Kamis, 28 Mei 2026

KOPI LOKAL BOGOR NAIK KELAS! KELOMPOKTANI TARUNA TANI PANCING DAPATKAN PEMBINAAN PASCA PANEN DAN PERSIAPAN WORKSHOP BARISTA



Kegiatan pendampingan dan pembinaan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas serta daya saing komoditas perkebunan khususnya kopi di wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini Kelompoktani Taruna Tani Pancing yang berlokasi di Kampung Lengkong Desa Pasirbuncir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor mendapatkan kunjungan kerja dari Kepala UPT Pertanian Wilayah VII yaitu Ibu Tjiejie Farida yang didampingi langsung oleh Bapak Junaidi selaku Kasubag TU UPT Pertanian Wilayah VII. Turut hadir pula Penyuluh Pertanian setempat yaitu Ibu Deudeu SH, SP., bersama Penyuluh Pertanian WKPP Muarajaya dan WKPP Cimande serta Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Pasirbuncir Kecamatan Caringin yaitu Bapak Haji Solahudin dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Watesjaya Kecamatan Cigombong yaitu Bapak Sanudin.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka pendampingan, monitoring, serta pembinaan usaha perkebunan kopi yang selama ini dibudidayakan oleh Kelompoktani Taruna Tani Pancing yang diketuai oleh Ahmad Mulyadin atau yang akrab disapa Kang Tutuy. Pada kesempatan tersebut dilakukan diskusi langsung terkait kondisi budidaya, penanganan pasca panen, peluang pengembangan usaha kopi, hingga strategi peningkatan nilai tambah produk kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dari hasil kunjungan diketahui bahwa pada musim panen kali ini Kelompoktani Taruna Tani Pancing berhasil menghasilkan sekitar 1,2 ton kopi dalam bentuk cherry curah. Dari setiap 100 Kg kopi cherry curah nantinya dapat menghasilkan sekitar 23 Kg Green Bean kopi siap roasting. Saat ini harga cherry kopi curah berada di kisaran Rp9.000/Kg sedangkan harga Green Bean mencapai Rp60.000/Kg. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan pasca panen memiliki peranan penting dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil perkebunan kopi petani.

Disampaikan langsung oleh Ibu Tjiejie Farida bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya pembinaan pasca panen kopi sekaligus sosialisasi rencana pelaksanaan Workshop Barista bagi para petani kopi di Kabupaten Bogor khususnya anggota Kelompoktani Taruna Tani Pancing. Kegiatan workshop tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kemampuan petani dalam pengolahan kopi mulai dari penanganan pasca panen, roasting, teknik penyeduhan, hingga penyajian kopi yang berkualitas dan memiliki standar cita rasa yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun semangat petani muda agar lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha kopi dari hulu hingga hilir, sehingga petani tidak hanya fokus pada budidaya namun juga mampu mengembangkan usaha olahan dan pemasaran produk kopi bernilai tambah tinggi.

Penyuluh Pertanian setempat yaitu Ibu Deudeu SH, SP., turut mengapresiasi perkembangan produk turunan kopi yang dihasilkan oleh Kelompoktani Taruna Tani Pancing yang dinilai semakin berkembang dan mampu bersaing dengan produk kopi dari daerah lain. Dengan branding “Kopi Utuy”, para petani kopi yang tergabung dalam kelompoktani tersebut kini semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha budidaya kopi yang saat ini telah mencapai lebih dari 30 hektar.

Tidak hanya itu, Kelompoktani Taruna Tani Pancing juga menjalin kolaborasi dan kemitraan dengan kelompoktani kopi dari Kecamatan Cigombong yang telah dikenal luas oleh pecinta kopi di Bogor, yaitu produk “Kopi Dewi Watesjaya Cisadane Hulu” yang dikembangkan oleh Kelompoktani Barokatunabaat Desa Watesjaya di bawah bimbingan Bapak Sanudin selaku Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) yang selama ini aktif dan setia mendampingi para petani kopi di wilayah binaannya.



Output/Hasil Kegiatan :

Terlaksananya kunjungan kerja dan pembinaan pasca panen kopi oleh UPT Pertanian Wilayah VII kepada Kelompoktani Taruna Tani Pancing.

Meningkatnya wawasan petani terkait penanganan pasca panen kopi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk.

Tersosialisasikannya rencana pelaksanaan Workshop Barista bagi petani kopi di Kabupaten Bogor.

Terbukanya peluang peningkatan nilai tambah kopi melalui pengolahan Green Bean dan pengembangan produk kopi siap konsumsi.

Meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri petani dalam mengembangkan usaha kopi lokal dengan branding “Kopi Utuy”.

Terjalinnya sinergi dan kolaborasi antar kelompoktani kopi di wilayah Kabupaten Bogor dalam pengembangan usaha kopi lokal.



[Red_AKw]
-----
Buatkan judul yang menarik perhatian pembaca dengan huruf kapital dan buatkan redaksi naskah laporan hasil kegiatan Penyuluh Pertanian untuk di-posting di Media Sosial Instagram, buatkan juga output atau hasil kegiatan dibawah ini, copy paste kan juga hastag di dalam kurung berikut ini tanpa ada yang dikurangi maupun di tambah (Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desapasirbuncir #desawatesjaya #kelompoktanitarunatanipacing #kelompoktanibarokatunabaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOPI LOKAL BOGOR NAIK KELAS! KELOMPOKTANI TARUNA TANI PANCING DAPATKAN PEMBINAAN PASCA PANEN DAN PERSIAPAN WORKSHOP BARISTA

Kegiatan pendampingan dan pembinaan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas serta daya saing komoditas perkebunan khususnya kopi di wila...