Jejak Penyuluh bersama Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) kembali melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Kelompoktani Sukamanah yang berlokasi di Kampung Nangoh, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Saat kunjungan, tim mendapati Pak Ejih — salah satu pengurus kelompoktani — tengah melakukan pengusiran dan pemberantasan lalat yang mengganggu ternak sapi potong miliknya dengan menggunakan raket listrik. Keberadaan lalat di kandang memang menjadi persoalan serius karena dapat mengganggu kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas ternak.
Keberadaan lalat di lingkungan kandang tidak boleh dianggap remeh, karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, di antaranya:
1. Menurunkan kenyamanan ternak
Lalat yang terus mengerubungi tubuh sapi dapat menyebabkan stres, membuat ternak gelisah, dan mengurangi nafsu makan.
2. Menyebabkan luka dan infeksi
Gigitan lalat tertentu dapat menimbulkan luka yang memicu infeksi kulit.
3. Menyebarkan penyakit
Lalat merupakan vektor berbagai penyakit seperti mastitis, pink eye (infeksi mata), dan diare pada pedet, karena membawa bakteri dari kotoran atau lingkungan kotor.
4. Menurunkan produktivitas
Ternak yang stres dan kurang makan akibat gangguan lalat akan mengalami penurunan bobot badan dan performa pertumbuhan.
Sebagai upaya jangka panjang yang lebih efektif dan berkelanjutan, Penyuluh Pertanian memberikan saran kepada peternak agar:
1. Menggunakan perangkap lalat elektrik
Perangkap ini dapat dipasang di setiap sudut kandang sehingga mampu menarik dan mematikan lalat secara otomatis tanpa mengganggu aktivitas ternak maupun peternak.
2. Mengurangi sumber berkembangnya lalat
Kotoran dan sisa pakan harus segera dibersihkan agar tidak menjadi tempat bertelur bagi lalat.
3. Memastikan ventilasi kandang baik
Udara yang bersirkulasi dengan baik membuat lingkungan kandang lebih kering dan tidak disukai lalat.
4. Menggunakan bahan alami pengusir lalat bila diperlukan
Misalnya daun sereh, jeruk, atau tanaman pengusir serangga lainnya.
Ketua Kelompoktani Sukamanah, Ahmad Zaenal Abidin (Babang Ciko) memberikan contoh baik bagi seluruh anggota dengan selalu menjaga kebersihan kandang setiap pagi dan sore hari. Rutinitas ini terbukti efektif dalam:
Mengurangi bau menyengat
Menghambat perkembangbiakan lalat
Menciptakan kandang yang lebih sehat dan nyaman bagi ternak
Kedisiplinan Babang Ciko dalam menjaga kebersihan kandang menjadi contoh inspiratif bagi peternak lainnya.
---
OUTPUT / HASIL KEGIATAN
1. Melakukan silaturahmi dan komunikasi aktif dengan Kelompoktani Sukamanah.
2. Mengidentifikasi permasalahan serius terkait gangguan lalat di kandang sapi.
3. Memberikan penyuluhan mengenai dampak buruk lalat terhadap kesehatan dan produktivitas ternak.
4. Menyampaikan rekomendasi teknis penggunaan perangkap lalat elektrik di setiap sudut kandang.
5. Mendorong penerapan kebersihan kandang secara rutin sebagai upaya pencegahan utama.
6. Meningkatkan kesadaran peternak terhadap manajemen kandang yang efektif dan ramah lingkungan.
[Red_AKw]
---
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #pusluhtanri #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimande #kelompoktanisukamanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar