Sabtu, 29 Agustus 2026

PENANGANAN PROLAPSUS VAGINA PADA SAPI, PENYULUH TURUN TANGAN DI KELOMPOKTANI SUKAMANAH



Kasus Prolapsus Vagina terjadi pada ternak sapi potong milik Kelompoktani Sukamanah, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Prolapsus vagina merupakan kondisi ketika sebagian dinding vagina terdorong keluar melalui vulva, umumnya terjadi pada sapi bunting terutama menjelang kelahiran. Kondisi ini perlu segera ditangani karena jaringan yang keluar dapat mengalami pembengkakan, luka, infeksi, bahkan kematian jaringan.

Pada ternak sapi, kasus Prolapsus Vagina dapat terjadi karena perubahan hormonal dan meningkatnya tekanan di dalam rongga perut pada masa kebuntingan tua. Faktor lain yang dapat meningkatkan risikonya antara lain kebuntingan lanjut, kondisi tubuh yang terlalu gemuk, tekanan dari uterus yang membesar, faktor genetik, serta gangguan metabolisme tertentu seperti rendahnya kadar kalsium.

Penyuluh Pertanian setempat setelah melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan hewan segera melakukan penanganan awal dengan mendorong tonjolan prolapsus secara hati-hati agar jaringan vagina kembali ke posisi semula, kemudian memberikan kompres menggunakan es batu yang dibungkus kain dan ditempelkan pada bagian vagina yang mengalami prolapsus. Pemberian kompres dingin bertujuan untuk mengurangi pembengkakan (edema), mengecilkan jaringan yang membesar sehingga lebih mudah dikembalikan ke posisi normal, serta membantu mengurangi rasa nyeri dan perdarahan ringan.

Penyuluh juga menyarankan kepada peternak agar apabila kasus Prolapsus Vagina kembali terjadi, segera menghubungi dokter hewan atau petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Peternak sebaiknya tidak membiarkan jaringan yang keluar terlalu lama, menjaga kebersihan area tersebut, serta menghindari tindakan penanganan yang dapat menyebabkan luka. Prolapsus dapat mengalami kekambuhan, terutama pada kebuntingan berikutnya. Dampak terburuk apabila prolapsus berulang dan tidak segera ditangani adalah jaringan vagina mengalami luka parah, infeksi, nekrosis (kematian jaringan), gangguan kelahiran, hingga dapat mengancam keselamatan induk dan pedet.

Ahmad Zaenal Abidin, atau yang lebih akrab disapa Ciko, menyampaikan kekagetannya karena ternak sapi potong miliknya baru kali ini mengalami kondisi tersebut. Ciko berharap adanya penanganan dan pendampingan yang lebih intens agar kondisi serupa tidak kembali terjadi pada ternaknya.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pendampingan Penyuluh Pertanian dalam membantu peternak mengenali permasalahan kesehatan ternak serta mengambil langkah penanganan yang cepat dan tepat.

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.
[Red_AKw]
------

Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimande #kelompoktanisukamanah





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EVALUASI PENEBUSAN PUPUK BERSUBSIDI, PETUGAS VERVAL DAMPINGI PEMUTAKHIRAN RDKK UNTUK ALOKASI TAHUN 2027

🌾 Pendampingan RDKK Bersubsidi di PPTS Tani Mukti dan PPTS Berkah Tani 🌾 Petugas Verifikasi dan Validasi (Verval) Pendistribusian Pupuk ...