Pada hari Minggu, 30 November 2025, Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Studi Banding ke KWT Kemuning Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Penyuluhan Teknik Budidaya Jahe yang sebelumnya telah diberikan kepada KWT Embun Pagi.
Melalui studi banding ini, ibu-ibu KWT Embun Pagi berkesempatan belajar langsung mengenai teknik pasca panen dan pengolahan aneka tanaman obat, khususnya jahe dan kunyit, yang selama ini telah dikembangkan secara berkelanjutan oleh KWT Kemuning. Selain memperoleh pengetahuan teknis, para peserta juga mendapatkan wawasan mengenai dinamika kelompok, bagaimana KWT Kemuning yang dahulu memulai dari kondisi tanpa sarana apa pun, kini mampu berkembang pesat hingga menciptakan lapangan kerja bagi perempuan di sekitar Desa Nagrak Selatan dan dikenal hingga tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Bapak Maman selaku Koordinator BPP Cibadak Sukabumi, Penyuluh Pertanian Ibu Lembayung Puspita Dewi, serta Ketua KWT Kemuning Ibu Hj. Kusmiati. Studi banding berlangsung lancar, penuh antusias, dan diharapkan dapat membangkitkan semangat serta memotivasi ibu-ibu KWT Embun Pagi untuk mengikuti jejak keberhasilan KWT Kemuning.
Setelah kegiatan utama selesai, rombongan melanjutkan kegiatan sinergitas dan konsolidasi kelompok ke Pantai Citepus Pelabuhan Ratu sebagai bentuk penguatan kebersamaan pasca kegiatan pembelajaran.
Maksud dilaksanakannya kegiatan studi banding ini adalah sebagai tindak lanjut dari penyuluhan teknik budidaya jahe, agar KWT Embun Pagi tidak hanya memahami budidayanya saja, tetapi mampu melihat penerapan nyata pengolahan pasca panen yang telah berhasil dilakukan oleh KWT Kemuning.
Tujuan Kegiatan
1. Menambah wawasan teknis tentang pengolahan jahe, kunyit, dan aneka tanaman obat.
2. Belajar langsung metode pemberdayaan perempuan, manajemen kelompok, dan strategi keberlanjutan usaha dari KWT Kemuning.
3. Menggali inspirasi dan praktik baik (best practices) yang dapat diadaptasi oleh KWT Embun Pagi.
4. Membangun jejaring kelembagaan antara KWT Embun Pagi dan KWT Kemuning untuk pengembangan usaha ke depan.
Manfaat Kegiatan
1. Anggota memperoleh pengetahuan aplikatif yang bisa diterapkan langsung di kelompok.
2. KWT Embun Pagi mendapatkan motivasi kuat untuk meningkatkan produktivitas dan usaha olahan tanaman obat.
3. Terjadi transfer pengalaman dan pola pemberdayaan perempuan yang terbukti berhasil dilakukan KWT Kemuning.
4. Memperkuat kesadaran akan pentingnya kerja sama, kekompakan, serta perencanaan kelompok.
5. Menjadi pijakan awal bagi KWT Embun Pagi untuk mengembangkan usaha mikro berbasis tanaman obat.
Setelah kegiatan studi banding dilanjutkan acara sinergitas ibu-ibu KWT Embun Pagi ke Pantai Citepus Pelabuhan Ratu. Kegiatan sinergitas di Pantai Citepus Pelabuhan Ratu setelah studi banding memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota KWT setelah mendapatkan banyak materi pembelajaran.
2. Mengurangi kejenuhan dan memberi ruang relaksasi setelah kegiatan intensif pembelajaran.
3. Meningkatkan kekompakan, komunikasi, dan kedekatan emosional sehingga memudahkan koordinasi dalam menjalankan program kerja KWT ke depan.
4. Menjadi momen refleksi kelompok untuk menyatukan visi menghadapi rencana pengembangan usaha olahan tanaman obat.
5. Memunculkan kembali semangat dan energi positif untuk mulai merealisasikan hasil belajar dari studi banding di KWT Kemuning.
---
OUTPUT / HASIL KEGIATAN
1. Peningkatan pengetahuan teknis pengolahan pasca panen jahe dan kunyit bagi anggota KWT Embun Pagi.
2. Pemahaman dinamika kelompok dan strategi pemberdayaan perempuan berdasarkan pengalaman keberhasilan KWT Kemuning.
3. Terbukanya peluang pengembangan usaha olahan empon-empon di Desa Cimande Hilir.
4. Terbangunnya jejaring kemitraan antar-KWT lintas kabupaten (Bogor–Sukabumi).
5. Meningkatnya motivasi dan semangat kebersamaan melalui kegiatan sinergitas di Pantai Citepus.
6. Adanya komitmen anggota KWT Embun Pagi untuk memulai produk olahan jahe berbasis hasil belajar studi banding.
[Red_AKw]
---
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
°
°
°
#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desacimandehilir #desanagrakselatan #kwtembunpagi #kwtkemuning





.jpg)












































Tidak ada komentar:
Posting Komentar