Penyuluh Pertanian dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Ciherang Pondok melaksanakan kunjungan ke Kelompoktani Tani Mukti 1 yang diketuai oleh Bapak Udin Saripudin dalam rangka monitoring kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di titik lokasi Kampung Babakan, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Monitoring difokuskan pada pemantauan pertumbuhan dan perkembangan berbagai komoditas tanaman, yaitu pisang raja bulu kuning, terong, serta aneka cabai yang meliputi cabai rawit, cabai merah keriting, dan cabai besar. Hasil monitoring menunjukkan adanya kendala dalam pengairan lahan P2B akibat sulitnya mendapatkan sumber air irigasi sebagai dampak kemarau panjang.
Meskipun telah mendapatkan fasilitasi bantuan mesin pompa air, sumber air berada cukup jauh dan memiliki kondisi medan yang curam karena berada di lereng, sehingga upaya penyedotan air menggunakan mesin pompa belum dapat dilakukan secara optimal. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat anggota Kelompoktani Tani Mukti 1. Pemenuhan kebutuhan air tetap dilakukan secara manual dengan membawa air menggunakan galon bekas air mineral dari rumah beberapa anggota Kelompoktani menggunakan kendaraan bermotor.
Dalam satu kali penyiraman dibutuhkan tidak kurang dari 50 galon, dan kegiatan penyiraman dilakukan setiap 2–3 hari sekali. Upaya tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian anggota Kelompoktani dalam mempertahankan produktivitas lahan P2B di tengah kondisi kemarau.
Selain melakukan monitoring, Penyuluh Pertanian juga memberikan penyuluhan mengenai tata cara penanganan tanaman yang terserang penyakit agar tidak menjadi sumber penularan bagi tanaman yang masih sehat. Salah satu hal penting yang ditekankan adalah waktu pelaksanaan eksekusi atau penanganan tanaman sakit.
Petani dianjurkan untuk menyelesaikan terlebih dahulu berbagai aktivitas rutin di kebun, seperti pembersihan gulma, pembumbunan, penyiraman, dan pengairan. Setelah seluruh pekerjaan tersebut selesai, barulah dilakukan eksekusi terhadap tanaman yang terserang penyakit, baik melalui tindakan pengobatan maupun pembasmian atau pemusnahan tanaman apabila memang diperlukan.
Penanganan tanaman sakit harus dilakukan dengan hati-hati agar bagian tanaman maupun tanah yang berada di sekitar perakaran tanaman yang terserang penyakit tidak berceceran dan berpindah ke area tanaman sehat. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko penyebaran patogen melalui tanah, air, alat pertanian, maupun aktivitas petani.
Alat-alat yang digunakan untuk menangani tanaman sakit juga perlu segera dibersihkan dan tidak langsung digunakan pada tanaman sehat. Setelah kegiatan di kebun selesai, alat yang digunakan untuk penanganan tanaman sakit sebaiknya dibersihkan di luar area kebun sebelum dibawa pulang.
Selain alat pertanian, kebersihan perlengkapan yang digunakan petani juga perlu diperhatikan. Pakaian kerja, sepatu boots, sarung tangan, dan perlengkapan lainnya yang digunakan saat melakukan penanganan tanaman sakit agar segera dicuci dan dibersihkan dengan baik sebelum digunakan kembali ke kebun pada hari berikutnya.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian penting dalam penerapan prinsip budidaya tanaman sehat dan pengendalian penyakit secara tepat, sehingga tanaman yang sehat dapat terlindungi dan risiko penyebaran penyakit di lahan P2B dapat ditekan.
Berkat kegigihan dan kerja sama anggota Kelompoktani, seluruh komoditas tanaman P2B tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan subur. Bahkan, beberapa tanaman telah berhasil dipanen berkali-kali. Kondisi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan air dan berbagai tantangan di lapangan tidak menghalangi semangat Kelompoktani Tani Mukti 1 dalam menjaga keberlanjutan kegiatan P2B serta mendukung ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat.
Semangat, gotong royong, dan ketekunan menjadi kunci bagi Kelompoktani untuk tetap produktif dan adaptif menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan pertanian.
Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar. 👇
[Red_AKw]
--------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanitanimukti1













Tidak ada komentar:
Posting Komentar