*3 JENIS KOPI YABG POPULER DI DUNIA*
-----
Dinukil dari Buku Pintar Kopi susunan Edy Panggabean, ada 3 jenis kopi yang populer di dunia ini yaitu kopi Arabika, Robusta, dan Liberika.
1. Arabika
Kopi arabika dikenal juga sebagai kopi Arab, kopi semak Arab, atau kopi gunung. Arabika adalah salah satu spesies dari genus Coffea. Kopi ini merupakan jenis yang paling disukai karena rasanya yang dinilai paling baik.
Varian arabika cocok ditanam di wilayah berketinggian 1.000 s.d 2.100 meter di atas permukaan laut (dpl). Tapi, masih bisa tumbuh dengan baik juga pada ketinggian di atas 800 meter dpl. Ini karena semakin tinggi lokasi tanam kopi maka cita rasa biji kopi yang dihasilkan akan semakin optimal.
Karena itu, sejumlah perkebunan kopi arabika umumnya hanya bisa ditemukan di daerah tertentu yang memiliki ketinggian di atas 1.000 meter dpl. Di Indonesia, daerah penanaman arabika yang terkenal, seperti di Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Lampung, hingga Sulawesi.
Beberapa varietas kopi arabika yang dikembangkan di Indonesia, antara lain; jenis Abesinia, Pasumah, Marago, Typica, dan Congensis.
Biji kopi arabika dari Indonesia punya keunggulan dari tingkat keasamannya, yaitu lebih rendah daripada varian kopi lain yang berkarakter kuat. Selain itu, arabika lokal memiliki kandungan kafein yang lebih sedikit, sekitar 0,8% s.d 1,5% dari total jumlah kopi.
Berikut karakteristik biji kopi arabika secara umum:
Bentuknya biji pipih panjang dengan tekstur lebih halus
Ujung bijinya lebih mengkilap dan bila dikeringkan akan terlihat retak atau pecah
Celah tengah di bagian datar tidak lurus memanjang ke bawah, melainkan berlekuk
Rendemen kopi sekitar 18% s.d 20%
Memiliki rasa asam yang tidak dimiliki jenis lain
Aromanya wangi mirip campuran bunga dan buah
Rasa arabika lebih halus, ringan, dan pahit
Teksturnya lebih kental saat diminum.
2. Robusta
Kopi robusta termasuk salah satu varietas asli coffea canephora. Sebagian besar canephora yang ditanam adalah varietas robusta ini. Demikian, nama robusta identik dengan canephora.
Biji kopi robusta tumbuh baik di ketinggian 400 s.d 700 meter dpl. Tanamannya punya sifat yang lebih tahan terhadap panas dan penyakit dibanding arabika. Sehingga robusta sangat cocok ditanam di wilayah tropis yang basah.
Sebagian besar petani kopi di Indonesia menanam varietas robusta. Ini karena varian robusta dapat beradaptasi lebih baik terhadap suhu dan lingkungan Indonesia daripada arabika. Area perkebunan kopi robusta juga relatif luas di negara ini.
Karakteristik umum kopi robusta:
Bentuk biji kopi agak bulat
Lengkungan biji lebih tebal daripada arabika
Garis tengah bagian atas ke bawah hampir rata
Rendemen kopi sekitar 20% s.d 22%
Rasanya lebih tajam dan pahit
Sedikit asam
Kadar kafein yang lebih banyak.
3. Liberika
Dahulu, tanaman kopi liberika pernah dibudidayakan di Indonesia tapi sekarang sudah tidak. Ini karena bobot biji kopi keringnya hanya sekitar 10% dari bobot biji basahnya.
Selain itu, rendemen biji kopi jenis ini rendah yakni sekitar 10% s.d 12%. Hal ini pula yang menjadi faktor tidak berkembangnya liberika di Indonesia.
Karakteristik umum kopi varian liberika bisa dibilang hampir sama dengan jenis arabika. Ini lantaran liberika merupakan varietas pengembangan dari arabika. Kelebihan varian liberika yaitu lebih tahan terhadap serangan hama dibanding dengan induknya.
_*📚 Sumber: Buku Pintar Kopi karya Edy Panggabean.*_
_Buku ini memuat berbagai penjelasan seputar kopi, mulai dari jenis-jenis kopi populer di dunia (Arabika, Robusta, Liberika), karakteristik masing-masing jenis kopi, daerah penghasil kopi, hingga tips pengolahan dan penyajian._
-----
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #pecintakopi #coffee #coffeeaddicts

Tidak ada komentar:
Posting Komentar