Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, yang akrab disapa Mister Mumuh Muhtar, merupakan salah satu petani inovatif yang terus mengembangkan teknologi pertanian ramah lingkungan. Berbekal pengalaman dan semangat untuk meningkatkan produktivitas pertanian, beliau berhasil memproduksi berbagai jenis pupuk organik cair (POC) dan asam amino berbahan baku lokal yang mudah diperoleh serta bernilai ekonomis.
Beberapa inovasi yang telah dikembangkan dan diaplikasikan pada lahan pertanian kelompoktaninya antara lain pupuk organik cair berbahan limbah buah, asam amino berbahan telur dan limbah jeroan ayam, serta asam amino berbahan keong mas. Pemanfaatan bahan-bahan yang selama ini dianggap limbah menjadi produk bermanfaat merupakan langkah nyata dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Proses pembuatannya dilakukan dengan mencampurkan bahan-bahan seperti keong mas, air cucian beras, molases, dan EM4 ke dalam wadah fermentasi. Seluruh bahan kemudian difermentasi selama 14 hari. Selama proses fermentasi berlangsung, gas yang terbentuk di dalam wadah harus dikeluarkan secara berkala agar proses berjalan optimal dan menghasilkan produk berkualitas.
Pupuk organik cair yang dihasilkan memiliki berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki aktivitas mikroorganisme tanah, menambah unsur hara, memperkuat pertumbuhan akar, batang, dan daun, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan. Sementara itu, asam amino berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan vegetatif, meningkatkan pembentukan bunga dan buah, membantu penyerapan unsur hara, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Keunggulan produk yang dibuat oleh Mister Mumuh Muhtar adalah biaya produksi yang relatif murah, bahan baku mudah diperoleh di lingkungan sekitar, ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta mampu meningkatkan efisiensi usaha tani. Inovasi ini menjadi contoh nyata bahwa petani mampu menciptakan solusi mandiri untuk mendukung pertanian yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
📈 Output/Hasil Kegiatan:
✅ Meningkatnya pengetahuan petani mengenai pembuatan pupuk organik cair dan asam amino berbahan baku lokal.
✅ Petani mampu memanfaatkan limbah pertanian dan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna.
✅ Tersedianya alternatif pupuk dan nutrisi tanaman yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
✅ Berkurangnya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sintetis.
✅ Meningkatnya kesadaran petani terhadap penerapan pertanian berkelanjutan.
✅ Terwujudnya inovasi petani dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciadeg #kelompoktanibarokah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar