Jumat, 1 Mei 2026 | Penyuluh Pertanian WKPP Pasirbuncir dan WKPP Cinagara, Ibu Deudeu SH, SP., menyampaikan pentingnya penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam mengatasi serangan lalat buah pada tanaman cabai. Serangan hama ini kerap menjadi salah satu penyebab utama penurunan produksi dan kualitas hasil panen petani.
Dalam kegiatan penyuluhan di lapangan, Ibu Deudeu menjelaskan bahwa lalat buah (Bactrocera spp.) merupakan hama yang menyerang buah cabai dengan cara bertelur di dalam buah. Larva yang menetas kemudian berkembang di dalam buah dan menyebabkan kerusakan serius.
“Gejala serangan lalat buah dapat dikenali dari adanya bercak atau tusukan kecil pada permukaan buah, buah menjadi busuk dan mudah rontok, serta terdapat belatung di dalam buah,” jelasnya.
Prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pengendalian lalat buah harus dilakukan secara terpadu dengan prinsip:
Terpadu (mengombinasikan berbagai metode)
Ramah lingkungan
Berkelanjutan
Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menekan populasi hama secara efektif tanpa merusak lingkungan.
Upaya Pencegahan (Preventif)
Dalam praktik di lapangan, beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan meliputi:
Sanitasi kebun, dengan memusnahkan buah yang terserang agar tidak menjadi sumber berkembangnya hama.
Pergiliran tanaman, untuk menghindari penanaman cabai secara terus-menerus di lahan yang sama.
Penggunaan mulsa plastik, guna menekan perkembangan hama dari dalam tanah.
Pemasangan perangkap atraktan, seperti menggunakan methyl eugenol untuk menarik dan menangkap lalat buah.
Tanam serempak, agar siklus hidup hama dapat diputus secara alami.
Ibu Deudeu juga menekankan beberapa hal penting dalam pengendalian lalat buah:
Melakukan monitoring minimal 1–2 kali per minggu
Menggunakan ambang kendali sebelum melakukan tindakan
Mengombinasikan berbagai metode pengendalian
Mengutamakan cara yang ramah lingkungan
“Pengendalian yang efektif bukan hanya bergantung pada satu metode saja, tetapi kombinasi antara sanitasi, penggunaan perangkap, pemanfaatan agen hayati, serta monitoring rutin,” tambahnya.
Kesimpulan
Melalui penerapan PHT yang tepat, petani diharapkan mampu menekan serangan lalat buah secara signifikan sehingga produksi cabai tetap optimal dan berkualitas. Kombinasi antara sanitasi + perangkap + hayati + monitoring menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian hama ini.
Sumber:
Materi penyuluhan berdasarkan infografis “PHT Hama Lalat Buah pada Tanaman Cabai (Pencegahan & Pengendalian Terpadu)” yang disampaikan oleh Penyuluh Pertanian, serta mengacu pada prinsip umum Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam budidaya hortikultura.
[Red_AKw]
-------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar