Nama umum / varietas: Pisang Barangan (varian Barangan Merah atau sering disebut Barangan Jumbo Merah / BJM).
Taksonomi singkat: termasuk kelompok Musa (varietas lokal/landrace, biasanya dikaitkan dengan Musa acuminata / klon lokal Barangan).
Bentuk pohon & vegetatif
Pohon berukuran sedang sampai tinggi, batang semu kuat; daun relatif besar dengan helai memanjang seperti pada varietas konsumsi umum. Posisi daun tegak sampai agak melengkung.
Bentuk & karakter buah
Buah berkelompok pada sisir yang relatif panjang. Buah memiliki bentuk melengkung (seperti pisang pada umumnya), ujung tidak runcing, permukaan kulit licin. Daging buah berwarna kekuningan hingga agak oranye/kemerahan pada beberapa klon Barangan Merah. Kulit matang tampak kuning dengan bercak cokelat pada beberapa buah.
Ukuran & bobot (varian “Jumbo”)
Untuk klon Jumbo Merah dilaporkan sisir bisa mencapai panjang ~30 cm (per sisir) dan tandan umumnya memiliki bobot yang bervariasi—laporan populer menyebut tandan 10–15 kg pada tanaman yang dikelola baik (angka bisa berbeda tergantung praktikum/pengelolaan).
Rasa, tekstur & aroma
Rasa: manis (terkadang “lebih manis” daripada beberapa kultivar lokal lain).
Tekstur: lembut namun agak kenyal (legit), cocok untuk konsumsi segar dan bahan olahan.
Aroma: khas dan harum, menjadi salah satu nilai jual utama.
Produktivitas & waktu berbuah
Varietas Barangan umumnya cepat berbuah dan dapat berproduksi baik di luar musim (dilaporkan cepat berbuah bila dibudidayakan dengan kultur jaringan / perbanyakan yang baik). Namun produktivitas aktual tergantung pengelolaan, varietas lokal, dan kondisi lahan.
Daya simpan & kegunaan pasca panen
Daya simpan relatif baik untuk pisang konsumsi (bisa tahan beberapa hari bila disimpan dengan benar). Sangat cocok untuk konsumsi segar, MPASI (menurut pemasok bahan pangan modern), dan juga berpotensi untuk pengolahan (keripik, puree, olahan pangan lain).
Kerentanan terhadap hama/penyakit
Beberapa sumber menyebut kerentanan terhadap ulat penggulung daun (leafroller), beberapa bakteri/penyakit spesifik (mis. Pseudomonas/Xanthomonas pada beberapa klon), dan Fusarium pada kondisi tertentu — sehingga pengendalian dan sanitasi penting untuk budidaya intensif.
---
Keunggulan Pisang Barangan Jumbo Merah dibandingkan pisang lain
(Berfokus pada aspek mutu buah, pasar, dan budidaya)
1. Rasa dan aroma unggul — Barangan Merah sering dinilai lebih manis dan lebih harum dibanding varietas Barangan kuning maupun beberapa pisang lokal lain; ini meningkatkan preferensi konsumen untuk konsumsi segar.
2. Warna daging yang menarik — daging agak oranye/kemerahan menjadikan tampilannya menarik dan terlihat bernutrisi (menjadi nilai tambah untuk MPASI atau produk olahan).
3. Ukuran/tandan lebih besar (varian “Jumbo”) — varian jumbo menawarkan bobot tandan lebih besar sehingga potensi pendapatan per tanaman/ha bisa lebih tinggi bila pasar menyerap ukuran besar.
4. Tekstur lembut namun legit — membuatnya serbaguna: baik disantap segar maupun diolah (keripik, puree, olahan bakery, dll.).
5. Permintaan pasar & nilai komersial — semakin banyak pembudidaya (termasuk kultur jaringan dan demplot komersial) mengembangkan BJM untuk memenuhi permintaan pasar modern (pasar tradisional dan modern), terutama di Sumatera dan sudah meluas ke Jawa/Bogor. Permintaan konsumen terhadap buah dengan kualitas rasa/aroma membuatnya bernilai lebih.
6. Cocok untuk budidaya intensif — ada bukti pemuliaan dan kultur jaringan untuk memperbanyak klon Barangan Merah sehingga cocok untuk skala komersial bila didukung teknologi perbanyakan yang baik.
Catatan pembandingan: kekuatan Barangan Merah lebih pada mutu konsumsi (rasa, aroma, warna daging) dan potensi tandan besar; sementara beberapa kultivar lain (mis. Cavendish) lebih unggul pada standar ekspor tertentu dan ketahanan terhadap Fusarium TR4 pada tingkat klon tertentu. Oleh karena itu pilihan varietas terbaik bergantung pada tujuan (konsumsi lokal segar, pengolahan, ekspor, atau ketahanan penyakit).
---
Sumber/rujukan:
1. Budidaya Pisang Barangan — Noverta E.B.T. (penerbit: Media Alas Dayu, Surabaya). (buku praktis/budidaya; tersedia katalog perpustakaan).
2. Pedoman Budidaya Pisang (Pedoman oleh Direktorat Buah dan Florikultura / Kementerian Pertanian, 2020). Disusun oleh tim (Etty Riana Yuliastuti dkk.; disunting oleh Dr. Liferdi dkk.).
3. Wahyudi, D. (2004). Pembentukan Tunas pada Eksplan Jantung Pisang Barangan Merah (Musa acuminata L.) dalam Media MS dengan Berbagai Konsentrasi BAP dan NAA. (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).
[Dirangkum & disadur oleh: AKw]
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #pisangbaranganjumbomerah








Tidak ada komentar:
Posting Komentar