Sabtu, 25 Juli 2026

PENINGKATAN KOMPETENSI PETANI SAYURAN MELALUI BIMBINGAN TEKNIS GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) DAN LITERASI KEUANGAN DEMI MEWUJUDKAN PERTANIAN MODERN, PRODUKTIF, DAN BERKELANJUTAN



Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya sekaligus WKPP Cimande melakukan Kegiatan Penyuluhan dan Diseminasi Teknik Budidaya Sayuran serta Literasi Keuangan bagi Petani Sayuran Kabupaten Bogor yang disampaikan pada kegiatan Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor bekerja sama dengan CV. Pionir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 s.d. 22 Juli 2026 bertempat di Hotel Bale Arimbi, Jln. Raya Puncak Cibogo II No. 21, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian, khususnya petani sayuran, agar mampu menerapkan sistem budidaya yang baik, benar, efisien, ramah lingkungan, serta menghasilkan produk yang aman dikonsumsi dan memiliki daya saing tinggi. Materi yang disampaikan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya sayuran sesuai prinsip Good Agricultural Practices (GAP).

Melalui penerapan SOP dan GAP, petani memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemilihan benih bermutu, pengolahan lahan yang tepat, penggunaan pupuk berimbang berdasarkan kebutuhan tanaman, pengelolaan air yang efisien, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) secara terpadu, sanitasi lahan, keselamatan kerja, hingga teknik panen dan penanganan pascapanen yang benar. Penerapan seluruh tahapan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, memperpanjang umur simpan produk, mengurangi kehilangan hasil, menekan biaya produksi, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Selain aspek teknis budidaya, peserta juga mendapatkan materi Literasi Keuangan sebagai bekal penting dalam mengelola usaha tani secara profesional. Petani dibekali kemampuan menyusun perencanaan usaha, mencatat seluruh biaya produksi dan hasil penjualan, menghitung keuntungan usaha, mengelola arus kas, menyusun anggaran, memisahkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga, serta memahami pentingnya menabung, berinvestasi, dan memanfaatkan akses pembiayaan secara bijaksana.

Literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan usaha tani. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, petani dapat mengetahui kondisi usahanya secara nyata, mengambil keputusan berdasarkan data, mengurangi risiko kerugian, meningkatkan efisiensi penggunaan modal, serta lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Pada akhirnya, kemampuan teknis budidaya yang baik akan semakin optimal apabila didukung dengan kemampuan mengelola keuangan usaha secara disiplin dan terencana.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis ini diharapkan para Penyuluh Pertanian dapat mendiseminasikan kembali ilmu dan teknologi yang diperoleh kepada petani di wilayah binaannya sehingga penerapan budidaya sayuran sesuai SOP dan GAP dapat semakin luas diterapkan. Dengan demikian akan tercipta usaha tani sayuran yang lebih produktif, efisien, aman, berdaya saing, berorientasi pasar, serta mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.


_*Kesimpulan:*_
Kegiatan Bimbingan Teknis Teknik Budidaya Sayuran dan Literasi Keuangan merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi Penyuluh Pertanian dan petani untuk mewujudkan budidaya sayuran yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan prinsip Good Agricultural Practices (GAP). Penguasaan teknik budidaya yang benar, dipadukan dengan kemampuan mengelola keuangan usaha tani secara profesional, akan menghasilkan usaha tani yang lebih produktif, efisien, berkualitas, menguntungkan, berdaya saing, serta berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENINGKATAN KOMPETENSI PETANI SAYURAN MELALUI BIMBINGAN TEKNIS GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) DAN LITERASI KEUANGAN DEMI MEWUJUDKAN PERTANIAN MODERN, PRODUKTIF, DAN BERKELANJUTAN

Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya sekaligus WKPP Cimande melakukan Kegiatan Penyuluhan dan Diseminasi Teknik Budidaya Sayuran serta Literasi...