Pertemuan Rutin KWT Embun Pagi – Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin
Selasa, 18 November 2025
Kegiatan pertemuan rutin Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi Desa Cimande Hilir kembali dilaksanakan pada Selasa siang, 18 November 2025. Pada kesempatan ini, penyuluh pertanian memberikan materi penyuluhan tentang Teknik Budidaya Jahe, yang diikuti dengan antusias oleh seluruh anggota KWT.
Dalam penyuluhan ini, Penyuluh Pertanian menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya:
1. Pemilihan Bibit Jahe
Gunakan bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit.
Pilih rimpang tua berumur 10 s.d 12 bulan.
Rimpang dibagi menjadi beberapa bagian, setiap potongan memiliki 2–3 mata tunas.
2. Persiapan Media Tanam
Media yang baik terdiri dari campuran tanah gembur, kompos/pupuk kandang matang, dan pasir (2:1:1).
Lahan dibersihkan dari gulma, kemudian dibuat bedengan dengan lebar 1 meter.
3. Penanaman
Rimpang ditanam dengan kedalaman 3–5 cm.
Jarak tanam ideal 30 × 40 cm.
Tanam saat awal musim hujan untuk hasil optimal.
4. Pemeliharaan Tanaman
Penyiraman: Dilakukan rutin terutama pada fase awal pertumbuhan.
Penyiangan: Membersihkan gulma agar nutrisi tidak berebut dengan tanaman.
Pemupukan: Menggunakan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang.
Pembumbunan: Dilakukan ketika tanaman mulai tumbuh untuk memperkuat perakaran dan merangsang pembentukan rimpang.
5. Pengendalian Hama & Penyakit
Hama umum: ulat, nematoda, dan lalat rimpang.
Penyakit umum: busuk rimpang akibat jamur.
Pengendalian dilakukan secara organik, seperti penggunaan Trichoderma dan sanitasi kebun.
6. Panen
Jahe dapat dipanen pada umur 8–10 bulan.
Panen dilakukan hati-hati agar rimpang tidak terluka.
---
💬 DISKUSI RENCANA STUDI BANDING
Setelah penyuluhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cimande Hilir, Ibu Jameela Bisyir.
Diskusi membahas rencana Studi Banding KWT Embun Pagi yang diketuai oleh Ibu Sukaesih ke KWT Kemuning yang dipimpin oleh Ibu Hj. Euis Kusmiati di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Studi banding ini bertujuan untuk:
Melihat langsung proses budidaya jahe yang diterapkan oleh KWT Kemuning.
Mengamati pengolahan dan pasca panen jahe, mulai dari pembersihan, pengeringan, hingga pembuatan produk olahan jahe yang bernilai ekonomi tinggi.
Meningkatkan wawasan dan kemampuan anggota KWT Embun Pagi dalam mengembangkan usaha jahe di wilayahnya.
📅 Rencana studi banding akan dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025.
---
📌 OUTPUT / HASIL KEGIATAN
1. Anggota KWT memperoleh pemahaman teknis lengkap tentang budidaya jahe mulai dari pemilihan bibit hingga panen.
2. Terbentuknya rencana studi banding sebagai tindak lanjut pengembangan kemampuan dan inovasi usaha KWT Embun Pagi.
3. Meningkatnya motivasi anggota KWT untuk mengembangkan budidaya jahe sebagai komoditas unggulan.
4. Terjalinnya jejaring antar-KWT antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi untuk peningkatan pengetahuan dan ekonomi kelompok.
[Red_AKw]
---
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #kwtembunpagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar