Kegiatan panen Cabai Rawit Putih atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Cabai Jablai dilaksanakan di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm yang berlokasi di Kampung Curugdengdeng, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti keberhasilan budidaya hortikultura yang mampu memberikan nilai ekonomi tinggi bagi petani, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Cabai Rawit Putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek usaha sangat baik karena permintaan pasar terus meningkat dan harga jualnya relatif stabil. Tanaman ini mulai dipanen ketika buah telah mencapai ukuran maksimal, berwarna putih kekuningan hingga krem cerah, tampak segar, keras, dan mengilap. Buah yang dipanen sebaiknya tidak mengalami kerusakan, luka, ataupun terserang hama dan penyakit sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga.
Pemanenan Cabai Rawit Putih umumnya dilakukan setiap 3–5 hari sekali, tergantung kecepatan pertumbuhan dan tingkat kematangan buah. Pemetikan secara rutin akan merangsang munculnya bunga dan buah baru sehingga produktivitas tanaman tetap tinggi.
Waktu terbaik untuk melakukan panen adalah pada pagi hari, setelah embun mengering namun sebelum suhu udara menjadi terlalu panas. Kondisi tersebut membuat buah tetap segar, kadar air dalam tanaman masih optimal, dan kualitas cabai lebih terjaga selama proses penyimpanan maupun pemasaran. Panen pada sore hari juga masih dapat dilakukan, namun panen pada pagi hari umumnya memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan siang hari ketika suhu udara cukup tinggi.
Tanaman Cabai Rawit Putih mampu menghasilkan panen secara berulang dalam waktu yang cukup panjang. Setelah panen pertama, tanaman masih dapat terus berproduksi selama kurang lebih 4 hingga 8 bulan, bahkan dapat lebih lama apabila pemeliharaan, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengairan dilakukan dengan baik. Dengan perawatan yang optimal, tanaman akan terus menghasilkan buah yang dapat dipanen secara bertahap hingga produktivitasnya mulai menurun.
Keberhasilan budidaya Cabai Jablai di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota Kelompoktani. Melihat tingginya permintaan pasar yang terus meningkat dengan harga jual yang cukup stabil, Kelompoktani Taruna Tani yang diketuai oleh Kang Ade Ramdani berencana kembali mengembangkan budidaya Cabai Rawit Putih pada lahan baru. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung pengembangan komoditas hortikultura unggulan di Kecamatan Caringin.
_*Kesimpulan:*_
Kegiatan panen Cabai Rawit Putih (Cabai Jablai) di Kelompoktani Taruna Tani Repli Farm menunjukkan bahwa penerapan budidaya yang baik mampu menghasilkan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan potensi panen yang berlangsung hingga beberapa bulan, frekuensi panen yang rutin, serta peluang pasar yang terus meningkat, pengembangan areal tanam baru menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Caringin.
[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaCaringin #kelompoktaniTarunaTaniRepliFarm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar