia melaksanakan kunjungan ke Gapoktan Maju Jaya yang berlokasi di Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini disambut langsung oleh Ketua Gapoktan Maju Jaya, Bapak Apih Moch Gumyadi, beserta anggota dan Penyuluh Pertanian setempat.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lahan garapan milik Gapoktan Maju Jaya yang berada di Kampung Gajud, Desa Pasirjaya. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengambilan dokumentasi dan pembuatan konten edukasi pertanian yang akan digunakan oleh PT. Pupuk Indonesia sebagai media informasi kepada masyarakat luas mengenai praktik budidaya pertanian yang baik serta pentingnya penggunaan pupuk secara tepat, berimbang, efektif, dan efisien.
Melalui kegiatan ini, PT. Pupuk Indonesia menampilkan berbagai informasi mengenai pemanfaatan produk pupuk dalam mendukung peningkatan produktivitas lahan, menjaga kesuburan tanah, serta mendorong terciptanya usaha tani yang lebih berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman antara petani, Penyuluh Pertanian, dan PT. Pupuk Indonesia dalam upaya meningkatkan pengetahuan serta adopsi teknologi pertanian di tingkat lapangan.
Sinergi antara PT. Pupuk Indonesia, Penyuluh Pertanian, dan Gapoktan Maju Jaya diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi pertanian yang bermanfaat, menginspirasi petani untuk menerapkan teknologi budidaya yang lebih baik, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Bogor.

_*Kesimpulan:*_
Kunjungan PT. Pupuk Indonesia ke Gapoktan Maju Jaya merupakan wujud kolaborasi dalam mendukung edukasi pertanian melalui pembuatan konten informatif di lahan petani. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petani mengenai penggunaan pupuk yang tepat, memperkuat penyebaran inovasi pertanian, serta mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaMuarajaya #desaPasirjaya #GapoktanMajuJaya #pupukindonesia




PANEN MELIMPAH! PRODUKTIVITAS JAGUNG HIBRIDA TEMBUS 12,8 TON PER HEKTARE, BUKTI NYATA SEMANGAT PETANI MENUJU KETAHANAN PANGAN NASIONAL



Penyuluh Pertanian WKPP Desa Pasirbuncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Ibu Deudeu SH, SP., melaksanakan kegiatan panen dan pengubinan jagung hibrida bersama jajaran Kapolsek Caringin, Pemerintah Desa Pasirbuncir, serta jajaran Kecamatan Caringin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi hasil budidaya jagung untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman secara nyata di lapangan sekaligus memberikan gambaran potensi hasil panen kepada para petani.

Pelaksanaan pengubinan dilakukan sesuai kaidah yang berlaku sehingga diperoleh data produktivitas yang akurat sebagai dasar evaluasi keberhasilan budidaya. Hasil yang diperoleh patut disyukuri, karena Alhamdulillah produktivitas jagung hibrida mencapai 12,8 ton per hektare dalam bentuk tongkol kering. Dengan kondisi tongkol yang telah cukup kering, hasil tersebut diperkirakan setara dengan sekitar 9 ton pipilan kering per hektare, yang menunjukkan potensi hasil yang sangat baik.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras petani, pendampingan Penyuluh Pertanian, serta sinergi yang baik antara berbagai pihak dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Diharapkan capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh petani untuk terus menerapkan teknologi budidaya yang baik, meningkatkan produktivitas usaha tani, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

📍 Lokasi: Kelompoktani Sagara Tani, Desa Pasirbuncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

_*KESIMPULAN:*_
Kegiatan panen dan pengubinan jagung hibrida di Kelompoktani Sagara Tani membuktikan bahwa penerapan budidaya yang baik serta pendampingan Penyuluh Pertanian mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi, yaitu mencapai 12,8 ton per hektare tongkol kering atau sekitar 9 ton per hektare pipilan kering. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam meningkatkan produksi pertanian serta mendukung ketahanan pangan nasional.

[Red_DSH]
[Editor: AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaPasirbuncir #kelompoktaniSagaraTani

TANAMAN SUDAH HIJAU, TAPI KENAPA ANAKANNYA BELUM BANYAK? JANGAN SALAH MENILAI KONDISI PADI

Warna daun padi yang hijau sering kali dianggap sebagai tanda bahwa pemupukan sudah berhasil. Padahal, kondisi tersebut belum tentu menunju...