Senin, 03 November 2025

SEMANGAT KELOMPOKTANI BAROKAH! PINDAH TANAM CABAI PADA KEGIATAN P2B DORONG KETAHANAN PANGAN DESA CIHERANG PONDOK



Penyuluh Pertanian dan Penyuluh Pertanian Swadaya Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan pindah tanam tanaman cabai merah keriting dan cabai rawit di Kelompoktani Barokah sebagai bagian dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendukung pemanfaatan pekarangan produktif menuju ketahanan pangan keluarga.

Sebanyak 450 polibag tanaman cabai berhasil dipindah tanam dari polibag ukuran kecil (15x10 cm) ke ukuran lebih besar (25x25 cm dan 30x30 cm). Pergantian wadah tanam ini bertujuan memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi akar agar tanaman dapat berkembang optimal dan menghasilkan buah yang lebat. Tanaman cabai merah keriting dan cabai rawit yang telah dipindah tanamkan ke polibag ukuran besar langsung didistribusikan kepada anggota kelompoktani dan warga masyarakat sekitar untuk dibudidayakan di pekarangan rumah mereka masing-masing.

Media tanam yang digunakan merupakan campuran bahan organik berkualitas dengan komposisi sebagai berikut:

Kompos kotoran ayam: 3 bagian

Arang sekam: 1 bagian

Abu sisa pembakaran: ½ bagian

Kompos kotoran domba: 1 bagian

Campuran bahan ini diaduk rata hingga homogen, kemudian dimasukkan ke dalam polibag besar sebagai media tanam utama. Kombinasi bahan organik tersebut kaya unsur hara dan mampu menjaga kelembaban tanah, sehingga cocok untuk mendukung pertumbuhan tanaman cabai.

Setelah proses pindah tanam, Penyuluh Pertanian menghimbau kepada para anggota Kelompoktani Tani Mukti 1 agar tanaman cabai yang baru dipindah tanamkan dirawat dengan baik melalui beberapa langkah penting, di antaranya:

Menyiram tanaman secara rutin pada pagi dan sore hari agar kelembaban media tetap terjaga.

Melakukan naungan sementara dengan paranet atau daun pisang selama 3–5 hari pasca pindah tanam untuk menghindari stres akibat paparan sinar matahari langsung.

Memberikan pupuk organik cair (POC) dengan dosis 10 ml per liter air atau pupuk NPK 16-16-16 dosis ringan (sekitar 5 gram/liter air) seminggu setelah pindah tanam untuk membantu adaptasi dan merangsang pertumbuhan akar baru.

Memastikan drainase polibag baik agar air tidak menggenang yang dapat menyebabkan busuk akar.

Dengan pendampingan dan pembinaan rutin dari Penyuluh Pertanian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keberhasilan program P2B serta meningkatkan kesadaran petani dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

OUTPUT / HASIL KEGIATAN:
✅ Sebanyak 450 polibag cabai merah keriting dan cabai rawit berhasil dipindah tanam dari ukuran kecil ke polibag besar dan langsung didistribusikan ke anggota kelompoktani dan warga masyarakat sekitar untuk dibudidayakan di lahan pekarangan rumah mereka masing-masing.
✅ Media tanam organik berbasis kompos ayam, domba, arang sekam, dan abu bakaran berhasil diformulasikan dan diaplikasikan.
✅ Kelompoktani Barokah dan Tani Mukti 1 mendapatkan pendampingan teknis tentang perawatan tanaman pasca pindah tanam dan pemberian pupuk adaptasi.
✅ Meningkatnya partisipasi petani dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Ciherang Pondok.

[Red_AKw]
-----

(Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desaciherangpondok #kelompoktanibarokah #p2b













































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FARMER FIELD DAY (FFD) JAGUNG HIBRIDA: SINERGI PETANI DAN POLSEK CARINGIN DI LAHAN POLBANGTAN CINAGARA BOGOR

Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Jagung Hibrida dilaksanakan di Kelompoktani Sagara bersama tim Polsek Caringin yang bertempat di lahan Polb...