Kamis, 23 Juli 2026

PANEN CABAI RAWIT JABLAI JADI BUKTI NYATA SEMANGAT TARUNA TANI REPLI FARM



Kegiatan panen cabai rawit putih atau yang lebih dikenal sebagai cabai rawit jablai dilaksanakan bersama Kelompoktani Taruna Repli Farm. Kelompoktani ini dikenal sebagai salah satu Kelompoktani yang secara intensif membudidayakan tanaman cabai, khususnya cabai rawit putih, serta terus mengembangkan berbagai komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi.

Kelompoktani Taruna Repli Farm yang diketuai oleh Ade Ramdani berawal dari sekumpulan anak muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Berbagai aksi nyata yang mereka lakukan di antaranya menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan penghijauan dan penanaman pohon, mengelola sampah agar lebih ramah lingkungan, menjaga kelestarian sumber daya air, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, serta mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian alam. Berangkat dari semangat tersebut, mereka membentuk wadah Remaja Peduli Lingkungan (REPLI).

Melalui koordinasi dan pendampingan bersama Penyuluh Pertanian Desa Caringin, REPLI kemudian berkembang menjadi sebuah Taruna Tani dengan nama Repli Farm. Saat ini, Kelompoktani Taruna Repli Farm tidak hanya berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga aktif mengembangkan usaha pertanian melalui budidaya aneka jenis cabai serta berbagai sayuran daun yang dibudidayakan baik di lahan terbuka maupun dengan inovasi sistem hidroponik.

Kegiatan panen cabai rawit jablai ini menjadi bukti bahwa bahwa semangat generasi muda, serta penerapan inovasi budidaya mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi anggota Kelompoktani. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terjun ke sektor pertanian modern yang produktif, inovatif, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

_*Kesimpulan:*_
Pendampingan Penyuluh Pertanian telah mendorong berkembangnya Kelompoktani Taruna Repli Farm dari komunitas peduli lingkungan menjadi Kelompoktani yang produktif dan inovatif. Keberhasilan panen cabai rawit jablai membuktikan bahwa kolaborasi, semangat generasi muda, penerapan teknologi budidaya, dan kepedulian terhadap lingkungan mampu menciptakan pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
° ° °
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktaniTarunaRepliFarm


PEMUPUKAN TEPAT, HASIL PANEN MENINGKAT! PENDAMPINGAN PENYULUH PERTANIAN DORONG PETANI TERAPKAN PEMUPUKAN BERDASARKAN PRINSIP 5T



Penyuluh Pertanian melaksanakan kegiatan pendampingan pemupukan padi sawah bersama Kelompoktani Suka Tani III yang berlokasi di Kampung Kebon Cengkeh, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tepatnya di lahan sawah garapan milik Bapak Haji Ujang.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pemupukan dilakukan sesuai dengan kaidah budidaya yang baik sehingga tanaman padi dapat tumbuh optimal, sehat, serta mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian mengingatkan petani agar selalu berpedoman pada prinsip 5T Pemupukan, yaitu:
- Tepat Jenis, menggunakan jenis pupuk sesuai kebutuhan tanaman.
- Tepat Dosis, memberikan pupuk sesuai rekomendasi agar tidak berlebihan maupun kekurangan.
- Tepat Waktu, melakukan pemupukan pada fase pertumbuhan tanaman yang membutuhkan unsur hara.
- Tepat Cara, mengaplikasikan pupuk dengan teknik yang benar agar penyerapannya optimal.
- Tepat Tempat, menempatkan pupuk pada area perakaran sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman.

Selain itu, Penyuluh Pertanian juga menghimbau agar kegiatan pemupukan dilakukan pada saat cuaca tidak sedang panas terik maupun ketika hujan tidak akan segera turun. Pemupukan pada kondisi cuaca yang terlalu panas dapat menyebabkan kehilangan unsur hara, terutama nitrogen, melalui proses penguapan sehingga efisiensi pupuk menjadi berkurang. Sementara itu, apabila pemupukan dilakukan menjelang hujan deras, pupuk berpotensi hanyut bersama aliran air atau tercuci ke lapisan tanah yang lebih dalam sehingga tidak dapat diserap secara optimal oleh akar tanaman. Oleh karena itu, waktu terbaik melakukan pemupukan adalah pada pagi atau sore hari dengan kondisi cuaca yang cerah dan tidak berpotensi hujan.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan petani semakin memahami pentingnya penerapan teknologi budidaya yang tepat sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efisien, pertumbuhan tanaman lebih optimal, dan hasil panen padi dapat terus meningkat.

_*Kesimpulan:*_
Pendampingan pemupukan padi sawah oleh Penyuluh Pertanian kepada Kelompoktani Suka Tani III merupakan upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip 5T Pemupukan. Dengan pemupukan yang tepat serta memperhatikan kondisi cuaca saat aplikasi pupuk, diharapkan efisiensi penggunaan pupuk meningkat, pertumbuhan tanaman lebih baik, dan produktivitas padi sawah semakin optimal.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3








Rabu, 22 Juli 2026

MONITORING BANTUAN BIBIT PALA DAN KOPI, WUJUD NYATA DUKUNGAN PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI DI KECAMATAN CARINGIN



Penyuluh Pertanian WKPP Cinagara, Ibu Deudeu SH, SP., melaksanakan kegiatan pendampingan Tim UPT Perbenihan dalam rangka monitoring bantuan bibit pala dan kopi kepada petani yang membudidayakan tanaman pala dan kopi di Desa Cinagara dan Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Bapak Firman (Kentung) selaku Ketua Tim UPT Perbenihan. Beliau menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan bantuan bibit yang telah disalurkan benar-benar diterima oleh petani sasaran, ditanam sesuai dengan rekomendasi teknis, dipelihara dengan baik, serta memiliki tingkat pertumbuhan yang optimal. Selain itu, monitoring juga bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program bantuan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani dalam proses budidaya, memberikan solusi dan pembinaan teknis secara langsung di lapangan, serta menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pengembangan komoditas perkebunan pada masa mendatang agar semakin tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Salah satu anggota Tim Monitoring UPT Perbenihan, Babeh Dwi (Mukti), menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena bantuan bibit pala dan kopi yang telah difasilitasi oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor melalui UPT Perbenihan menunjukkan hasil yang positif. Bantuan tersebut memberikan berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan usaha tani perkebunan, memperluas areal tanam pala dan kopi, meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman, mengurangi beban biaya pengadaan bibit, mempercepat pengembangan komoditas unggulan daerah, meningkatkan peluang peningkatan pendapatan petani di masa mendatang, serta mendorong terwujudnya usaha tani yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Caringin.

Melalui sinergi antara Penyuluh Pertanian, UPT Perbenihan, dan para petani, diharapkan budidaya pala dan kopi di Desa Cinagara dan Desa Tangkil terus berkembang sehingga mampu menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan nilai ekonomi tinggi serta mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

_*Kesimpulan:*_
Kegiatan monitoring bantuan bibit pala dan kopi berjalan dengan baik serta memberikan gambaran bahwa program bantuan pemerintah telah dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Pendampingan yang dilakukan Penyuluh Pertanian bersama Tim UPT Perbenihan menjadi langkah penting untuk memastikan keberhasilan budidaya, meningkatkan produktivitas tanaman, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas pala dan kopi yang berkelanjutan.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacinagara #desatangkil

PM-AAS HADIR DI KELOMPOKTANI SUKA TANI III: INOVASI BUDIDAYA PADI MODERN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL



Penyuluh Pertanian Desa Caringin melakukan monitoring di Kelompoktani Suka Tani III yang melaksanakan kegiatan tanam padi sawah menggunakan metode PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System). Program ini merupakan strategi Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mengintegrasikan mekanisasi pertanian, teknologi digital, dan pertanian presisi guna meningkatkan produktivitas padi serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya secara lebih efektif dan efisien.

Pada pelaksanaan kali ini, penerapan PM-AAS dilakukan di lahan sawah milik Ketua Kelompoktani Suka Tani III, yaitu Bapak Nurdin Prihatnadi. Meskipun implementasinya masih dilakukan secara manual karena keterbatasan alat dan bahan, semangat untuk mengadopsi inovasi pertanian modern tetap menjadi komitmen bersama. Hal ini membuktikan bahwa transformasi menuju pertanian modern dapat dimulai secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.

Keunggulan budidaya padi sawah dengan metode PM-AAS antara lain:
🌱 Meningkatkan produktivitas hasil panen melalui penerapan budidaya yang lebih presisi.
🌱 Mengoptimalkan penggunaan benih, pupuk, air, dan sarana produksi sehingga lebih efisien.
🌱 Mendukung pengelolaan lahan yang lebih modern dan berkelanjutan.
🌱 Mempermudah pengambilan keputusan budidaya berbasis teknologi dan data.
🌱 Mengurangi kehilangan hasil serta meningkatkan kualitas produksi padi.
🌱 Mendorong percepatan modernisasi pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan ini diharapkan inovasi PM-AAS dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas, sehingga petani semakin siap menghadapi tantangan pertanian masa depan serta mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha tani yang lebih maju, efisien, dan berdaya saing.

_*Kesimpulan:*_
Penerapan metode PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System) di Kelompoktani Suka Tani III menunjukkan bahwa inovasi pertanian modern dapat mulai diterapkan meskipun masih menggunakan cara manual. Dengan pendampingan Penyuluh Pertanian dan komitmen petani, penerapan teknologi budidaya yang lebih presisi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan sumber daya, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanisukatani3 #pmaas









MONITORING CPCL SAWAH DAN SOSIALISASI PM-AAS: WUJUD NYATA MENJAGA DAN MENINGKATKAN LUAS LAHAN PERTANIAN DI DESA MUARAJAYA



Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya bersama Petugas Pencatat Data Kecamatan (PPDK) Caringin melaksanakan kegiatan monitoring CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) Luas Lahan Padi Sawah di Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompoktani Pirang Maju Jaya dan Kelompoktani Setia Wargi sebagai bagian dari upaya pendataan sekaligus pembinaan kepada petani dalam mempertahankan keberadaan lahan sawah produktif.

Monitoring CPCL bertujuan untuk memastikan kesesuaian data luas lahan sawah, kondisi eksisting di lapangan, serta potensi pengembangan areal tanam padi. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan pertanian yang lebih tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian juga melaksanakan sosialisasi PM-AAS kepada para petani. Melalui sosialisasi ini, petani diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan inovasi budidaya padi, khususnya dengan menerapkan sistem tanam padi secara langsung sesuai rekomendasi teknologi yang disampaikan oleh Penyuluh Pertanian. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, serta mendukung keberlanjutan usaha pertanian.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan pembinaan, diskusi, dan pemberian motivasi kepada seluruh anggota Kelompoktani agar terus menjaga keberadaan lahan sawah yang masih tersisa di Desa Muarajaya. Penyuluh Pertanian mengajak seluruh petani untuk tidak mengalihfungsikan lahan sawah ke sektor lain, bahkan berupaya menambah luas areal sawah secara bertahap. Penambahan luas lahan, meskipun hanya sekitar 0,1 hektare setiap tahun, akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi padi, ketahanan pangan daerah, serta kesejahteraan petani di masa yang akan datang.

Sinergi antara Penyuluh Pertanian, PPDK, pemerintah desa, dan seluruh anggota Kelompoktani diharapkan mampu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan sehingga Desa Muarajaya tetap menjadi salah satu sentra produksi padi di Kecamatan Caringin.

_*Kesimpulan:*_
Kegiatan monitoring CPCL Luas Lahan Padi Sawah dan sosialisasi PM-AAS berjalan dengan baik serta mendapat respons positif dari petani. Melalui kegiatan ini, data lahan sawah dapat diperbarui, petani memperoleh pembinaan dan motivasi untuk mempertahankan bahkan menambah luas lahan sawah secara bertahap, serta semakin memahami pentingnya penerapan inovasi budidaya padi guna meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanipirangmajujaya #setiawargi





UPJA KECAMATAN CARINGIN SIAP BERBENAH! SINERGI PENYULUH PERTANIAN DAN UPT ALSINTAN WUJUDKAN PENGELOLAAN ALSINTAN YANG LEBIH PROFESIONAL



Penyuluh Pertanian WKPP Pasirbuncir dan WKPP Muarajaya melaksanakan pendampingan kepada Tim UPT Alsintan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor dalam kegiatan kunjungan ke Sekretariat Unit Pengelola Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) Kecamatan Caringin yang diketuai oleh Bapak Ustadz Agus Mulyana.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan pendataan mengenai jenis serta jumlah alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dimiliki oleh Kelompoktani maupun petani di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan program pengelolaan, pemanfaatan, serta pengembangan Alsintan agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi rencana pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoperasian Kultivator bagi 12 Kelompoktani penerima bantuan Kultivator yang baru disalurkan. Melalui kegiatan Bimtek ini diharapkan para operator maupun anggota Kelompoktani mampu mengoperasikan, merawat, dan memanfaatkan Kultivator dengan baik sehingga umur pakai alat menjadi lebih panjang, biaya produksi dapat ditekan, dan produktivitas usaha tani semakin meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Tim UPT Alsintan juga memberikan arahan dan pembinaan kepada Pengurus UPJA Kecamatan Caringin agar semakin aktif menjalankan tugas dan fungsinya, antara lain:
• Melakukan inventarisasi dan pendataan seluruh Alsintan yang berada di wilayah Kecamatan Caringin.
• Mengelola administrasi peminjaman maupun penyewaan Alsintan secara tertib dan transparan.
• Menyusun jadwal penggunaan Alsintan agar dapat dimanfaatkan secara merata oleh anggota.
• Melaksanakan perawatan, pemeliharaan, dan pengawasan kondisi Alsintan secara berkala.
• Menjadi pusat informasi, konsultasi, serta koordinasi terkait kebutuhan Alsintan bagi Kelompoktani.
• Menjalin koordinasi dengan Penyuluh Pertanian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam pengembangan mekanisasi pertanian.
• Menyusun laporan kegiatan dan perkembangan pengelolaan UPJA secara berkala.
• Mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola maupun operator Alsintan melalui pelatihan dan pembinaan.

Pada akhir kegiatan, Penyuluh Pertanian menghimbau agar Pengurus UPJA Kecamatan Caringin dapat melaksanakan pertemuan rutin minimal satu kali setiap bulan atau paling lambat satu kali setiap triwulan. Pertemuan rutin tersebut memiliki banyak manfaat, di antaranya:
• Memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kekompakan antar pengurus serta anggota UPJA.
• Mengevaluasi pemanfaatan, kondisi, dan kebutuhan perbaikan Alsintan.
• Menyusun jadwal penggunaan Alsintan agar lebih tertib dan menghindari benturan jadwal.
• Menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul secara musyawarah.
• Menyusun program kerja dan rencana pengembangan UPJA ke depan.
• Meningkatkan transparansi pengelolaan administrasi dan keuangan UPJA.
• Mempererat silaturahmi serta meningkatkan rasa memiliki terhadap organisasi UPJA.
• Mempercepat penyampaian informasi terkait program pemerintah di bidang mekanisasi pertanian.

_*KESIMPULAN:*_
Kegiatan pendampingan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kelembagaan UPJA Kecamatan Caringin agar semakin profesional, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada petani. Sinergi antara Penyuluh Pertanian, UPT Alsintan, Pengurus UPJA, dan Kelompoktani diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan Alsintan secara optimal sehingga mendukung percepatan mekanisasi pertanian, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Kecamatan Caringin.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur #upjakecamatancaringin






Minggu, 19 Juli 2026

MEMBANGUN SALURAN IRIGASI, MENGHIDUPKAN KEMBALI HARAPAN LAHAN SAWAH DI DESA MUARAJAYA



Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh Kelompoktani Pirang Maju Jaya yang berlokasi di Kampung Muara RT/RW 004/004, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan pembuatan saluran irigasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Kelompoktani Pirang Maju Jaya, Apih Moch Gumyadi, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian yang saat ini dikelola oleh Kelompoktani Pirang Maju Jaya.

Pembangunan saluran irigasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi lahan yang beberapa dekade terakhir mengalami perubahan dari sawah menjadi tegalan akibat berkurangnya debit air. Dengan tersedianya saluran irigasi yang memadai, diharapkan lahan garapan utama Kelompoktani Pirang Maju Jaya dapat kembali menjadi hamparan sawah produktif sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta kesejahteraan petani.

Kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya dengan semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh anggota Kelompoktani Pirang Maju Jaya. Sinergi, kerja keras, dan partisipasi aktif seluruh anggota menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pertanian dapat dimulai dari kekompakan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki.

[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaMuarajaya #kelompoktaniPirangMajuJaya






PANEN CABAI RAWIT JABLAI JADI BUKTI NYATA SEMANGAT TARUNA TANI REPLI FARM

Kegiatan panen cabai rawit putih atau yang lebih dikenal sebagai cabai rawit jablai dilaksanakan bersama Kelompoktani Taruna Repli Farm. Ke...