Rabu, 23 September 2026

PENGUMUMAN BAGI PETANI WILAYAH CARINGIN, CIJERUK & CIGOMBONG! PENGINPUTAN DATA E-RDKK PUPUK BERSUBSIDI TAHUN 2027 TELAH DIBUKA



Dalam rangka mendukung ketepatan pendataan kebutuhan pupuk bersubsidi, Penginputan Data E-RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2027 telah dibuka mulai tanggal 22 September 2026 sampai dengan 25 Oktober 2026.

Pengumuman ini ditujukan khususnya bagi para petani di wilayah Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk, dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, serta umumnya bagi petani di seluruh Indonesia.
Bagi petani yang belum terdaftar namanya dalam E-RDKK, segera menghubungi Penyuluh Pertanian yang ada di desa masing-masing untuk mendapatkan informasi dan pendampingan dalam proses pengusulan.

📋 PERSYARATAN ADMINISTRASI
Petani yang akan mengusulkan E-RDKK Pupuk Bersubsidi perlu mempersiapkan:
Fotokopi KTP
Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
SPPT

Pendaftaran/pengusulan dapat dilakukan melalui:
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Penyuluh Pertanian
Kelompoktani terdekat

Mari segera pastikan data diri dan data usahatani telah terdata dalam E-RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2027 sebelum batas waktu 25 Oktober 2026.

Pendataan yang tepat menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan pupuk dan kelancaran produksi pertanian menuju swasembada pangan.


Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
--------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #rdkk #erdkk

PENILAIAN KELAS KEMAMPUAN KELOMPOKTANI: MENUJU KELOMPOKTANI YANG MANDIRI DAN BERKELANJUTAN



Perwakilan Kelompoktani dari Kecamatan Caringin, Cijeruk dan Cigombong, bersama Ketua KTNA masing-masing kecamatan, menghadiri kegiatan sosialisasi Penilaian Kelas Kemampuan Kelompoktani yang disampaikan oleh Prof. Dr. Drs. Lukman Effendi, M.Si., Guru Besar Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor).


Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya penilaian kelas kemampuan Kelompoktani sebagai salah satu instrumen untuk melihat perkembangan kapasitas, kemandirian, serta kemampuan Kelompoktani dalam menjalankan organisasi dan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Penilaian kelas kemampuan Kelompoktani mengacu pada Permentan Nomor 25 Tahun 2018.


Berdasarkan kondisi Kelompoktani di Kabupaten Bogor tahun 2023, terdapat 2.485 Kelompoktani, yang terdiri atas 779 Kelompoktani kelas Pemula, 897 Kelompoktani kelas Lanjut, 171 Kelompoktani kelas Madya, 19 Kelompoktani kelas Utama, serta 619 Kelompoktani yang belum dinilai.


Dalam mendukung tertib administrasi, Kelompoktani juga perlu memiliki 11 buku administrasi Kelompoktani sebagai bagian dari indikator dalam penilaian kelas kemampuan.

Adapun penilaian kelas kemampuan Kelompoktani mencakup 6 kriteria utama, yaitu: Organisasi dan Kelembagaan; Perencanaan dan Program; Pelaksanaan Kegiatan; Hasil dan Capaian; Kemitraan dan Jejaring; serta Keberlanjutan.


Pada aspek Organisasi dan Kelembagaan, penilaian meliputi legalitas, struktur organisasi, kejelasan tugas dan fungsi serta dinamika Kelompoktani. Perencanaan dan Program mencakup penyusunan rencana kerja, kesesuaian program dengan kebutuhan serta partisipasi anggota. Pelaksanaan Kegiatan melihat konsistensi pelaksanaan, pemanfaatan sumber daya dan keterlibatan anggota.


Sementara itu, Hasil dan Capaian mencakup peningkatan produksi, pendapatan, kemandirian anggota serta manfaat bagi lingkungan sekitar. Kemitraan dan Jejaring mencakup kerja sama dengan berbagai pihak, akses pembiayaan serta dukungan dan pengembangan jaringan. Sedangkan Keberlanjutan mencakup regenerasi anggota, kemampuan mengatasi permasalahan serta rencana pengembangan Kelompoktani dalam jangka panjang.


Sistem klasifikasi dan threshold skor kedewasaan Kelompoktani terbagi dalam beberapa fase, yaitu Pemula (<245 poin), Lanjut (246–455 poin), Madya (456–700 poin), dan Utama (701–1.000 poin). Penilaian tersebut bukan sekadar angka, tetapi menjadi gambaran posisi dan peta jalan menuju kemandirian Kelompoktani.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan Kelompoktani semakin memahami indikator penilaian, mampu membenahi administrasi dan kelembagaan, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat kemitraan, serta mengembangkan kegiatan usaha yang produktif dan berkelanjutan.


Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.

[Red_AKw]

-------

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh




Selasa, 22 September 2026

GERAKAN TANAM CABAI SERENTAK, DORONG KEMANDIRIAN PANGAN DI KECAMATAN CARINGIN



Telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Cabai (GERTAM CABAI) Serentak TP-PKK Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bogor Tahun 2026 pada Selasa, 22 September 2026. Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Caringin, Ibu Septiarty Wulansary, turun langsung dalam kegiatan Gerakan Tanam Cabai serentak yang dilaksanakan di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Selain Desa Cimande Hilir, kegiatan tanam cabai serentak ini juga diikuti oleh seluruh Tim Penggerak PKK Desa yang ada di Kecamatan Caringin di Desa masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan lahan untuk budidaya cabai sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui gerakan tanam cabai secara serentak.

🌱 Semangat menanam cabai, manfaatkan lahan, dan wujudkan ketahanan pangan dari lingkungan sendiri!

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaCimandeHilir #kelompoktaniKWTEmbunPagi #pkk








































Senin, 21 September 2026

PENUMBUHAN KELOMPOKTANI LEGOK MAHMUD, LANGKAH AWAL PETANI MENUJU AKSES PUPUK BERSUBSIDI



Pada Minggu, 20 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan Penumbuhan Kelompoktani di Kampung Legok Mahmud RT/RW 004/004, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang dihadiri 26 masyarakat tani setempat tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan Kelompoktani dengan nama Kelompoktani Legok Mahmud. Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, ditetapkan susunan kepengurusan masa bakti 2026–2031, yaitu Ade sebagai Ketua, Nipjah sebagai Sekretaris, dan Edih Supriadi sebagai Bendahara. Adapun seksi-seksi terdiri dari Ibah sebagai Seksi Produksi dan Budidaya, Akbar sebagai Seksi Sarana Produksi (Saprotan), Solehudin sebagai Seksi Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), Oman sebagai Seksi Pengairan dan Konservasi Lahan, Marpudin sebagai Seksi Pemasaran dan Kemitraan, serta Dae sebagai Seksi Humas dan Pengembangan SDM.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilaksanakan sosialisasi penyusunan RDKK untuk alokasi tahun 2027. Masyarakat Kampung Legok Mahmud, khususnya RT/RW 004/004, menyampaikan bahwa selama ini mereka belum pernah memperoleh alokasi pupuk bersubsidi. Saat membeli pupuk, khususnya Urea dan NPK Phonska, mereka kerap mendapatkan pupuk nonsubsidi dengan harga yang dirasakan cukup tinggi.

Disampaikan pula informasi mengenai kebijakan pupuk bersubsidi pemerintah. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 Tahun 2025 tanggal 22 Oktober 2025, pemerintah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025. Jenis pupuk yang mendapatkan subsidi terdiri dari Urea dengan HET Rp1.800/kg dan NPK Phonska dengan HET Rp1.840/kg. Pupuk bersubsidi tersebut difasilitasi untuk komoditas tertentu, yaitu padi, jagung hibrida, kedelai, aneka cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, tebu, serta singkong atau ubi kayu.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Pertanian memberikan arahan kepada pengurus Kelompoktani Legok Mahmud yang baru ditumbuhkan tersebut agar segera melakukan pendataan anggota secara tertib dan sesuai ketentuan. Pendataan meliputi identitas petani, luas lahan yang dikelola dengan ketentuan maksimal 2 hektare per petani, serta komoditas yang diusahakan. Data tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan RDKK agar kebutuhan pupuk bersubsidi dapat diusulkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penumbuhan Kelompoktani Legok Mahmud diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan koordinasi, memudahkan akses terhadap program pertanian pemerintah, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani di Kampung Legok Mahmud.

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaLemahduhur #kelompoktaniLegokMahmud




















Kamis, 17 September 2026

PANEN PADI, SURVEI CPCL PM-AAS, HINGGA TANAM KANGKUNG DAN PANEN KACANG PANJANG DI DESA CIMANDE



Giat pagi ini dilaksanakan bersama Kelompoktani Sukamanah yang berlokasi di Kampung Nanggoh, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan diawali dengan panen padi sawah di lahan garapan milik Bapak Roni sekaligus pelaksanaan survei CPCL PM-AAS (Pertanian Modern – Agricultural Advanced System) untuk memastikan kondisi dan luasan lahan calon penerima kegiatan budidaya padi sawah.


Berdasarkan hasil survei, didapati CPCL untuk Budidaya Padi Sawah menggunakan metode PM-AAS, yaitu lahan sawah milik Bapak Roni dengan luas 829,23 m² dan lahan sawah milik Bapak Iyep Haripudin dengan luas 455,91 m². Kegiatan survei ini menjadi bagian penting dalam memastikan data calon penerima dan calon lokasi sesuai dengan kondisi di lapangan.


Bersamaan dengan kegiatan survei CPCL PM-AAS, Kelompoktani Sukamanah yang diketuai oleh Ahmad Zaenal Abidin, atau yang lebih akrab disapa Babang Ciko, juga tengah melaksanakan kegiatan pertanian lainnya. Di lahan anggota kelompok berlangsung penanaman kangkung darat serta panen kacang panjang sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan dan pengembangan komoditas hortikultura.


Kegiatan ini menunjukkan bahwa aktivitas Kelompoktani tidak hanya berfokus pada satu komoditas, tetapi juga terus mengembangkan berbagai kegiatan budidaya sesuai potensi lahan. Semangat dan kekompakan anggota menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong produktivitas serta keberlanjutan usaha pertanian di tingkat lapangan.


Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar. 👇

[Red_AKw]

------

Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com


°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaCimande #kelompoktaniSukamanah






Rabu, 16 September 2026

PANEN TERONG UNGU DAN PERAWATAN JAGUNG MANIS, UPAYA PETANI MENJAGA KUALITAS HASIL PANEN



Giat pagi ini dilaksanakan di lahan Ketua Kelompoktani Pirang Maju Jaya, Apih Moch Gumyadi, yang berlokasi di Kp. Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan diawali dengan panen terong ungu yang telah memasuki masa panen. Saat ini, harga terong ungu di tingkat petani berada pada kisaran Rp4.000–Rp4.500 per kilogram.

Panen dilakukan secara selektif dengan memilih buah yang telah mencapai ukuran dan tingkat kematangan yang sesuai. Pemanenan secara rutin dan tepat waktu menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kualitas buah sekaligus mempertahankan produktivitas tanaman agar dapat terus menghasilkan panen berikutnya.

Setelah kegiatan panen terong ungu selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perawatan tanaman jagung manis melalui pemangkasan bunga jantan (tassel) pada tanaman yang telah memasuki fase pembentukan dan pengisian tongkol.

Perlu diperhatikan bahwa pemangkasan bunga jantan tidak boleh dilakukan terlalu dini, karena bunga jantan menghasilkan serbuk sari yang diperlukan untuk proses penyerbukan bunga betina. Apabila tassel dipotong sebelum penyerbukan berlangsung dengan baik, proses pembuahan dapat terganggu sehingga jumlah biji pada tongkol menjadi tidak penuh.

Pemangkasan dapat dilakukan setelah proses penyerbukan berlangsung, terutama ketika rambut jagung (silk) telah berubah warna dan mulai mengering. Tujuannya antara lain untuk membantu mengurangi bagian tanaman yang sudah tidak lagi diperlukan setelah penyerbukan, memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman, serta memudahkan pemantauan dan perawatan tanaman.

Namun demikian, ukuran dan kepadatan tongkol jagung manis tidak hanya ditentukan oleh pemangkasan bunga. Tongkol yang besar dan padat berisi sangat dipengaruhi oleh keberhasilan penyerbukan, varietas yang digunakan, kecukupan unsur hara terutama nitrogen dan kalium, ketersediaan air yang stabil, kondisi tanah, pengendalian gulma serta pengendalian hama dan penyakit.

Pada fase pembentukan hingga pengisian biji, tanaman membutuhkan ketersediaan air dan unsur hara yang cukup agar hasil fotosintesis dapat dialirkan secara optimal menuju tongkol. Dengan pengelolaan tanaman yang tepat, diharapkan tongkol jagung dapat berkembang dengan ukuran yang optimal, bijinya terisi merata, padat, dan memiliki kualitas yang baik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan penyuluhan pertanian di tingkat lapangan dalam mendorong penerapan budidaya yang tepat, meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan komoditas pertanian yang berkualitas dan bernilai ekonomi.

🌱 Petani maju, pertanian tangguh, hasil panen berkualitas!

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar. 👇
[Red_AKwA]
----------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanipirangmajujaya








PENGUMUMAN BAGI PETANI WILAYAH CARINGIN, CIJERUK & CIGOMBONG! PENGINPUTAN DATA E-RDKK PUPUK BERSUBSIDI TAHUN 2027 TELAH DIBUKA

Dalam rangka mendukung ketepatan pendataan kebutuhan pupuk bersubsidi, Penginputan Data E-RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2027 telah dibuka mul...