Jumat, 31 Oktober 2025

PETANI GIRANG! HARGA PUPUK BERSUBSIDI TURUN, SEMANGAT PETANI KEMBALI MENINGKAT




Kabar gembira datang untuk para petani di Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah! 🌱

Dalam pertemuan bersama Kelompoktani Sido Mulyo 1, Penyuluh Pertanian setempat Mbak Arine menyampaikan informasi penting mengenai turunnya Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi yang mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025.


Adapun rincian harga pupuk bersubsidi terbaru adalah sebagai berikut:

💧 Urea: Rp 1.800,-/Kg

🌾 NPK Phonska: Rp 1.840,-/Kg

🍃 Pupuk Organik: Rp 640,-/Kg

🌱 ZA Khusus Tebu: Rp 1.360,-/Kg

🌰 NPK untuk Kakao: Rp 2.640,-/Kg


Turunnya harga ini disambut dengan penuh suka cita oleh para petani yang tergabung dalam Kelompoktani Sido Mulyo 1. Mereka merasa sangat terbantu karena kini harga pupuk menjadi lebih terjangkau, sehingga dapat memberikan pemupukan yang cukup dan sesuai dosis untuk tanamannya. 🌿

Semangat dan antusiasme petani semakin meningkat — inilah bukti nyata bahwa kebijakan yang berpihak kepada petani mampu menumbuhkan kembali gairah pertanian di pedesaan. 🚜💚


OUTPUT / HASIL KEGIATAN:

✅ Sosialisasi HET Pupuk Bersubsidi oleh Penyuluh Pertanian kepada anggota Kelompoktani Sido Mulyo 1.

✅ Peningkatan pengetahuan petani terkait harga dan jenis pupuk bersubsidi.

✅ Meningkatnya semangat petani dalam menyediakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman.

✅ Terjalinnya komunikasi aktif antara penyuluh dan petani dalam mendukung produktivitas pertanian.


[Red_AKw]

-----


Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #jejak_penyuluh #desablumbang #kelompoktanisidomulyo1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INOVASI OLAHAN ALOEVERA KWT EMBUN PAGI: TINGKATKAN NILAI TAMBAH HASIL PERTANIAN MELALUI PRODUK KREATIF DAN BERNILAI EKONOMI

Kegiatan pasca panen menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, khususnya pada komoditas hortikult...