Rabu, 29 Juli 2026

METODE TANAM PADI SISTEM PM-AAS DENGAN METODE TABELA, SOLUSI EFISIEN TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI



Dalam upaya meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande memperkenalkan penerapan Metode Tanam Padi Sistem PM-AAS dengan Metode TABELA (Tanam Benih Langsung).

Pendekatan ini mengintegrasikan konsep PM-AAS yang merupakan kolaborasi antara Manajemen Budidaya, Adaptif, Aman, dan Spesifik Lokasi, sehingga teknik budidaya dapat disesuaikan dengan kondisi lahan, iklim, dan kebutuhan tanaman.

Metode TABELA (Tanam Benih Langsung) merupakan teknik menanam padi dengan menebarkan atau menanam benih secara langsung di lahan tanpa melalui proses persemaian dan pindah tanam. Penerapan metode ini mampu menghemat tenaga kerja, menekan biaya produksi, serta mempercepat proses tanam.

Pelaksanaan budidaya dimulai dari persiapan lahan dengan mengolah tanah secara sempurna, meratakan permukaan lahan, dan membuat saluran drainase. Selanjutnya dilakukan persiapan benih menggunakan benih unggul bersertifikat yang direndam selama 24 jam dan diperam selama 24 jam hingga berkecambah.

Pada tahap penanaman, benih ditanam langsung pada kondisi tanah macak-macak dengan jarak tanam 20–25 cm dan menggunakan 3–5 benih pada setiap titik tanam. Tahap berikutnya adalah pemeliharaan, meliputi pengairan berselang (AWD), pemupukan berimbang, pengendalian gulma sejak dini, serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu.

Panen dilakukan ketika sekitar 90–95% gabah telah menguning, kemudian segera dilakukan pengeringan sebagai bagian dari penanganan pascapanen.

Penerapan Sistem PM-AAS dengan Metode TABELA memberikan berbagai keuntungan, antara lain menghemat tenaga kerja, mengurangi biaya tanam, memperbaiki pertumbuhan akar, mempercepat waktu tanam, meningkatkan potensi produktivitas, serta lebih ramah terhadap lingkungan.

Untuk memperoleh hasil yang optimal, petani dianjurkan menggunakan benih bermutu dan bersertifikat, memastikan kondisi lahan macak-macak dan rata, melakukan penanaman pada awal musim hujan atau saat ketersediaan air mencukupi, mengendalikan gulma sejak dini, serta menerapkan pemupukan berimbang sesuai rekomendasi.

Melalui penerapan metode ini diharapkan produktivitas padi terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, modern, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dengan semangat "Padi Sehat, Produksi Meningkat, Petani Sejahtera."

[Red_AKw]
------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #wkppmuarajaya #wkppcimande #pmaas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

METODE TANAM PADI SISTEM PM-AAS DENGAN METODE TABELA, SOLUSI EFISIEN TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI

Dalam upaya meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande memperk...