Senin, 26 Januari 2026

pH TANAH (POTENSIAL HIDROGEN): INDIKATOR KESEHATAN TANAH PERTANIAN



pH tanah adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan tanah yang sangat menentukan kesehatan tanah dan kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara bagi tanaman.
➡️ pH netral (± 6,0 – 7,0) = tanah SEHAT
➡️ pH tidak netral (terlalu asam atau terlalu basa) = tanah SAKIT / TIDAK SEHAT

Penekanan penting: "Tanah dengan pH tidak netral ibarat tubuh yang sedang sakit, walaupun diberi makanan terbaik, tubuh tidak mampu menyerapnya secara optimal."

pH tanah berperan langsung terhadap:
- Ketersediaan unsur hara (N, P, K, Ca, Mg, dll)
- Aktivitas mikroorganisme tanah
- Perkembangan akar tanaman
- Efektivitas pupuk yang diberikan

⚠️ Poin kunci: "Sebagus apa pun bibit yang ditanam dan sebagus apa pun pupuk yang diberikan, jika pH tanah tidak netral, unsur hara TIDAK AKAN DISERAP MAKSIMAL oleh tanaman."
Akibatnya:
-Tanaman tumbuh kerdil
- Daun menguning
- Akar pendek dan lemah
- Produksi rendah
- Biaya pupuk tinggi tapi hasil tidak sebanding

Dampak Tanah Terlalu Asam (pH Rendah) - Tanah asam sering terjadi pada lahan pertanian yang:
- Terlalu sering dipupuk kimia tanpa pengapuran
- Kurang bahan organik
- Limbah panen dibakar

Dampak tanah asam:
- Fosfor (P) terikat, tidak bisa diserap
- Unsur Al dan Fe menjadi racun bagi akar
- Mikroorganisme tanah mati atau tidak aktif
➡️ Tanaman “lapar” di tanah yang sebenarnya “kenyang”.

_*Cara Mengatasi Tanah dengan pH Tidak Netral:*_
A. Pemberian Dolomit (Kapur Pertanian)
Dolomit berfungsi untuk:
- Menaikkan pH tanah yang terlalu asam
- Menyediakan unsur Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg)
- Memperbaiki struktur dan kesuburan tanah
Cara aplikasi:
- Dosis umum: ± 1–2 ton/ha (disesuaikan kondisi tanah)
- Ditebar merata di lahan
- Diberikan 2–4 minggu sebelum tanam
- Diaduk atau dibenamkan ke dalam tanah

📝 Catatan: "Pengapuran bukan pupuk, tapi obat tanah. Tanah harus sehat dulu sebelum diberi pupuk."

B. Pengembalian Limbah Panen ke Lahan (JANGAN DIBAKAR)
Limbah panen seperti: Jerami, Serasah, Dedaunan, Sisa tanaman HARUS DIKEMBALIKAN KE LAHAN, bukan dibakar.
Manfaatnya:
- Menambah bahan organik tanah
- Menjaga pH tanah tetap stabil
- Meningkatkan aktivitas mikroorganisme
- Memperbaiki struktur tanah
- Mengurangi ketergantungan pupuk kimia

🔥 Membakar jerami = membunuh kehidupan tanah
🌱 Mengembalikan jerami = menyuburkan tanah secara alami

Kesimpulan:
- pH tanah adalah indikator kesehatan tanah
- pH tidak netral menandakan tanah sedang sakit
- Tanah sakit → pupuk tidak terserap → tanaman tidak maksimal
- pH tanah bisa diperbaiki dengan: Pemberian dolomit & Pengembalian limbah panen ke lahan
- Tanah sehat = tanaman sehat = produksi meningkat

Pesan & Kunci:
- _Rawat tanah seperti kita merawat tubuh._
- _Tanah yang sehat tidak perlu dipaksa dengan pupuk berlebihan, karena dia mampu memberi makan tanaman dengan sendirinya._

[Red_AKw]
{Sumber: Modul Ajar Pusdiklat Pertanian Terpadu Karya Nyata Cinagara Bogor}

--------
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAUNCHING PENANAMAN POHON HUTAN KOTA, WUJUD NYATA KOMITMEN LINGKUNGAN HIJAU DI KECAMATAN CARINGIN

Berbagai unsur Forkompincam turut menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Launching Penanaman Pohon Hutan Kota yang diselenggarakan pad...