Penyuluh Pertanian kembali melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan lapang bersama petani Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pembuatan pestisida nabati dari buah Berenuk yang dibuat oleh Pak Syarifudin, salah satu pengurus Gapoktan Maju Jaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan & pengendalian hama dan penyakit secara alami, berbiaya rendah, mudah didapat, serta aman bagi lingkungan dan kesehatan. Buah Berenuk telah lama dikenal sebagai bahan alami yang efektif untuk mengendalikan berbagai OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), baik pada tanaman pangan maupun hortikultura.
---
๐ฟ MANFAAT BUAH BERENUK UNTUK PESTISIDA NABATI
Buah Berenuk (Crescentia cujete) memiliki kandungan senyawa aktif seperti saponin, flavonoid, tanin, triterpenoid, dan alkaloid yang berfungsi sebagai:
๐น Antifeedant – membuat hama enggan makan tanaman
๐น Repellent – mengusir serangga
๐น Insektisida alami – mempengaruhi metabolisme serangga hingga mati
๐น Fungisida ringan – menekan perkembangan jamur tertentu
๐น Bersifat biodegradable – aman dan cepat terurai di alam
---
๐ OPT (HAMA & PENYAKIT) YANG DAPAT DIATASI DENGAN PESTISIDA BERENUK
Pestisida nabati berbahan Berenuk efektif untuk menghambat dan mengendalikan:
Hama:
Ulat grayak (Spodoptera litura) pada jagung, cabai, dan sayuran
Wereng (Nilaparvata lugens) pada padi
Kutu daun/aphids pada cabai, tomat, terong
Trips
Kutu kebul (Bemisia tabaci)
Penggerek daun
Hama pengisap dan pengunyah lainnya
Penyakit:
Jamur penyebab bercak daun
Cendawan permukaan (jamur embun tepung ringan)
Patogen bawaan hama pengisap
---
๐งด TATA CARA PEMBUATAN PESTISIDA NABATI BUAH BERENUK
Berikut langkah pembuatan yang dipraktekkan dalam kegiatan Jejak Penyuluh:
Bahan:
1 buah Berenuk matang
1 liter air bersih
1 sendok makan deterjen cair atau sabun lerak (sebagai perekat)
Ember dan saringan
Cara Membuat:
1. Belah buah Berenuk, ambil bagian daging dan bijinya.
2. Hancurkan daging buah hingga lembut (bisa ditumbuk atau diblender).
3. Masukkan ke dalam ember, tambahkan 1 liter air bersih.
4. Aduk hingga merata, kemudian diamkan 12–24 jam agar senyawa aktif larut.
5. Saring larutan dan ambil airnya.
6. Tambahkan 1 sdm sabun cair atau ditergen sebagai perekat agar larutan menempel di daun.
7. Simpan dalam wadah tertutup. Tahan 3–5 hari.
---
๐ซง CARA APLIKASI PADA TANAMAN PANGAN & HORTIKULTURA
Encerkan larutan dengan perbandingan 1:5 (1 bagian ekstrak Berenuk, 5 bagian air).
Masukkan ke dalam sprayer.
Semprotkan pada pagi atau sore hari, terutama pada bagian bawah daun tempat hama bersembunyi.
Aplikasi dilakukan 3–7 hari sekali tergantung intensitas serangan.
Aman digunakan pada padi, jagung, sayuran, cabai, tomat, terong, dan buah-buahan hortikultura.
---
๐ OUTPUT / HASIL KEGIATAN JEJAK PENYULUH
1. Petani memperoleh pengetahuan baru tentang pengolahan Berenuk sebagai pestisida nabati.
2. Terlaksananya praktik langsung pembuatan pestisida Berenuk yang dibuat oleh Pak Syarifudin dari Gapoktan Maju Jaya.
3. Petani memahami manfaat, sasaran OPT, dan cara aplikasi pestisida nabati.
4. Mendorong penggunaan bahan ramah lingkungan untuk perlindungan tanaman pangan dan hortikultura.
5. Meningkatkan keterampilan petani dalam pengendalian OPT mandiri berbasis sumber daya lokal.
[Red_AKw]
---
Kunjungi kami di:
IG: @jejak_penyuluh
FB: Jejak Penyuluh Pertanian
https://jejak-penyuluh.blogspot.com
° ° ° #kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanipirangmajujaya #gapoktanmajujaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar