Caringin, Kabupaten Bogor [16/11/25]
Kang Ade Ramdani, Ketua Kelompoktani Repli Farm dari Kp. Curugdengdeng, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan dedikasinya sebagai petani muda yang konsisten membudidayakan berbagai komoditas sayuran daun dan cabai. Kali ini ia tengah fokus merawat tanaman cabai rawit yang sedang memasuki fase pertumbuhan dan ada pula yang telah berbuah.
Pada kegiatan kali ini, Kang Ade melakukan pemeliharaan tanaman cabai sebagai langkah pencegahan dini terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Di musim penghujan, intensitas serangan hama dan penyakit biasanya meningkat drastis. Kondisi lahan yang lebih lembap, curah hujan tinggi, dan suhu yang relatif stabil menjadi faktor pemicu berkembangnya organisme pengganggu tanaman (OPT) secara cepat.
🌧️ Mengapa Perawatan di Musim Hujan Harus Lebih Intensif?
Musim hujan menjadi periode kritis bagi tanaman cabai karena:
Kelembapan tinggi memicu pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab penyakit.
Curah hujan dapat mencuci unsur hara dan pestisida yang telah diaplikasikan, sehingga petani perlu melakukan pemeliharaan berulang.
Perkembangbiakan hama seperti kutu-kutuan meningkat karena kondisi lingkungan yang mendukung.
Adapun hama dan penyakit yang sering menyerang cabai di musim hujan antara lain:
Hama: Kutu daun, thrips, lalat buah, tungau.
Penyakit: Antraknosa, busuk buah, layu fusarium, busuk akar, bercak daun, dan patek akibat jamur Colletotrichum.
Namun dalam pelaksanaan kegiatan, penyuluh mendapati Kang Ade melakukan penyemprotan pestisida tanpa menggunakan masker, yang tentu membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.
Penyuluh Pertanian memberikan arahan serta himbauan penting kepada Kang Ade terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), antara lain: masker, topi, kacamata, sepatu bot, serta pakaian lengan panjang.
Alasannya:
Masker: Mencegah masuknya partikel pestisida ke sistem pernapasan.
Kacamata: Melindungi mata dari percikan cairan pestisida.
Topi: Melindungi kepala dari droplet cairan kimia saat penyemprotan.
Pakaian lengan panjang: Mengurangi kontak langsung pestisida dengan kulit, yang dapat menyebabkan iritasi atau keracunan.
Sepatu bot: Mencegah paparan pestisida pada kaki dan melindungi dari kelembapan tanah yang berpotensi membawa penyakit.
Penggunaan APD bukan hanya melindungi petani saat bekerja, tetapi juga mencegah akumulasi bahan kimia berbahaya di tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius di kemudian hari.
📈 OUTPUT / HASIL KEGIATAN
1. Petani mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pemeliharaan tanaman cabai di musim penghujan.
2. Petani mengetahui jenis-jenis hama dan penyakit yang umum menyerang cabai saat musim hujan.
3. Petani mendapatkan bimbingan terkait penggunaan pestisida yang aman dan bijak.
4. Petani memperoleh edukasi tentang pentingnya penggunaan APD lengkap saat melakukan penyemprotan.
5. Terjadi peningkatan kesadaran petani dalam menerapkan praktik budidaya cabai yang lebih aman dan sehat.
[Red_AKw]
---
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacaringin #kelompoktanireplifarm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar