Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Lemahduhur Kecamatan Caringin, Kang Hikmatullah yang akrab disapa Kang Cuik, melaksanakan kegiatan pendampingan teknis pemupukan tanaman durian produktif bersama para petani durian di Kampung Nangleng, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas buah, serta menjaga kesehatan tanaman durian yang telah memasuki fase menghasilkan. Dalam kesempatan tersebut, PPS memberikan edukasi langsung di kebun terkait teknik pemupukan berimbang dengan menggunakan campuran Pupuk NPK Mutiara, bokasi, dolomit, serta asam humat.
Pada tanaman durian yang sudah berbuah (umur ±5 tahun ke atas), kebutuhan unsur hara semakin tinggi karena tanaman memerlukan nutrisi untuk pertumbuhan vegetatif sekaligus pembentukan bunga dan buah.
Adapun komposisi dan dosis pemupukan yang disampaikan dalam pendampingan antara lain:
✅ Pupuk NPK Mutiara: 0.5 s.d 1 kg per pohon (disesuaikan umur dan diameter tajuk)
✅ Bokasi/pupuk organik: 15–25 kg per pohon
✅ Dolomit: 1–2 kg per pohon (untuk menetralkan pH tanah)
✅ Asam humat: 50–100 ml dilarutkan dalam 10–15 liter air per pohon
Tata Cara Aplikasi Pemupukan:
1️⃣ Pembersihan area tajuk
Bersihkan gulma di bawah tajuk daun (daerah proyeksi percabangan terluar).
2️⃣ Pembuatan larikan/parit melingkar
Buat parit melingkar sedalam ±10–15 cm mengikuti garis tajuk daun, karena akar aktif penyerap hara berada di area tersebut.
3️⃣ Aplikasi pupuk padat (ditabur dan dibenamkan)
Campurkan NPK Mutiara dengan dolomit.
Taburkan secara merata di dalam larikan/parit melingkar.
Tambahkan bokasi di atasnya (atau dapat dicampurkan seluruh bahan pupuk di awal sebelum dilakukan pemupukan). Tutup kembali dengan tanah agar pupuk tidak menguap dan tercuci air hujan.
4️⃣ Aplikasi asam humat (dikocor/dicor)
Larutkan asam humat ke dalam air, lalu siramkan (dikocor) merata di area perakaran/tajuk setelah pemupukan padat selesai dilakukan.
Pemupukan idealnya dilakukan 2–3 kali dalam setahun, yaitu:
Setelah panen
Menjelang pembungaan
Saat pembesaran buah
Melalui pendampingan ini, petani mendapatkan pemahaman bahwa pemupukan tidak dilakukan di pangkal batang, melainkan di bawah tajuk daun karena di situlah akar aktif menyerap unsur hara.
Output/Hasil Kegiatan
✔️ Meningkatnya pemahaman petani tentang dosis dan teknik pemupukan berimbang pada durian produktif.
✔️ Petani mampu mempraktikkan langsung pembuatan larikan pupuk sesuai standar teknis.
✔️ Meningkatnya kesadaran penggunaan pupuk organik dan pembenah tanah untuk menjaga kesuburan jangka panjang.
✔️ Diharapkan terjadi peningkatan ukuran buah, kualitas rasa, dan jumlah produksi pada musim panen berikutnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPS dalam mendukung peningkatan produksi hortikultura khususnya komoditas durian unggulan di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
[Red_AKw]
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desalemahduhur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar