Senin, 24 November 2025

POPT LAKUKAN MONITORING OPT DI KELOMPOKTANI SETIA WARGI DESA MUARAJAYA



Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Caringin, Kang Beni Muhibbin, melaksanakan kegiatan monitoring serangan hama dan penyakit tanaman di Kelompoktani Setiawargi, Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.


Kelompoktani Setiawargi yang diketuai oleh Bapak Hoerudin dikenal sebagai kelompoktani yang intens membudidayakan ubi jalar (ubi rambat). Komoditas ini termasuk tanaman yang rentan terserang hama lanas, sehingga kehadiran POPT sangat diperlukan untuk memastikan kesehatan tanaman dan mencegah potensi kerugian yang lebih besar.


Melalui kegiatan monitoring ini, POPT melakukan pemeriksaan langsung di lapangan untuk mengidentifikasi gejala awal serangan, tingkat kerusakan, serta memberikan rekomendasi pengendalian yang tepat kepada petani agar produksi ubi jalar tetap optimal.


---


🔍 CIRI-CIRI TANAMAN UBI JALAR YANG TERSERANG HAMA LANAS


Hama lanas (biasanya disebabkan oleh serangga penggerek batang/ulat grayak atau penyakit hawar) dapat dikenali melalui beberapa gejala berikut:


1. Daun Menguning dan Mengering


Daun bagian bawah tampak menguning kemudian mengering secara cepat meski kondisi tanah cukup lembab.


2. Batang Menghitam / Membusuk


Batang menunjukkan perubahan warna menjadi coklat kehitaman, tampak basah, atau mudah patah.


3. Luka Pada Batang / Pangkal Batang


Muncul bekas gigitan atau lubang kecil yang menjadi tempat masuknya infeksi jamur atau bakteri.


4. Layu Mendadak


Tanaman terlihat layu pada siang hari, meskipun penyiraman sudah cukup.


5. Umbi Mengalami Busuk Kering atau Busuk Basah


Pada serangan lanas yang berat, umbi membusuk dari dalam dan menurunkan kualitas panen secara signifikan.


---


⚠️ DAMPAK SERANGAN HAMA LANAS PADA TANAMAN UBI JALAR


1. Penurunan Pertumbuhan Tanaman


Tanaman tidak dapat berkembang optimal karena kerusakan pada sistem jaringan pengangkut makanan.


2. Penurunan Produktivitas Panen


Serangan berat dapat menurunkan produksi hingga 40–70% bahkan berpotensi gagal panen.


3. Kualitas Umbi Menurun


Umbi menjadi busuk, cacat, atau mengecil sehingga tidak layak jual.


4. Penyebaran Cepat ke Tanaman Lain


Serangan lanas mudah menyebar melalui tanah lembab, percikan air hujan, atau angin.


5. Kerugian Ekonomi Petani


Berkurangnya hasil panen menyebabkan penurunan pendapatan petani secara signifikan.


---


🛠️ UPAYA PENGENDALIAN & PENCEGAHAN SERANGAN HAMA LANAS


A. Pengendalian Secara Kultur Teknis


Rotasi Tanaman: Hindari menanam ubi jalar terus-menerus di lahan yang sama.


Pengolahan Tanah yang Baik: Tanah diolah dengan baik dan diberi sinar matahari cukup untuk mematikan organisme patogen.


Penanaman Bibit Sehat: Gunakan bibit unggul dan bebas penyakit.


Pengaturan Jarak Tanam: Tidak terlalu rapat agar sirkulasi udara tetap baik.


B. Pengendalian Secara Mekanis


Sanitasi Lahan: Buang tanaman yang menunjukkan gejala serangan awal.


Pemasangan Perangkap: Memasang perangkap lampu atau feromon untuk mengurangi populasi serangga.


C. Pengendalian Secara Hayati


Menggunakan agens hayati seperti Trichoderma, Beauveria bassiana, atau Metarhizium anisopliae untuk menekan perkembangan patogen dan hama.


D. Pengendalian Secara Kimia (Bila Diperlukan)


Penggunaan insektisida selektif sesuai rekomendasi POPT.


Fungisida berbahan aktif sesuai arahan dan dosis yang dianjurkan, terutama pada kondisi serangan berat.


E. Pencegahan Jangka Panjang


Melakukan monitoring rutin minimal 1–2 minggu sekali.


Menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan.


Mengelola drainase dengan baik agar lahan tidak tergenang.


---


📌 OUTPUT / HASIL KEGIATAN JEJAK PENYULUH


1. Teridentifikasinya kondisi masih aman dari serangan hama lanas pada tanaman ubi jalar di Kelompoktani Setiawargi.


2. Petani memperoleh pemahaman tentang ciri-ciri awal serangan hama dan penyakit.


3. Petani mendapatkan rekomendasi pengendalian yang tepat dari POPT Kang Beni Muhibbin.


4. Dilakukannya langkah penanganan cepat untuk mencegah penyebaran serangan ke area yang lebih luas.


5. Meningkatnya kewaspadaan petani dalam melakukan monitoring tanaman secara mandiri.


6. Terbangunnya kerja sama yang baik antara Penyuluh Pertanian, POPT, dan Kelompoktani Setiawargi.


[Red_AKw]

---


Kunjungi kami di:

IG: @jejak_penyuluh

FB: Jejak Penyuluh Pertanian

https://jejak-penyuluh.blogspot.com

°

°

°

#kementerianpertanian #pusluhtanri #bppsdmp #amran_sulaiman #distanhortijabar #dedimulyadi71 #distanhorbunkabbogor #kabupatenbogor #rudysusmanto #jaro_ade #kecamatancaringin #kecamatancijeruk #kecamatancigombong #jejak_penyuluh #desamuarajaya #kelompoktanisetiawargi #popt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAUNCHING PENANAMAN POHON HUTAN KOTA, WUJUD NYATA KOMITMEN LINGKUNGAN HIJAU DI KECAMATAN CARINGIN

Berbagai unsur Forkompincam turut menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Launching Penanaman Pohon Hutan Kota yang diselenggarakan pad...